5 Manfaat Meniup Saxophone Yang Menguntungkan

KelasMusik.Com – Apakah Anda seorang pemain saxophone? Ya, bila Anda seorang pemain saxophone, pasti Anda tahu apa saja manfaat yang bisa Anda peroleh dengan memainkan alat musik satu ini. Manfaat meniup saxophone tak hanya melulu soal kemampuan dalam memainkan alat musik saxophone juga, melainkan beberapa manfaat dalam menjaga kesehatan maupun kepribadian Anda.

  1. Manfaat Meniup Saxophone Untuk Kesehatan

Alat musik saxophone merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup dan dengan metode pengaturan napas yang dilakukan oleh pemainnya. Pengaturan besar kecilnya tiupan pada saxophone mampu mempengaruhi tinggi rendahnya nada yang akan dihasilkan oleh alat musik tersebut.

 

Dalam dunia medis, sirkulasi udara yang dilakukan tubuh saat bernapas membantu proses metabolisme tubuh yang memerlukan oksigen, guna membuat tubuh agar mampu melakukan aktivitas sehari –hari. Keselarasan dalam proses pernapasan amat penting dan dibutuhkan oleh tubuh sehingga mampu membantu memperlancar metabolisme tubuh.

 

Proses pernapasan yang dilakukan saat Anda belajar maupun memainkan alat musik saxophone ternyata memiliki irama yang hampir senada dengan latihan pernapasan yang dilakukan saat Anda melakukan trend olah raga yoga maupun taichi yang sangat berguna bagi kesehatan dan kebugaran tubuh Anda. Cukup menarik bagi Anda yang ingin mencoba hidup sehat, bukan?

 

  1. Perbaikan Kepribadian Dengan Saxophone

Lingkungan yang dihasilkan dari perpaduan nada saxophone yang tenang dan membuat nyaman akan membuat Anda merasa lebih rileks saat memainkan saxophone. Selain itu proses berfikir Anda akan menjadi lebih lancar karena adanya alunan yang menuntun Anda untuk lebih tenang dan lebih matang dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

 

Bagi Anda yang mengalami masalah pada tekanan darah yang mudah untuk meninggi, manfaat meniup saxophone ini mungkin dapat membantu Anda. Berlatih untuk menjadi lebih tenang dan kalem bisa membuat diri Anda yang sering meledak –ledak untuk lebih bisa bijak dalam mengatur emosi mana yang perlu Anda keluarkan dan mana yang perlu Anda simpan.

 

  1. Kemampuan Dalam Menambah Relasi

Saxophone cenderung banyak dimainkan dan disukai oleh kalangan masyarakat tingkat menengah ke atas. Harga alat musik ini juga cukup mahal bila dibandingkan dengan alat musik yang lain. Oleh karena itu, tak jarang para pemain atau para pembelajar saxophone cenderung merupakan salah satu bagian dari masyarakat menengah ke atas.

 

Maka tidak ada salahnya bagi Anda yang berada di masyarakat ekonomi kelas biasa untuk mempelajari dan memulai untuk berinteraksi dengan masyarakat kalangan menengah ke atas tersebut dengan bermain saxophone. Banyak relasi dan koneksi yang bisa Anda peroleh dengan mempelajari dan memainkan saxophone.

 

  1. Meningkatkan Kepekaan Artistik

Perubahan dan permainan nada yang terjadi saat Anda memainkan alat musik tentunya akan menambah kepekaan Anda terhadap warna warni nada dalam segi kesenian dan keindahan musik. Secara langsung maupun tidak, kepekaan terhadap nada akan berubah dan berkembang menjadi rasa peka terhadap karya seni lain terutama yang berkenaan dengan warna dan suara.

 

  1. Menambah Keprofesionalitasan

Ya, bermain musik tak hanya sekedar sebagai pengisi waktu luang ataupun untuk sekedar bersenang –senang saja. Kemampuan Anda dalam bermain saxophone dapat menjadi salah satu bekal profesionalitas Anda untuk bersaing dalam dunia usaha maupun bisnis. Bayangkan, Anda bisa memperoleh pundi –pundi pemasukan dengan sesuatu yang menyenangkan.

 

Seseorang yang mampu mengembangkan atau menjadi profesionalitas dalam bermain saxophone merupakan seseorang yang sangat berharga. Kenapa? Karena orang yang mampu bermain saxophone masih teramat jarang, dan gaji dari seseorang ahli saxophone cukuplah tinggi dalam jajaran pemain orkestra maupun tunggal.

Cara Memegang Saxophone Dengan Baik dan Benar

KelasMusik.Com –  Apakah Anda memiliki alat musik saxophone? Sebagai salah satu alat musik yang memiliki kerentanan dibandingkan alat musik yang lain, saxophone memiliki metode perawatan khusus untuk tiap –tiap bagian dan partisinya. Tak hanya itu, ternyata cara memegang saxophone pun harus disesuaikan dan diperhatikan ketepatannya agar saxophone Anda tidak gampang rusak.

  1. Persiapan Cara Memegang Saxophone

Logam penyusun badan saxophone merupakan suatu logam yang amat rentan apabila terkena benturan. Oleh karena itu cara memegang dan memposisikan saxophone saat Anda memainkan ataupun hanya sekedar membawanya berjalan –jalan memerlukan teknik khusus. Teknik khusus ini bertujuan agar saxophone Anda tidak cepat rusak ataupun berganti posisi nada.

 

Dalam persiapannya Anda memerlukan tali pengikat saxophone. Kenakan tali kalungan leher yang dikaitkan pada bagian belakang badan saxophone. Posisikan tali memanjang sehingga Anda bisa menggapai mouthpiece dengan pas dan mudah. Tali penggantung ini bertujuan agar tangan tidak terbebani oleh berat saxophone dan agar jari Anda tetap lincah memainkan nada.

 

  1. Memposisikan Saxophone Saat Posisi Berdiri Dan Duduk

Dalam memainkan saxophone tidak ada tuntutan posisi tubuh Anda bagaimana yang bagus untuk Anda lakukan. Namun ada baiknya apabila posisi tubuh Anda saat memainkan saxophone berada dalam posisi yang tenang dan tidak mengalami ketegangan. Umumnya posisi pemain saxophone adalah dengan cara berdiri ataupun duduk di sebuah kursi khusus.

 

Pemain saxophone yang memilih posisi duduk saat bermain alat musik ini biasanya memiliki tempat duduk khusus yang mampu membuat pemain saxophone merasa nyaman. Namun apabila Anda tidak memiliki kursi khusus tersebut, maka Anda bisa memakai kursi lain namun tetap membuat Anda menjadi nyaman dan tidak tegang saat memainkan saxophone.

 

Selanjutnya pegang badan saxophone menggunakan tangan kanan dengan bertumpuan pada pangkuan. Sedangkan tangan kiri Anda harus memegang bagian leher dari saxophone. Posisi ini menandakan penggabungan antara bada saxophone dengan leher saxophone sehingga saxophone tidak mudah berguncang, namun posisi jari tetap lincah saat menekan katup nada.

 

  1. Memposisikan Jari –Jari Tangan Kanan Dan Kiri

Selanjutnya agar posisi jari –jari Anda tepat dan sesuai dengan posisi katup nada, maka Anda harus memposisikan jari Anda secara tepat. Untuk posisi jari –jari tangan kanan dan kiri Anda, berupa jari telunjuk, jari tengah dan jari manis Anda harus diletakkan tepat pada katup yang ada dengan posisi setengah melingkar bagian badan saxophone.

 

Posisi jari –jari tersebut akan memudahkan Anda dalam menekan katup dan memindahkan nada dengan cepat serta membuat proses relaksasi saat Anda memainkan suatu melodi. Sedangkan apabila posisi tangan Anda cenderung lurus dan tidak membentuk setengah melingkar justru akan membuat posisi jari Anda menegang dan tidak fleksibel dalam merubah nada.

 

Jari kelingking pada tangan kanan maupun tangan kiri di posisikan bebas, agar tetap mudah berpindah untuk menjangkau kunci –kunci nada yang ada. Jari kelingking tangan kiri harus mampu menjangkau kunci nada G, C, B dan Bb. Sedangkan jari kelingking pada tangan kanan juga harus bebas menjangkau kunci Eb dan C. Serta jari kelingking harus juga tetap rileks.

 

  1. Cara Membawa Saxophone Yang Benar

Nah, tak hanya cara memegang saat memainkan saxophone yang harus benar. Cara memegang saxophone saat Anda akan membawa saxophone tanpa koper juga perlu diperhatikan. Jangan pernah membawa saxophone Anda dalam keadaan tergantung pada tali leher, namun tetap pengang bagian badan saxophone menggunakan tangan agar aman.

Aplikasi Belajar Saxophone (Android)

KelasMusik.Com – Apakah Anda ingin berlatih memainkan saxophone? Namun tak punya biaya untuk mengikuti kursus? Saat ini perkembangan teknologi telah memungkinkan Anda untuk mempelajari alat musik saxophone secara mandiri menggunakan aplikasi belajar saxophone (android). Aplikasi ini banyak tersedia di play store google maupun appstore aplikasi android Anda.

  1. Fingerings

Fingering adalah salah satu aplikasi yang paling banyak diminati bagi Anda yang sedang ingin belajar bermain alat musik. Finggering dapat digunakan untuk mempelajari beberapa alat musik tiup, terutama yang terbuat dari lempengan logam seperti saxophone. Aplikasi belajar saxophone (android) ini sangat cocok bagi Anda yang ingin memulai untuk belajar saxophone.

 

Aplikasi ini banyak memuat macam –macam metode pengaplikasian note nada pada beberapa lagu sesuai dengan yang kita inginkan. Anda akan dipandu dalam membaca nada dan memudahkan Anda untuk melatih tangan Anda menjadi lebih lincah dalam menemukan note nada yang Anda inginkan.

 

Anda akan dengan cepat mengalami perkembangan dalam memainkan saxophone. Hal ini dikarenakan banyaknya informasi yang Anda dapatkan dalam layar smartphone Anda sebagai info tambahan bagi Anda yang tidak sempat untuk mengikuti kursus memainkan alat musik saxophone.

 

  1. Reframe

Reframe juga merupakan aplikasi belajar saxophone (android), namun aplikasi ini lebih cenderung mengikuti frame instrumen. Jadi apabila Anda tidak bisa mengikuti alur nada dengan benar, permainan Anda akan tetap diteruskan hingga lagu yang dimainkan selesai. Mungkin bagi para pemula hal ini akan terasa sangat menyulitkan karena harus menyesuaikan dengan ritme.

 

Namun bagi Anda yang telah pernah mengenal atau telah bisa menggunakan saxophone, maka Anda justru akan tertantang dan dapat melatih jari –jari Anda untuk bisa lebih luwes dalam menyesuaikan ritme nada pada musik yang sedang Anda mainkan. Dengan banyak berlatih juga akan membuat kemampuan Anda dalam memainkan musik sesuai dengan nada aslinya.

 

  1. Saxophone All In One

Saxophone all in one adalah salah satu aplikasi belajar saxophone (android) terbaik yang dapat Anda coba. Fitur dari aplikasi ini sangat cocok bagi Anda yang sedang ingin mengenal dan mencoba mempelajari bermain saxophone. Tujuan yang ingin dicapai dalam aplikasi ini adalah memberikan Anda segala fasilitas tentang saxophone untuk meningkatkan kemampuan Anda.

 

Saxophone all in one juga memiliki fitur untuk Anda yang ingin mempelajari kunci nada alto sax. Aplikasi ini juga dengan mudah merubah kunci nada dari satu jenis nada ke jenis nada yang lain. ada beberapa skala pemain yang bisa Anda gunakan dan Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan Anda sebagai seorang pemula atau profesional.

 

  1. Anytune Pro+

Dalam anytune pro+ Anda bisa belajar untuk mengaransemen lagu sendiri sesuai dengan kepribadian atau selera Anda. Karena jenis nada dan tempo pada aplikasi ini dapat Anda ubah sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Apabila Anda bermain sebagai seorang pemula, maka ada baiknya Anda menggunakan tempo lagu atau mengatur temponya agar menjadi lebih pelan.

 

Intinya, aplikasi ini bertujuan untuk membantu Anda dalam memvisualisasikan lagu yang akan Anda mainkan. Dalam mempelajari bagian –bagian dari lagu, Anda bisa menandainya agar Anda juga bisa berlatih kembali di lain waktu.

 

  1. Tuner & Metronome

Tuner & metronome merupakan aplikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam memainkan saxophone agar lebih mahir. Aplikasi ini cukup sederhana dan interaktif untuk dimainkan, baik untuk belajar ataupun sekedar mengenal tentang permainan alat musik saxophone.

 

Dalam mempelajari saxophone pada aplikasi ini, Anda akan di dampingi oleh keberadaan metronome sebagai pengingat tempo. Namun bila konsentrasi Anda justru terpecah, maka fitur metronom dapat Anda matikan.

 

Apa Perbedaan Violin dan Viola?

KelasMusik.Com – Pernahkah Anda menjumpai atau memainkan violin atau viola? Violin ataupun Viola sama–sama merupakan alat musik berdaway yang dimainkan dengan cara digesek. Bentuk kedua alat musik ini cukup mirip sehingga banyak orang menganggapnya sama. Pada kedua alat ini cukup berbeda. Artikel ini akan mengulas tentang apa perbedaan violin dan viola secara singkat dan ringan.

  1. Perbedaan Ukuran Tubuh Alat

Apa perbedaan violin dan viola bila dilihat melalui ukuran? Ukuran dari violin atau yang disebut sebagai biola atau viola yang disebut juga sebagai biola alto dapat dengan mudah dibedakan. Violin atau Biola memiliki ukuran yang lebih kecil bila dibandingkan dengan ukuran viola atau biola alto. Ukuran dari viola maupun violin didasarkan pada ukuran perbandingan.

 

Ukuran perbandingan ini umumnya dinyatakan dalam skala ¼ sampai yang paling besar dengan ukuran 4/4, namun bisa jadi violin ataupun viola memiliki ukuran 1/6, 1/8, 1/16 bahkan 1/32. Panjang violin 4/4 atau ukuran terbesar biasanya memiliki panjang kurang lebih 35 cm. Sedangkan ukuran viola terkecil hanya bisa mencapai panjang kurang lebih 40 cm saja.

 

Selain ukuran badan pada violin dan viola juga mempengaruhi perbedaan ukuran dari bagian- bagian tubuh violin dan viola. baik berupa badan istrumen atau yang disebut sebagai bow, maupun tongkat kayu yang yang digunakan untuk memainkan alat musik gesek pada umumnya. Bow violin yang lebih kecil dari viola pun memiliki berat yang lebih ringan.

 

  1. Perbedaan Nada Yang Dihasilkan

Violin dan viola sama–sama memiliki empat macam senar yang terpasang layaknya gitar pada bagian badannya. Lalu apa perbedaan violin dan viola dalam segi tinggi nada senar? Pada masing–masing alat memiliki perbedaan tinggi nada senar yang dihasilkan. Sesuai dengan tinggi rendahnya nada yang dihasilkan, maka violin memiliki tinggi nada yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan alat musik viola.

 

Violin menggunakan senar dengan nada terendah berupa nada G, D, A dan yang paling tinggi adalah E. Sedangkan viola menggunakan senar dengan nada terendah berupa nada C, G, D, hingga yang paling tinggi adalah A. Hal inilah yang menyebabkan suara viola lebih berat apabila dibandingkan dengan suara yang dihasilkan oleh violin.

 

  1. Penggunaan Treble Clef

Sebuah partitur pada alat musik violin dan viola memiliki perbedaan dalam tanda clef. Tanda clef dijadikan patokan untuk memulai nada–nada pada senar yang ada pada suatu alat musik, terutama violin dan juga viola. Violin dapat dimainkan dengan kunci G atau yang biasa disebut sebagai treble clef. Sedangkan viola berada pada kunci C atau yang biasa disebut alto clef.

 

Kunci G atau Treble Clef pada violin menunjukkan bahwa para pemain violin harus menempatkan not G (yaitu pas garis yang memotong bagian tengah lingkaran) dan digunakan sebagai patokan not nada lainnya. Treble clef banyak digunakan untuk beberapa alat musik klasik lainnya seperti, flute, saxophone, clarinet bahkan piano pun ada yang menggunakannya.

 

Untuk kunci C atau Alto Clef pada viola menunjukkan bahwa para pemain viola harus memotong bagian tengah clef dengan meletakkan nada middle clef C, yang kemudian akan dijadikan sebagai patokan nada–nada lain pada viola. penggunaan alto clef pada alat musik klasik masih cukup jarang, hal ini dikarenakan cara membaca nadanya yang kurang umum pada alto clef.

 

Cara membaca not nada pada alat musik yang berpatokan pada treble clef berbeda dengan cara membaca not nada pada alat musik yang menggunakan alto clef, hal ini dikarenakan patokan nadanya yang berbeda. Perbedaan dari letak nada tengah juga mempengaruhi pemain dalam menentukan open string pada masing–masing alat musik, baik violin maupun viola.

 

Kata kunci pencarian:

perbedaan biola dan viola, viola dan violin, violin atau viola, 

2 Pemain Biola Wanita dan 3 Pemain Biola Pria Indonesia

KelasMusik.Com – Violinist atau biasa dikenal dengan sebutan bagi pemain biola atau violin. Tentunya banyak sekali ditemukan para violinist berbakat diluar. Tapi, tidak perlu jauh – jauh menengok violinist dari luar, di Indonesia juga terdapat banyak loh violinist berbakat yang bahkan terkenal sampai manca. Kira–kira siapa saja mereka? Yuk, langsung simak ulasan berikut mengenai 2 Pemain Biola Wanita dan 3 Pemain Biola Pria Indonesia .

.

  1. Henry Lamiri

 

Henry Lamiri yang lahir di daerah Pontianak, tepatnya di Kalimantan Barat pada tanggal 24 Agustus 1972. Beliau merupakan salah satu seniman berkebangsaan Indonesia. Henry sudah akrab dengan dunia seni, yang terfokus pada bidang musik dengan biola sebagai alat musik yang dimainkannya.

 

Awal karirnya dikenal sebagai seorang musisi dari grup musik Arwana. Kemudian, Henry juga bermain mendukung musis Indonesia lainnya seperti Chrisye, Erwin Gutawa, Duo ratu dan lain sebagainya. Selain dikenal sebagai pemain biola, Henry juga ikut terlibat dalam berbagai penggarapan tentang ilustrasi musik pada sejumlah film di Indonesia.

 

  1. Clarissa Tamara

 

Clarissa Tamara merupakan salah satu pemain biola berkebangsaan Indonesia yang lahir di Jakarta pada tanggal 28 April 1999. Sejak dini memang Clarissa telah memiliki minat yang bagus pada biola. Bahkan pada usianya yang menginjak 4 tahun, dia sudah mulai belajar biola dengan mengandalkan lembaga kursusnya.

 

Karena bakat yang dia asah sedari kecil tentunya akan membuahkan hasil yang cemerlang. Pada usianya yang ke lima tahun, Clarissa berhasil meraih juara 1 dari Kids Talent Contest. Kemudian disusul keberhasilan yang lainnya yakni pada usia 6 tahun dia mulai mempersiapkan dirinya untuk pembuatan album perdananya.

 

Sementara ketika usianya menginjak 14 tahun, Clarissa kembali membuktikan bakat mengagumkan yang dimilikinya dengan mencatatkan namanya di Rekor Dunia pada Record Holder Republic. Dengan kategori sebagai violinist tercepat yang memainkan lagu Flight of the bumblebee. Kecepatannya bahkan mencapai 273 bpm hanya dalam waktu 49, 42 detik.

 

  1. Iskandar Widjaja

 

Pemain biola selanjutnya dari 2 Pemain Biola Wanita dan 3 Pemain Biola Pria Indonesia adalah Iskandar Widjaja yang lahir di Berlin pada tanggal 6 Juni 1986. Iskandar merupakan cucu dari musisi Indonesia yang bernama Udin Widjaja yang tenar pada era Presiden Soekarno.

 

Iskandar mempunyai darah tionghoa asal medan dari ibunya serta Belanda – Maluku – Arab dari sang ayahnya. Iskandar mulai menekuni dunia biolanya semenjak berusia 3 tahun. Oleh karena itu, karena di latih sejak usia yang dini membuat Iskandar piawai memainkan biola.

 

Bahkan dengan kepiawaiannya Iskandar mampu menyabet beberapa penghargaan bergengsi diantaranya medali emas dalam acara First International Hindemith Violin Competition serta First Prize dalam the German National Competition. Sementara itu masih banyak lagi penghargaan yang diraih oleh gadis ini yang sudah go internasional ini.

 

 

 

  1. Idris Sardi

 

Wanita dengan asal kelahiran dari Jakarta pada 7 Juni 1938 ini merupakan salah satu pemain biola dari Indonesia. Idris belajar bermain sedari dini sehingga kepiwaiannya dalam memainkan biola tak perlu diragukan lagi. Bahkan dengan permainanya yang luar biasa membuatnya ia dapat diterima menjadi siswa SMNID.

 

Kemudian pada usianya yang ke baru 16 tahun, Idris menggantikan kedudukan ayahnya sebagai salah satu violis dari Orkes RRI Studio Jakarta. Tentunya merupakan salah satu prestasi membanggakan sekali ya?

 

  1. Maylaffayza

 

Maylaffayza adalah salah satu pemain biola berkebangsaan Indonesia yang lahir di Jakarta pada 10 Juli 1976 dan menjadi pemain biola terbaik. Sebelum terkenal menjadi violinist pada umur 9 tahun ia baru mendapat bimbigan dari guru vocal ternama di Indonesia. Salah satunya adalah Bertha.

 

Kemudian, setelah kemampuan vokalnya terasah maylaffayza memilih biola sebagai dasar untuk mengiringi musiknya dengan bimbingan langsung dari Idris Sardi. Dengan kepiawaiannya dan kerja kerasnya membuat namanya malang melintang menghiasi event biola di seluruh penjuru dunia.

 

 

 

 

Kata kunci pencarian:

juara main biola indonesia, 

Langkah Untuk Stem/tuning Saxophone Bandung

KelasMusik.Com – Saxophone merupakan salah satu alat musik yang tentunya sudah dikenal oleh para pecinta musik. Alat musik tiup ini memiliki tuts sama halnya piano yang bila sudah agak tua maka akan berubah suaranya dan membutuhkan yang namanya proses aus. Bagi anda yang tinggal di daerah Bandung, bisa coba untuk stem/tuning saxophone Bandung yang berlokasi di daerah Bandung.

Mungkin bagi orang awam yang baru pemula di dunia musik, proses stem tentunya merupakan hal yang sulit karena bahkan profesional pun belum tentu bisa menyetem saxophone nya. Saxophone merupakan alat musik yang bila akan dimainkan butuh yang namanya tuning. Tuning ini berfungsi untuk membuat suara saxophone agar lebih jernih dan juga indah.

Untuk stem/tuning saxophone Bandung kita dapat mengikuti beberapa langkah berikut :

  1. Menggunakan Digital Tuner

Jika anda tidak berkeberatan untuk membeli prangkat yang dapat membantu anda untuk tuning saxophone anda, maka belilah digital tuner. Anda bisa juga mendownload aplikasi tuning di hp android anda. aplikasi tuning yang ada di android biasanya kebanyakan untuk gitar dan piano, jadi kalau bisa anda cari aplikasi tuning khusus saxophone.

  1. Minta Tolong Kepada Ahlinya

Jika anda tidak bisa stem saxophone sendiri maka and abisa meminta tolong kepada ahlinya. Misalnya saja menggunakan jasa stem/tuning saxophone Bandung . takutnya bila anda tidak bisa stem tapi memaksakan untuk stem saxophone sendiri malah saxophone anda rusak. Anda tidak mau bukan hal itu terjadi. Makanya akan lebih baik jika anda meminta tolong kepada ahlinya untuk menyetem saxophone anda.

  1. Memahami Bagian saxophone

Untuk bisa melakukan stem atau tuning, seorang penyetem harus memahami betul bagian-bagian Saxophone. Apalagi Saxophone merupakan alat musik yang mungkin peminatnya tak sebanyak alat musik seperti piano maupun gitar. Tentu untuk memahami bagian-bagiannya anda harus belajar dari yang lebih profesional.

  1. Belajar Dari Ahli

Dibandingkan minta di stem kepada orang lain, jika bisa dipelajari bisa kenapa tidka kita coba untuk belejar bagaimana cara stem/tuning saxophone Bandung. Memnag untuk beljar juga kita butuh biaya lebih. Agar hemat mungkin anda bisa minta diajarin oleh pelatih di kelas musik anda.

  1. Cari Jasa Stem/Tuning Saxophone Bandung

Cara paling mudah sekarang ini untuk menyetem saxophone adalah dengan mencari tempat yang menawarkan jasa tuning saxophone di daerah Bandung melalui internet. sekarang internet telah memudahkan kita untuk mencari berbagi informasi yang akan membantu kita dalam memecahkan berbagai masalah. Anda bisa saja mencari tempat tuninh saxophone terdekat di kota anda ataupun mencari tutorila bagaimana tuning saxophone yang baik dan benar.

Itulah kira-kira langkah yang bisa diikuti bila anda ingin mentuning saxophone anda agar suaranya lebih jernih dan indah. Terkadang ada beberapa hal yang menyebabkan suara saxophone anda kurang bagus, berikut adalah beberapa penyebabnya, yang pertama adalah usia saxophone anda. saxophone yang sudah tua biasanya suaranya memang berubah karena beberapa bagian mengalami aus. Selain usia saxophone, bisa jadi suara saxophone yang tidak sesuai disebabkan oleh temperatur saxophone anda.

Jika saxophone anda dingin, maka suara yang dihasilkannya juga akan flat. Jika masalahnya ada temperatur atau suhu udara, berarti anda harus memindahkannya ke tempat yang tidak terllau dingin. Saxophone memang dikenal sebagai alat musik yang cukup sensitif terhadap suhu udara.

 

Kelas Musik

Jalan Cibadak no.288 Bandung 

Buka Rabu, Kamis , Jumat, dan Minggu

Pukul 10.00 – 18 .00

Whatsapp  087822780027  ( Sam – Admin)

Hubungi Whatsapp untuk STEM PIANO BANDUNG!

 

Ini dia Jawaban dari Pertanyaan ‘Apa Perbedaan Drum Akustik Vs Drum Elektrik?’

 KelasMusik.Com – Ternyata setiap alat musik memiliki banyak jenis, tak hanya gitar dan piano yang dibagi menjadi piano akustik dan piano elektrik, tapi begitu juga drum. Drum merupakan salah satu alat musik yang mengiringi alat musik lain namun memiliki peranan yang penting. Untuk guitar dan piano mungkin anda sudah memiliki gambaran tentang perbedaan kedua jenisnya, tapai untuk drum, kira-kira apa perbedaan drum akustik vs drum elektrik? Ada beberapa perbedaan antara drum elektrik dan juga drum akustik yang mungkin bisa anda gunakan untuk mempertimbangkan drum jenis mana yang akan anda pelajari ataupun anda beli.

Ada beberapa aspek perbedaan yang dimiliki oleh kedua jenis drum tersebut, apa sajakah aspeknya? Baiklah, kita langsung saja bahas apa perbedaan drum akustik vs drum elektrik?

  1. Volume

Volume drum akustik tidak bisa dikecilkan sebagaimana dengan drum elektrik. Bisa dibilang ini merupakan salah satu kelebihan drum elektrik dibandingkan dengan gitar akustik. Apalagi bagi anda yang memainkan drum di dalam rumah tanpa kedap suara, untuk mengurangi kebisingan yang disebabkan suara drum ini anda bisa mengecilkan volumenya jika menggunakan drum elektrik.

  1. Fasilitas

Fasilitas yang dimiliki oleh drum elektrik juga lebih banyak dibandingkan dengan drum akustik. Drum elektrik ini dapat memungkinkan pemain drum untuk bisa berskepresi dengan drum elektrik mereka. Tentu saja untuk para pemula, bisa coba menggunakan drum elektrik maupun drum akustik untuk belajar.

  1. Harga

Untuk masalah harga, drum akustik jauh lebih mahal dibandingkan dengan drum elektrik. Apalagi harga untuk satu set lengkap drum akustik yang bila dibandingkan dengan drum elektrik tentu harganya jauh lebih mahal. Padahal kualitasnya sama, tapi harga kedua jenid drum tersebut berbeda.

  1. Stick Drum

Aspek selanjutnya adalah dalam hal stick drum. Stick drum untuk drum elektrik biasanya cenderung lebih awet karena bantalan drumnya terbuat dari bahan karet. Tentu saja hal ini berpengaruh terhadap daya bounce pukulnya. Dengan drum akustik kita harus menggunakan stick drum untuk memukul rims drum serta tepain simbal yang tajam sehingga stick drum cenderung lebih mudah rusak.

  1. Ukuran

Jika anda bertanya apa perbedaan drum akustik vs drum elektrik? Tentu saja jawabannya adalah ukurannya. Ukuran drum akustik jauh lebih besar dibandingkan dengan drum elektrik. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekuranagn masing-masing pastinya. Kelebihan yang dimiliki drum elaktrik adalah lebih mudah dipindahkan dan diletakkan di ruangan maupun panggung yang sempit.

  1. Tuning

Satu lagi hal yang membedakan antara drum elektrik dan drum akustik yaitu masalah tuning. Dengan drum elektrik anda tidak perlu menyesuaikan tuningnya.

Jadi apa perbedaan drum akustik vs drum alektrik? Itu tadi jawabannya, meskipun terlihat drum elektrik lebih unggul, namun sebenarnya drum akustik juga memiliki kelebihan tersendiri yang diantaranya adalah drum akustik dapat digunakan untuk belajar melakukan buzz roll dan stroke roll yang merupakan hal yang tidak bisa dilakukan dengan drum elektrik. Drum akustik juga lebih tahan lama dibandingkan dengan drum elektrik yang memang dari harga juga sudah berbeda.

Tak hanya itu, drum akustik juga lebih mudah diatur dalam penempatannya sehingga bisa disesuaikan dengan posisi yang menurut nada paling nyaman. Bagimana menurut anda, drum manakah yang akan anda dipilih jika harus membeli salah satu diantara drum akustik dan drum elektrik?

Penasaran Apa Perbedaan Piano Akustik Vs Piano Elektrik?

KelasMusik.Com –  –  Alat musik banyak sekali jenisnya, ada gitar, piano, drum, terompet, biola, dan lain sebagainya. Dari tiap alat musik di atas, masih ternagi lagi menjadi beberapa jenis, contohnya saja seperti gitar yang terbagi menjadi gitas elektrik, gitar akustik, dan archtop, gitar resonator, gitar bass, dan masih banyak lagi. tak hanya gitar saja yang terbagi menjadi beberapa jenis, ternyata piano juga terbagi menjadi beberapa jenis yaitu piano akustik dan piano elektrik. Sebenarnya apa perbedaan piano akustik Vs piano elektrik? Sebelum kita membahas letak perbedaanya, mari kita ketahui dulu apa perbedaan piano akustik vs piano elektrik? dalam hal pengertian.

Dalam hal pengertian, piano akustik merupakan piano yang dalam menghasilkan suaranya menggunakan senar. Berbeda dengan piano elektrik atau digital yang tidak memiliki senar. Sekarang mari kita bahas lebih lanjut mengenai apa perbedaan piano akustik vs piano elektrik?

  1. Mekanisme Penghasil Suara

Dari bagian yang menghasilkan suara, piano akustik adn piano elektrik tentunya memiliki perbedaan yang besar. Untuk puano akustik, mekanisme pukulan senar atau mekanisme gerakannya menghasilkan getaran, getaran inilah yang nantinya akan diteruskan melalui kerangka. Sedangkan untuk piano elektrik atau digital, meknaisme penghasil suaranya berasal dari sensor yang dapat mendeteksi gerakan tuts bahkan yang paling halus sekalipun. Suara tersebut didukung dengan teknologi digital yaitu dapat diperbesar atau diperkecil dengan pengeras suara.

  1. Dalam Hal Sentuhan

Perbedaan yang kedua adalah dalam hal sentuhan. Untuk piano akustik, dalam hal sentuhan jenis piano ini lebih responsif terhadap sentuhan dibandinhkan piano elektrik karena mekanisme pemukulan senarnya yang terdiri dari ribuan bagian berpresisi tinggi. Sedangakn untuk piano elektrik responsif atau tidaknya piano biasanya terpengaruh dari merk piano tersebut. berbagai mekanisme yang digunakan untuk menghasilkan suara di piano elektrik ini merupakan upaya guna menghasilkan sentuhan serta resonansi ulang dari grand piano.

  1. Dalam Hal Daya Ekspresif

Piano akustik dalam hal daya ekspresifnya tentunya lebih besar karena piano akustik memiliki kemungkinan bunyi yang lebih banyak dibandingkan piano elektrik. Suara yang dihasilkan bahkan bisa berbeda tergantung dari kuat atau tidaknya sentuhan yang kita berikan. Berbeda dengan piano elektrik yang meruapakan rekaman yang telah ada di tiap tutsnya. Jadi mau sentuhan yang kita berikan kuat atau tidak, suara yang dihasilkan tetap sama. Apalagi piano ekektrik memerlukan pengeras suara agar suaranya menjadi lebih keras.

  1. Dalam Hal Nada

Untuk bagian nadanya, piano akustik memiliki nada serta suara yang sangat beragam dibandingkan piano elektrik. Hal ini karena efek resonansinya yang jauh lebih komplek. Sedangkan untuk piano elektrik atau digital, tentunya nada yang dihasilkan lebih sedikit karena memang nada yang dimiliki jenis piano ini jauh lebih konsisten dan telah disesuaikan dengan berbagai tekanan yang diberikan.

  1. Dalam Hal Tahan Lama

Daya tahan piano akustik tentunya lebih awet karena bagiannya bisa diganti bila mulai au. Asal dirawat dengan baik dan dilakukan penyetelan secara teratur piano akustik ini bisa bertahan hingga puluhan tahun. Berbeda dengan piano digital yang tergantung pada pemakaian dan juga komponennya untuk melihat seberapa lama piano tersebut bisa bertahan.

Terjawab sudah apa perbedaan piano akustik vs piano elektrik? Selain hal di atas, tentunya piano elektrik jauh lebih praktis dan juga murah dibandingkan dengan piano akustik.

 

Cara Memegang Stick Drum Untuk Pemula Maupun Profesional

KelasMusik.Com – Belajar memainkan alat musik terutama alat musik drum bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi bagi pemula. Tak semudah kelihatannya, banyak teknik yang harus dipelajari dalam memainkan drum. Untuk anda yang tertarik belajar memainkan drum, bisa coba belajar dulu teknik dasarnya dulu secara teori sebelum mulai belajar dengan drum sungguhan.

Teknik pertama yang wajib dipelajari adalah bagaimana cara memegang stick drum agar suara yang dihasilkan bagus. memegang stick drum juga tidak bisa asal, perlu beberapa cara agar bunyi drum yang kita pukul dapat sesuai dengan apa yang kita harapkan. Nah, makanya kali ini kita akan bahas beberapa cara memegang stick drum yang baik dan benar.

Diantara berbagai teknik yang harus diketahui dalam belajar memainkan drum diantaranya ada posisi kaki yang pas pada pedal, cara memegang stick drum, hingga teknik match grip yang merupakan teknik yang biasanya dilakukan oleh pemian drum professional. Untuk yang masih pemula, cara memegang stick drum inilah yang harus dipelajari, ini dia caranya :

  1. Teknik American Grip

Cara yang pertama adalah dengan teknik American Grip yang merupakan teknik paling disarankan untuk pemula karena dapat dipakai untuk semua jenis musik. Selain itu kontrolnya juga lebih mudah. Untuk teknik memegang stick drum ini jarak snare drum dari tangan anda sekitar 1 inch, tapi bisa anda tambah atau anda kurangi sesuai dengan keinginan anda jaraknya agar lebih nyaman.

  1. Teknik German Grip

Cara yang kedua adalah dengan teknik German Grip. Meski tak sesering teknik American, teknik German Grip ini juga lumayan banyak yang memakainya. Cara memegang tongkat atau stick drum ala German Grip ini adalah dengan memposisikan telapak tangan anda hingga sejajar dengan permukaan drum. Berbeda dengan drum bass, tangan anda sebaiknya diletakkan tegak atau telapak tangan anda telpak tangan anda menghadap ke arah samping.

  1. Teknik Traditional Grip

Cara yang ini merupakan teknik yang paling unik dalam memegang stick drum. Teknik yang satu ini dilakukan dengan menaikkan tangan yang non-dominan anda ke depan tubuh, setelah itu arahkan telapak tangan yang tadi ke atas. Cara menahan stick nya dengan menggunakan jempol dan posisi jari tengah anda di bagian bawah stik. Untuk sisa jari lainnya bisa ditekuk ke bawah stick.

  1. Teknik French Grip

Teknik yang terakhir yaitu teknik French Grip yang cukup unik dibandingkan dengan teknik lainnya karena lebih mementingkan kekuatan jarinya untuk memukul drumnya. Posisi tangan dalam teknik French Grip ini adalah berhadap-hadapan. Sebagai sandarannya, gunakan jari kelingking, tengah dan juga jari manis yang akan membantu mengontrol.

  1. Teknik menginjak Pedal

Tentunya selain memegang stick drum anda juga harus menyesuaikannya dengan teknik menginjak pedal dengan 2 pilihan teknik. Jika injakan pedalnya tak disesuaikan, maka suara yang dihasilkan juga tidak akan bagus, jadi sebaiknya selaraskan

Itu dia beberapa teknik atau cara memegang stick drum yang biasa digunakan oleh para pemain drum baik untuk pemula maupun yang sudah profesional. Cara memegang stick atau tongkat drum merupakan hal yang paling dasar dalam belajar bermain drum. Jadi sebaiknya anda kuasai dulu cara memegang sick drum yang paling sesuai. dan nyaman untuk anda, agar latihan memainkan drum bisa lebih mudah, semoga Informasi di atas bermanfaat

 

 

Aplikasi Belajar Drum (Android) Paling Lengkap

KelasMusik.Com – Memiliki keahlian bermain alat musik tentunya menjadi nilai lebih tersendiri bagi seseorang. Apalagi kalau hal tersebut merupakan salah satu hobi tentunya untuk mempelajarinya merupakan suatu hal yang menyenangkan. Namun sayangnya kursus atau belajar alat musik di Indonesia ini masih cukup mahal biayanya, belum lagi butuh waktu yang tidak sebentar untuk mempelajarinya.

Banyak yang mengurungkan niatnya untuk belajar memainkan alat musik karena alsan tersebut. tapi sekarang ini hal tersebut tak jadi masalah, jika hanya sekedar hobi, anda bisa coba mendownload aplikasi belajar drum (android) bagi yang tertarik terhadap drum, ada juga aplikasi belajar piano, gitar, dan alat musik lainnya yang bisa kita install di android kita.

Tentunya sekarang ini banyak sekali aplikasi android yang bermanfaat untuk mebantu kita dalam belajar alat musik terutama drum. Dari sekian banyak aplikasi, ada beberapa pilihan aplikasi belajar drum (android) yang bisa anda coba, yaitu :

  1. Drum Kit

Aplikasi belajar drum (android) Drum Kit ini lumayan lengkap tampilannya yaitu satu set drum. Drumnya juga cukup mudah untuk dimainkan karena tampilannya yang berbentuk dari atas ke bawah. Tentunya itu dapat memudahkan jari anda dalam memencet tiap bagian drumnya. Tak hanya itu saja, aplikasi ini juga sudah menggunakan sistem multi touch yang membuat anda serasa sedang memainkan drum sungguhan. Untuk belajar memainkan drum atau sekedar mengisi waktu luang, aplikasi ini sangat bermanfaat.

  1. Drum Studio

Aplikasi yang kedua adalah Drum Studio yang memiliki fitur paling lengkap layaknya studio. Sama seperti Drum Kit, Drum Studio ini juga didukung dengan adanya multi touch. Pilihan perkusinya juga lebih lengkap yaitu ada rock, hiphop, dan juga pop. Bahkan posisi drum nya dapat kita ubah-ubah sesuai dengan keinginan kita.

  1. Real Drum

Satu lagi aplikasi belajar drum yang bisa kita download dari ggogle playstore yaitu Real Drum. Dari sekian aplikasi, Real Drum ini sangat rekomendasi karena di dalam aplikasi ini perangkat drum nya sudah sangat lengkap. Dengan aplikasi ini, anda juga bisa mengenal berbagai komponen drum seperti rebana, cowbell, blok, blow, dive, ciao-sun-hat, bass, capture, tom, spatter, bell, plates, stack, cymball, dan lain sebagainya. belajar memainkan drum melalui aplikasi android yang satu ini tentunya akan lebih menyenangkan dan juga lebih mudah karena perangkatnya yang lengkap.

  1. Simple Drum-metal

Untuk anda yang ingin belajar memainkan drum dengan aplikais yang simple, ini dia pilihannya. Simple Drum-Metal dapat kita atur suara tiap bagian instrumennya sehingga suaranya tidak dapat kita sesuaikan dengan keinginan kita. tampilannya juga cukup mudah untuk dimainkan. Tak hanya itu perangkatnya juga sudah cukup lengkap mulai dari bass, kick, dan bagian drum lainnya.

  1. Classic Drum

Aplikasi yang terakhir adalah Classic Drum yaitu aplikasi belajar drum melalui hp android yang paling bagus untuk para pemula. Untuk pemula tentunya bisa mempelajari drum dari bagian dasar, dan aplikasi ini mendukungnya. Ada banyak sample musik yang bisa anda gunakan untuk belajar bagaimana memainkan drum yang benar.

Itu dia beberapa aplikasi belajar drum (android) yang bisa anda coba install di hp. Bila sudah tahu dasar-dasar bermain drum dari aplikasi, mungkin jika anda ingin melanjutkannya di tempat kursus tidak akan terlalu sulit, selamat belajar dan semoga informasinya bermanfaat.

 

 

 

 

Kata kunci pencarian:

belajar drum di android, recomendasi app buat latihan dram, donlowd belajar musik drum, belajar drum di hp, aplikasi realdrum piano, aplikasi belajar drumlagu indo, aplikasi belajar drum terbaik, Aplikasi Belajar drum ada lessons, Aplikasi belajar drum, aplikasi belajar dram,