4 Cara Merawat Saxophone Yang Baik dan Benar

KelasMusik.Com - Cara merawat saxophone – Bermain alat musik saxophone tentu sangat menyenangkan. Namun Anda harus mengetahui dan mencoba mempelajari setiap aspek yang berkaitan dengan saxophone yang Anda mainkan. Salah satu hal yang perlu Anda pelajari adalah bagaimana Anda merawat dan menjaga saxophone agar selalu dalam kondisi prima dan mampu menghasilkan suara yang tetap enak terdengar di telinga. Perawatan saxophone harus rutin Anda lakukan, karena alat musik ini cukup sensitif dengan bagaimana cara Anda memakainya.

Untuk merawat saxophone, Anda harus cukup hati-hati pada saat Anda akan membongkarnya lebih lanjut. Apabila Anda tidak berhati-hati, maka komponen saxophone bisa menimbulkan baret dan akan berpotensi merusak kualitas suaranya. Yuk simak tips merawat saxophone yang baik dan benar!

1. Gunakan Minyak Khusus Saxophone

Salah satu cara merawat saxophone yang paling utama adalah dengan menggunakan minyak yang telah diformulasikan khusus untuk saxophone. Dengan menggunakan sembarang minyak, maka Anda bisa berpotensi membuat lapisan luar dari saxophone mengelupas. Selain itu, Anda juga bisa membuat pemasangan tiap bagian pada saxophone menjadi lebih susah.

Salah satu bagian yang perlu Anda perhatikan dan perlu untuk diberi minyak adalah pada bagian Neck Cork. Minyak yang dianjurkan untuk digunakan adalah minyak khusus Oil Cork Grease yang disiapkan khusus agar mempermudah Anda melakukan pemasangan dan melepaskan bagian mouthpiece pada Neck Cork dari saxophone Anda.

Agar key tetap mudah untuk dimainkan dan tidak berdecit, maka Anda juga perlu menggunakan sedikit key oil pada bagian key post. Penggunaan key oil yang terlalu banyak juga tidak baik bagi saxophone, karena akan menimbulkan tumpukan minyak didalamnya. Pastikan Anda meneteskannya sedikit demi sedikit, agar tidak menimbulkan penumpukan minyak.

2. Gunakan Lap Khusus Saxophone

Salah satu bagian yang sensitif dan rentan terhadap baret adalah bagian dari body pada Saxophone Anda. Hal paling utama yang bisa membuat body saxophone baret adalah dengan menggunakan lap kasar. Cara yang benar untuk menjaga agar body saxophone agar tidak baret adalah pertama kali Anda harus menggunakan Oil Sax Monster Swab. Gunakan secara perlahan dan bertahap, lakukan terus sampai body saxophone bersih dan kering.

3. Gunakan Lacquer Untuk Bagian yang Mulai Pudar

Apabila warna dari saxophone Anda mulai terlihat pudar, maka Anda bisa mengandalkan cairan silver polish. Dengan menggunakan cairan silver polish, kerak yang menempel pada body saxophone bisa terangkat dan mengembalikan kilau asli dari saxophone. Anda juga harus berhati-hati dalam menggunakan silver polish, karena apabila terlalu sering Anda menggunakannya, lapisan asli saxophone bisa ikut terangkat dan merusak keseluruhan dari body saxophone.

Namun untuk saxophone yang berwarna emas, maka Anda bisa menggunakan cairan lacquer polish agar kilau emasnya tetap terjaga. Perlu diperhatikan bahwa cairan lacquer polish tidak boleh sampai masuk pada celah yang ada pada key, karena bisa membuat key note akan mengeluarkan suara decit ketika Anda mainkan.

4. Simpan Saxophone pada Tempat yang Baik

Salah satu cara merawat saxophone yang paling utama adalah dengan menyimpan alat musik tersebut pada tempat khusus. Ada banyak tas khusus saxophone yang dijual pada toko musik. Tas khusus saxophone memiliki lapisan padding yang cukup tebal, sehingga saxophone Anda akan aman dari benturan ringan yang mungkin terjadi saat Anda membawanya berpergian. Selain itu, biasakan juga untuk tidak terus-terusan menyimpan saxophone di dalam tas, karena kelembapan bisa merusak kualitas suara dari saxophone Anda.

 

Demikianlah cara merawat saxophone yang baik dan benar. Pastikan melakukanya dengan baik dan benar pada saxophone Anda untuk menjaga kondisi agar tetap terjaga dan terawat.

Apa Saja Aksesoris Saxophone dan Manfaatnya?

KelasMusik.Com -Hampir sama dengan alat musik lainnya, saxophone juga memiliki aksesoris tersendiri. Aksesoris saxophone tentunya bukan berfungsi sebagai hiasan atau pemanis saja, akan tetapi memiliki fungsi dan manfaat tersendiri. Saxophone sendiri merupakan instrumen musik yang masih tergolong pada aerophone. Saxophone kali pertama dikembangkan pada tahun 1840 oleh Adolphe Saksofon. Seorang berkebangsaan Belgia tersebut mulai mengembangkan saxophone ketika bekerja di toko peralatan milik ayahnya di Brussels. Ia mengembangkan alat musik tiup yang terbuat dari kuningan yang lebih lincah dibandingkan dengan alat musik tiup dari kayu. Prioritasnya adalah pengembangan dari alat musik klarinet yang dapat lebih merentangkan oktaf.

 

Dalam perkembangannya kini, saxophone memiliki beberapa aksesoris pendukung. Nah kira-kira apa sajakah aksesoris saxophone tersebut? Berikut ulasannya.

 

Mouthpiece

Ketika membeli sebuah saxophone, biasanya sudah termasuk dengan mouthpiece. Mouthpiece bawaan dari saxophone sebetulnya sudah cukup baik jika hanya digunakan untuk belajar saja. Akan tetapi jika saxophohne tersebut buatan Taiwan ataupun Cina, biasanya kualitasnya kurang konsisten. Umumnya banyak yang merekomendasikan untuk menggunakan mouthpiece merek Yamaha (4c atau 5c0 atau merek Rico (A3 atau A5). Manfaat mouthpiece sendiri dapat dikatakan sebagai sumber suara. Udara yang ditiupkan dari mulut kali pertama akan melewati mouthpiece dan diubah menjadi sumber suara. Jika mouthpiece tersebut jelek, maka suara yang dihasilkan pun akan jelek pula.

Reed

Selain mouthpiece, aksesoris saxophone yang lainnya adalah reed. Reed ini letaknya menempel pada mouthpiece. Fungsinya sendiri adalah untuk mengatur banyaknya udara yang masuk dari mulut ke dalam saxophone. Reed inilah yang akan mengatur berat atau ringannya tiupan yang dilakukan. Sebaiknya ketika belajar bermain saxophone, anda menyiapkan lebih dari satu reed. Pemakaiannya pun sebaiknya dirotasi setap kali berlatih agar lebih awet. Lebih bagus lagi apabila reed tersebut diberi nomor untuk memudahkan mengingat urutan rotasinya.

Ligature

Ligature merupakan perangkat pendukung bagi mouthpiece dan juga reed. Manfaat penggunaan ligature adalah untuk mengikat reed dan juga mouthpiece agar tidak terlepas. Ligature menjadi aksesoris yang cukup penting dalam menghasilkan tone yang mantap. Beberapa manfaat ligature lainnya adalah:

  • Tone menjadi lebih presisi dan focus.
  • Tone juga menjadi lebih lebar gemuk.
  • Suara saxophone lebih bright tapi tetap warm.
  • Intonasi menjadi lebih stabil, terlebih ketika bermain fingering dengan cepat atau easy staccato.
  • Terakhir adalah easy blowing.

Cork Grease

Aksesoris satu ini berupa minyak yang memiliki manfaat unutk melicinkan gabus pada neck saxophone. Jika gabus pada neck sedikit lebih licin, maka akan lebih mudah ketika memasukan mouthpiece. Cork grease juga dapat digunakan di ujung neck jika neck sedikit sulit dimasukan ke dalam bodi. Jika dalam keadaan mendesak, dan kebetulan tidak ada cork grease, dapat juga menggunakan vaseline.

 

Sikat Pembersih

Seperti namanya, sikat pembersih ini berfungsi untuk membersihkan saxophone. Sikat ini dapat berupa pad saver (semacam kemoceng) ataupun cleaning swab ( kain yang diikat dengan tali). Untuk membersihkan mouthpiece sebaiknya menggunakan sikat yang memang khusus untuk mouthpiece, begitupula untuk neck saxophone.

 

Strap

Strap atau tali pengikat berfungsi untuk mengaitkan saxophone ke badan si pemain saxophone tersebut. Dalam menggunakan strap, pastikan menyetelnya dengan nyaman sehingga cukup untuk membagi beban saxophone dengan pundak atau leher, sehingga jempol kanan dapat dengan leluasa mengarahkan alat.

 

Nah itulah berbagai aksesoris saxophone yang biasa digunakan. Aksesoris lainnya adalah powder paper untuk membersihkan pads yang lengket dan juga cushion untuk melindungi bagian atas mouthpiece dari getaran gigi. Semoga bermanfaat.

Kata kunci pencarian:

manfaat alat musik saxophone, fungsi alat musik saxophone, macam macam aksesoris saxophone, manfaat dari alat musik saxophone, 

Cara Meniup Saxophone Menggunakan Teknik Dasar

KelasMusik.Com - Cara meniup saxophone – Saxophone merupakan alat musik tiup yang membutuhkan tenaga untuk membunyikannya. Memang untuk bermain saxophone, Anda harus tahu cara-caranya. Jika tidak saxophone yang Anda tiup tidak akan berbunyi indah atau bahkan tidak ada iramanya samasekali. Saxophone sendiri ditemukan oleh Adolphe Sax. Pada tanggal 20 Maret 1846, saxophone oleh Adolphe didaftarkan hak paten nya. Saat dikenalkan ke masyarakat jenis saxophone yang dikenalkan adalah saxophone dengan jenis C bass. Yang memperkenalkan saxophone ini adalah Hector Belioz. Di Indonesia sendiri saxophone digunakan untuk aliran musik Ska. Band tipe-x merupakan salah satu band yang mengusung aliran Ska ini. Jika Anda mendengarkan setiap lagu Tipe-x, alunan saxophone sangat terdengar jelas. Bagi Anda yang ingin belajar saxophone, simak cara meniup saxophone berikut ini :

 

Embouchure

Untuk bisa meniup saxophone dengan baik tentunya Anda harus memahami teknik dasarnya terlebih dahulu.  Teknik dasar ini akan menggambarkan bagaimana formasi dari bibir, gigi, rahang dan juga otot yang ada di sekitar mulut Anda ketika Anda akan meniup saxophone.  Formasi bibir, gigi, rahang dan juga otot sekitar mulut secara alamiah memang akan mampu menghasilkan suara yang baik. Namun untuk bisa menghasilkan suara yang indah diperlukan formasi yang tepat. Formasi yang kurang tepat dalam meniup saxophone ini adalah bibir bagian bawah terlalu menempel di gigi. Kesalahan kedua adalah jangan biarkan bibir bawah terlalu menekan mouthpiece. Cara meniup saxophone yang benar adalah tetap menyentuh bagian peniup saxophone atau reed namun jangan terlalu menempel.

Perhatikan Teknik Untuk Lidah

Selain mulut, kini Anda harus memperhatikan untuk bagian lidah. Lidah juga termasuk dalam teknik dasar bermain saxophone.  Lidah berperan dalam pemberian aksen untuk mampu memberikan suara melalui mouthpiece. Jika mouthpiece diberikan udara maka suara pun akan keluar.  Untuk bisa meniup saxophone dengan benar dan indah, Anda bisa meletakkan ujung lidah di bagian ujung reed. Ketika bagian ujung reed dan ujung lidah bertemu, cobalah untuk mengeluarkan kata “dah”.

Pernapasan

Teknik inilah yang penting. Untuk bisa meniup dan memainkan saxophone, Anda harus bisa mengatur pernapasan sedemikian rupa sehingga alunan yang keluar tidak menjadi setengah-setengah. Bisa Anda bayangkan ketika sedang meniup saxophone, Anda kehabisan napas maka alunan saxophone Anda menjadi terputus. Teknik pernapasan ini tidak hanya berlaku saat memainkan saxophone saja, namun juga saat Anda belajar teknik vokal. Saat melatih teknik vokal, Anda pun harus belajar tentang teknik pernapasan ini. Untuk bisa bermain dengan baik menggunakan saxophone ini, Anda harus mampu membagi ruang yang ada di paru-paru Anda. Paru-paru manusia memiliki dua ruangan. Yang pertama adalah ruang dada dan yang kedua adalah ruang abdominal. Saat Anda bernapas seperti biasa, Anda akan menggunakan ruang dada. Sedangkan ruang abdominal adalah ruang yang letaknya ada di bawah paru-paru.

Orang yang belajar saxophone harus mampu belajar latihan pernapasan perut bagian bawah. Para penyanyi pun juga harus begitu. Saxophonist harus belajar pernapasan perut bagian bawah agar dia mempunyai udara yang cukup untuk bernapas, memiliki kekuatan dan daya tahan untuk bisa mengontrol alat saxophone nya. Bisa dikatakan teknik pernapasan inilah yang penting. Untuk bisa bernapas menggunakan diafragma, Anda harus belajar bernapas dengan menggunakan perut bagian bawah agar kapasitas udara yang Anda dapatkan cukup, memiliki tenaga dan daya tahannya cukup untuk bisa melakukan pengontrolan alat tiup pada saxophone.

 

Demikianlah cara meniup saxophone dengan baik dan benar, jika Anda sudah memahami teknik dasarnya maka berlatih saxophone tidak akan sesulit yang Anda bayangkan.

Kata kunci pencarian:

belajar dasar main saxophone, cara meniup saksofon, cara brrmain saxeophone, jelaskan cara memainkan alat musik saxophone, cara memainkan alat musik saxophone, dasar berlatih saxophone, cara niup saxo yang benar, cara meniup saxophone dengan benar, cara meniup mouthpiece teeumpet nada rocktaff, cara bermain sa, 

Jual Saxophone Bandung Berkualitas dan Elegan dengan Harga Terjangkau

KelasMusik.Com -  Jual saxophone Bandung – Saxophone merupakan alat musik yang cara memainkannya dengan ditiup. Jika Anda ingin tantangan dalam memainkan alat musik, Anda bisa belajar saxophone. Hal itu dikarenakan bermain saxophone memerlukan teknik khusus dan pernapasan yang baik. Saxophone dalam konser musik selalu digunakan bahkan banyak dibutuhkan. Tidak semua orang bisa bermain saxophone dengan baik dan benar. Berbeda halnya dengan gitar yang bisa dipelajari dengan cara otodidak, saxophone harus diajarkan oleh orang yang ahli. Selain itu, hanya saxophone yang berkualitas saja yang bisa menghasilkan suara bagus dan merdu. Oleh sebab itu jangan asal dalam memilih saxophone. Salah satu saxophone yang bisa Anda gunakan dan memiliki suara yang bagus adalah KM Saxophone.

 

Detail KM Saxophone

Sebelum Anda membeli barang atau sesuatu, sebaiknya Anda mengetahui detail dari barang yang akan Anda beli tersebut. Sebagai rekomendasi, Anda bisa membeli saxophone di Kelas Musik. Memang selama ini Kelas Musik lebih dikenal sebagai tempat untuk les bermain alat musik. Namun kini Anda pun bisa membeli beberapa alat musik seperti gitar, biola dan saxophone di Kelas Musik. Jika Anda membeli alat musik di Kelas Musik, Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan. Simak beberapa keuntungan yang Anda dapatkan jika membeli saxophone di Kelas Musik :

  1. Saxophone dengan Desain yang Elegan

Selama ini mungkin Anda hanya melihat saxophone dengan warna yang didominasi dengan warna emas. Namun Kelas Musik, jual saxophone Bandung merek KM dengan warna yang didominasi oleh black gold. Warna tersebut merupakan warna yang elegan dan jarang ada orang yang memiliki saxophone dengan warna tersebut. Tidak hanya warna saja yang elegan, namun desain nya pun sangat elegan. Desain yang elegan dan ditunjang dengan warna yang elegan membuat KM Saxophone begitu menggoda. Tidak hanya luaran nya saja yang elegan namun saxophone tersebut juga berkualitas. KM Saxophone dibuat masih sama oleh satu pabrikan dengan brand saxophone ternama di dunia. Pembuatannya pun dilakukan dengan cara handmade sehingga setiap bagian dibuat dengan sangat hati-hati.

  1. Melayani Pembelian di Seluruh Indonesia

Meskipun Kelas Musik berdomisili di Bandung dan transaksinya dilakukan dengan cara COD di Bandung, namun Kelas Musik ini juga melayani pembelian di seluruh Indonesia. Transaksi yang dilakukan dengan cara COD khusus Kota Bandung akan dibebaskan ongkosnya atau free ongkir. Untuk pembeli dari luar Kota Bandung, pembelian bisa melalui website Kelas Musik dan pembayarannya melalui transfer rekening BCA. Nantinya produk saxophone akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi TIKI.

  1. Kelengkapan Saxophone

Setiap unit saxophone yang dijual kadang tidak dilengkapi dengan alat-alat pelengkapnya seperti strap, reed, mouthpiece dan lain-lain. Sehingga jika Anda ingin memainkan saxophone tersebut, Anda harus membeli kelengkapannya terlebih dahulu. Anda pun harus mengeluarkan biaya kembali ketika harus membeli alat-alat tersebut. Namun jika Anda membeli saxophone di Kelas Musik. Kelengkapan dari saxophone tersebut sudah lengkap seperti reed, strap dan juga mouthpiece. Sehingga Anda tinggal memainkannya.

  1. Harga Bersahabat

Untuk mendapatkan saxophone bagus, berkualitas dan kelengkapannya lengkap, Anda cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp 5.500.000 saja untuk Type Original. Harga tersebut merupakan harga promo dan jika harga sudah normal harga menjadi Rp 6.000.000. Harga promo tersebut sudah termasuk dengan case kotak saxophone. Harga KM saxophone di Kelas Musik sangat bersahabat dan terjangkau bukan?.

 

Kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk membeli saxophone atau alat musik lainnya melalui Kelas Musik. Kelas Musik melayani jual saxophone Bandung maupun berbagai macam alat musik di seluruh wilayah di Indonesia.

Hubungi CP:

line : samueladinugraha / nely.lee

WA/sms : 087822780027

 

Kata kunci pencarian:

toko saxophone bandung, jual saxophone bandung, toko tempat jual saxophone di bandung, 

5 Keuntungan Baca Not Balok untuk Menjadi Musisi Sejati

KelasMusik.Com -  Seperti yang kita ketahui bahwa not balok atau partiture adalah salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mempelajari musik. Namun ternyata masih banyak juga orang yang suka bermain musik tetapi belum bisa membaca not balok. Nah, berikut ini 5 Keuntungan Baca Not Balok.

Dapat memainkan semua lagu

Salah satu keuntungan dari 5 keuntungan baca not balok adalah dapat memainkan semua lagu. Di sini berarti anda dapat bermain lagu genre apa saja.  Misalnya anda dalam sebuah pentas musik lalu anda diminta untuk memainkan lagu lain, maka anda akan mudah untuk memainkan lagu tersebut dibandingkan orang yang tidak bisa membaca not balok. Hal ini tentunya sangat menguntungkan jika anda seorang pemusik yang sering tampil dari satu panggung ke panggung lainnya. Oleh sebab itu anda tidak akan terpatok oleh beberapa lagu saja melainkan dapat memainkan lagu-lagu lainnya.

Mempermudah membuat lagu

Bagi anda seorang musisi tentunya sudah merupakan naluri jika ingin membuat suatu lagu. Namun membuat suatu lagu yang baik dan memiliki estetika serta musikalitas yang tinggi tidaklah sembarangan. Membuat suatu lagu akan lebih mudah jika anda dapat membaca not balok. Anda pun akan lebih paham untuk bermain nada dan menggabungkan nada-nada tersebut. Selain itu dengan dapat membaca not balok maka anda dapat membuat lagu dengan waktu yang singkat. Coba bayangkan saja bagaimana jadinya jika anda tidak bisa membaca not balok. Pasti anda akan kesulitan untuk membuat suatu lagu dan akan memakan waktu yang sangat lama.

Mempermudah memainkan alat-alat musik

Keuntungan lainnya dari 5 Keuntungan Baca Not Balok adalah mempermudah anda untuk memainkan alat-alat musik. Hal ini tentu sangat berguna bagi anda yang ingin menguasai lebih dari satu jenis alat musik. Apabila anda sudah dapat memainkan satu jenis instrumen musik, maka anda akan lebih mudah lagi untuk mempelajari alat musik lainnya. Misalnya anda sudah mahir bermain piano, lalu anda ingin belajar bermain gitar. Dengan begitu anda pun akan lebih mudah dan cepat menguasai bermain gitar dibandingkan mereka yang tidak bisa membaca not balok.

Mempertajam naluri musikal

Naluri musikal pada seorang musisi atau pecinta musik sangatlah penting. Dengan naluri musikal maka anda lebih dapat bereksperimen dengan musik. Anda pun dapat menemukan musik yang memang sesuai dengan anda. Nah, jika anda dapat memabca not balok maka naluri musikal anda akan lebih tajam. Dengan begitu pun anda akan memiliki kualitas feel, soul, serta daya serap atau ingat yang tinggi pada musik. Anda akan memiliki kepekaan nada yang lebih tinggi, fluktuasi tempo yang baik, serta eksplorasi musik yang baik. Jika anda memiliki naluri musikal yang tinggi tersebut maka anda pun akan menjadi musisi yang baik, bukan sembarang musisi.

Memperdalam ilmu musik

Bagi anda yang ingin belajar musik, tentunya membaca not balok merupakan suatu keharusan. Dengan kemampuan baca not balok tersebut maka anda akan lebih dapat memperdalam ilmu musik. Ilmu musik memang membutuhkan orang yang memiliki kepekaan dan soul yang sensitive terutama terhadap musik itu sendiri. Membaca not balok tidak hanya berguna jika anda ingin bermain musik saja, tetapi juga ketika anda ingin mengiringi orang bernyanyi atau bahkan bermain musik sambil bernyanyi. Jadi jika anda memiliki kemampuan membaca not balok yang baik maka dapat dipastikan anda akan lebih mudah lagi untuk mengkesplor ilmu musik lebih jauh lagi.

Itulah 5 Keuntungan Baca Not Balok bagi anda yang menyukai musik. Semoga

 

 

 

Kata kunci pencarian:

cara olah vokal bagi pemula, manfaat jadi mus, mengapa not balok lebih baik untuk bermain alat musik, musisi tidak bisa baca not balok, 

Tips Baca Not Balok dengan Mudah dan Cepat

KelasMusik.ComMembaca not balok merupakan hal yang penting untuk dilakukan dan dikuasai jika anda ingin menjadi seorang musisi atau mahir dalam musik. Namun dalam membaca not balok tentunya bukan hal yang mudah. Nah, berikut ini Tips Baca Not Balok dengan mudah dan cepat.
Kenali garis dan ruang spasi
Tips baca not balok yang pertama adalah kenali garis dan ruang spasi terlebih dahulu. Pada saat anda melihat not balok pasti anda akan menemukan 5 garis dan 4 ruang di antara garis-garis tersebut. Nah, keseluruhan garis dan ruang tersebut dinamakan paranada. Setiap garis dan ruang pada paranada mempresentasikan nada-nada yang berbeda. Jika anda sudah memahami penempatan nada-nada apa saja pada garis dan ruang paranada tersebut, maka anda akan dapat membaca not balok.
Observasi tangga nada
Tangga nada atau key signature sangat penting dalam bermain musik. Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Sebuah tangga nada terdiri atas 8 tingkatan. Jika anda sudah menguasai semua tangga nada maka anda akan lebih mudah lagi untuk mengeksplor not balok.
Observasi kunci musik
Tips baca not balok lainnya adalah mengobservasi kunci musik terlebiih dahulu. Pada not balok, kunci musik memiliki beragam bentuk dan diletakkan di bagian awal paranada. Fungsi dari kunci musik tersebut adalah untuk menandakan nada-nada apa saja yang dipresentasikan pada paranada. Terdapat berbagai macam kunci musik namun pada not balok yang paling sering digunakan adalah kunci G atau kunci treble dan kunci F atau kunci bas. Kunci G adalah kunci dasar yang digunakan jika anda belajar memabca not balok. Kunci G juga sangat mudah untuk dipelajari. Berbeda dengan kunci G, kunci F justru agak sedikit sulit dibandingkan dengan kunci G.
Kenali tanda nada
Tanda nada pada musik sangat bergam. Jika anda ingin lebih mahir bermain musik terutama dalam membaca not balok, maka anda harus mengenali tanda nada. Tanda nada adalah tanda yang mengindikasikan peubahan nada. Misalnya pada not balok anda menemukan tanda # atau yang disebut tanda kres atau sharp. Tanda kres ini menandakan nada tersebut naik setengah laras. Selain itu juga terdapat tanda mol atau flat yang sering ditulis dengan b. Tanda mol terebut menandakan bahwa nada turun sebesar setengah laras. Nah, tanda nada biasanya ditulis pada bagian awal paranada di samping kunci nada. Namun selain diletakkan di awal paranada, tanda nada juga dapat diletakkan di sebelah nada.
Kenali ketukan birama
Selain tanda nada, anda juga harus mengenali birama. Pertama-tama yang harus anda pahami adalah mengenai ketukan birama. Tanda ini dituliskan oleh 2 buah angka dan terletak pada bagian awal paradana yaitu bersebelahan dengan kunci. Fungsi dari ketukan birama adalah untuk menjelaskan banyaknya ketukan pada satu not. Angka yang berada di atas menunjukkan berapa banyak ketukan pada satu bar. Sedangkan angka yang berada di bawah mewakili setiap satu ketuk.
Berlatih dengan piano/organ/keyboard
Agar lebih mudah membaca not balok sebaiknya anda berlatih dahulu dengan piano/organ/keyboard. Belajar not balok ternyata lebih mudah dengan menggunakan alat musik piano/organ/keyboard, loh! Hal tersebut dikarenakan alat musik tersebut memiliki touch (yang berwarna hitam dan putih) sehingga akan mempermudah dalam mempelajari nada.
Itulah beberapa Tips Baca Not Balok. Jangan lupa untuk selalu berlatih, ya agar anda semakin mahir dalam bermusik terutama dalam membaca not balok tersebut.

 

 

Kata kunci pencarian:

cara membaca not balok, cara baca not balok, not balok, belajar not balok, cara membaca notasi balok, belajar baca not balok, membaca not balok, belajar membaca not balok, cara membaca note balok, cara baca not, 

10 Fakta Tentang Saxophone yang Wajib Anda Ketahui

KelasMusik.Com - Instrumen yang biasa mengiringi musik Jazz ini masuk dalam golongan instrumen aerphone, single-reed woodwind instrument. Tidak banyak orang yang bisa memainkan Saxophone, khususnya di Indonesia. Bagi pecinta musik Jazz pasti sudah tidak asing lagi dengan alunan suara dari instrumen Saxophone. Tidak ada salahnya jika kita mengenal lebih jauh mengenai instrumen yang satu ini untuk menambah wawasan tentang musik. Mari simak 10 fakta tentang Saxophone yang wajib anda ketahui.

Kelas Saxophone

Terdapat kelas dalam Saxophone dimana kelas ini dikelompokkan berdasarkan ukuran, fungsi dan range nada. Mulai dari yang paling kecil, ada Sopranino Saxophone, Soprano Saxophone, Alto Saxophone, Tenor Saxophone, Baritone Saxophone, dan Contrabass Saxophone.

Instrumen Tiup

Meski terbuat dari logam, Saxophone termasuk dalam instrumen tiup. Tidak seperti kebanyakan alat musik tiup lainnya, yang terbuat dari non logam misalnya kayu.

Bagian Saxophone

Pada instrument Saxophone terdapat empat bagian, yaitu mountpiece, neck, body dan bell. Masing-masing bagian sangat berperan penting dalam terbentuknya suara dan nada yang harmonis. Fakta tentang Saxophone ini sangat penting diketahui, terlebih bagi yang ingin belajar memainkan Saxophone.

Perawatan Saxophone

Merawat Saxophone agar tahan lama dan selalu siap ketika hendak dipakai ternyata tidak mudah, diperlukan perawatan yang intensif. Harus hati-hati saat memegang atau menggunakan Saxophone agar tidak terjadi benturan keras yang dapat merusak instrumen Saxophone karena beberapa bagian sangat tipis dan peka benturan.

Pembersihan Instrument Usai Digunakan

Setiap kali usai digunakan, Saxophone harus segera dibersihkan dan dikeringkan. Beberapa bagian dalam Saxophone yang basah akibat pernafasan selama dimainkan, harus dikeringkan dengan kain lap bersih yang lembut. Bagian mouthpiece harus dicuci setelah digunakan agar tetap bersih dan terhindar dari kotoran. Fakta tentang Saxophone yang satu ini mungkin jarang diketahui banyak orang.

Cara Meletakkan Saxophone Yang Benar

Dalam meletakkan Saxophone, tidak boleh sembarangan. Ada cara khusus untuk meletakkannya yaitu dengan tempat duduk khusus yang biasa disebut Saxophone Stand. Dengan alat ini, Saxophone akan berdiri bertumpu pada bagian bell. Jadi, jika dalam keadaan istirahat dimana harus berhenti bermain sebentar, pemain dapat meletakkan Saxophone pada Saxophone Stand.

Pembuat Saxophone

Saxophone pertama kali dibuat oleh Adolphe Sax pada tahun 1840, ia merupakan seorang yang berasal dari Belgia. Bermulai dari keinginannya terhadap clarinet yang dapat meniupkan octave menggunakan jari-jari tangan posisi atas dan bawah, akhirnya ia membuat sebuah instrumeny yang sesuai dengan keinginannya.

Saxophone  dalam Dunia Musik

Sejak kemunculannya pertama kali, instrument Saxophone mengalami perkembangan dan tidak langsung diterima di dunia musik. Sampai abda ke-19, instrument ini masih tidak bisa diterima oleh symphony orchestra, baru pada abad 20 Saxophone mulai diterima pada marching band militer. Hingga kini Saxophone semakin dikenal dan diterima masyarakat luas, terbukti dengan masuknya ke kancah aliran musik Jazz. Fakta tentang Saxophone menunjukkan bahwa instrument ini tidak kalah dibandingkan dengan instrument lainnya yang sudah lebih dulu ada.

Pemain Saxophone

Ada beberapa nama pemain Saxophone yang kini banyak dikenal oleh masyarakat luas yaitu Kenny G dan Dave Koz. Lagu dari Kenny G yang paling populer adalah “For ever in Love”, kedatangannya ke Indonesia pada beberapa tahu silam semakin membuat namanya dikenal khususnya oleh orang Indonesia.

Merk Saxophone Yang Terkenal

Walau ada beberapa merk Saxophone, namun merk yang paling terkenal adalah “Selmer”. Nama merk Selmer awalnya berasal dari nama seorang Perancis yang kemudian diabadikan menjadi nama merk Saxophone.

 

Kata kunci pencarian:

membuat saxophone, mengenal nada saxsofon, bahaya maen saxophone, Manfaaf alat musik sakso, mengenal saxophone, merk sax, Merk saxo, merk saxophone dave koz, merk saxophone untuk musik reggae, musik saxophone terbaik, 

Tips Membeli Saxophone Bagi Pemula

KelasMusik.Com - Memiliki saxophone sendiri barangkali lebih baik jika ingin serius belajar bermain alat musik tiup satu ini. Namun, pemula biasanya tidak begitu paham mengenai alat musik mana yang cocok untuk dipilih. Simak beberapa tips membeli saxophone berikut bila telah memutuskan ingin membeli saxophone sendiri.

1. Kenali tipe Saxophone

Bagi para pemula, barangkali akan kesulitan membedakan jenis-jenis saxophone. Sekilas orang awam seluruh jenis saxophone akan terlihat sama, padahal kenyataannya sangat berbeda. Jenis saxophone ada banyak. Yang paling populer adalah saxophone alto dan tenor, diikuti dengan bariton dan sopran.

Saxophone alto dan tenor bisa menjadi pilihan bagi pemula. Untuk anak kecil, alto barangkali alternatif terbaik. Alto membutuhkan lebih sedikit udara ketika ditiup. Letak not-notnya juga berdekatan sehingga orang-orang bertangan kecil tidak sulit menggunakannya.

Saxophone sopran lebih tinggi nadanya dibandingkan alto. Ini memang membuatnya membutuhkan lebih sedikit udara ketika ditiup, namun pemula akan kesulitan mendapatkan intonasi yang baik, khususnya saat ingin menjangkau register yang lebih tinggi. Hal serupa juga akan dialami saat memainkan saxophone bariton. Nada-nada lebih tinggi sulit didapatkan, sementara nada-nada yang lebih rendah membutuhkan banyak udara.

2. Perhatikan aspek ergonomik

Yang dimaksud dengan ergonomik di sini adalah kemudahaan saat memainkan saxophone. Bagi pemula, sebaiknya tidak memilih saxophone berukuran sangat besar. Pastikan memilih saxophone yang nyaman saat melakukan penjarian di not-notnya.

3. Sesuaikan dengan jenis musik

Beda jenis musik, beda pula tipikal saxophone yang dibutuhkan. Jika ingin memainkan musik bergenre seperti rock ‘n roll, tenor menjadi pilihan terbaik. Ada banyak repertoar yang bisa dimainkan dengan saxophone alto jika ingin memainkan musik klasik. Sementara jika ingin memainkan musik Jazz, tidak masalah apakah menggunakan saxophone alto atau tenor.

4. Sesuaikan dengan budget

Pilih saksofon bekas atau baru? Soal budget tentu berbicara. Kebanyakan para pemula tidak mempertimbangkan opsi pembelian saksofon bekas. Saksofon baru dapat meningkatkan kepercayaan diri, sebab biasanya para pemula melihat tampilan luar dan masih kurang mempersoalkan suara yang dihasilkan. Membeli saxophone baru juga menjadi jaminan tersendiri, karena kita tampaknya tidak akan perlu memberikan perawatan ekstra hingga beberapa waktu.

Namun bukan berarti tidak ada risiko membeli saxophone baru. Kualitas satu saksofon dengan yang lain mungkin saja berbeda sekalipun dari vendor yang sama. Kecenderungan perusahaan memproduksi saxophone dalam jumlah besar sangat mungkin mengorbankan kualitas. Untuk itu, pastikan membeli saxophone di toko saxophone profesional.

Bagi yang memiliki budget lebih terbatas, saxophone bekas dapat menjadi alternatif. Dari segi kualitas sebuah horn bekas sangat dimungkinkan memiliki kualitas baik, tentu jika dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya. Hal lain yang juga menarik dari saxophone bekas adalah pengerjaan dan bahannya yang berkualitas baik. Hanya saja, mengetahui bagaimana kondisi saxophone yang layak membutuhkan pengetahuan khusus. Tidak ada salahnya, mengajak orang yang sudah berpengalaman dengan alat musik tiup satu ini saat ingin membeli saksofon bekas.

5. Pilih reed yang sesuai

Para pemula biasanya memulai dari reed #1 atau #2. Reed #3 atau #4 bisa menjadi pilihan saat mulai menggunakan mouthpiece lebih terbuka dan tiupan semakin bertenaga. Dua jenis reed yang disebut terakhir ini juga memiliki setengah dari yang disebut di awal. Sekalipun demikian, tidak ada salahnya bereksperimen dengan kombinasi reed dan mouthpiece untuk mendapatkan jenis reed mana yang lebih sesuai.

6. Horn murah bagi pemula, tidak masalah

Secara umum, horn yang lebih tua dan lebih mahal kualitasnya lebih baik. Namun untuk pemula, tidak perlu harus beli horn mahal. Ada beberapa alasan mengapa sebaiknya membeli horn murah terlebih dahulu. Pertama, barangkali tidak akan digunakan dalam waktu yang lama. Kedua, tidak peduli semahal apa horn, pemula barangkali akan tetap kesulitan menghasilkan suara yang baik di tahun pertama atau kedua. Ketiga, bagian lebih penting diperhatikan adalah reed dan mouthpiece.

Itulah 6 tips membeli saxophone. Semoga bermanfaat!

Kata kunci pencarian:

harga saxophone untuk pemula, harga saxophone, jenis saxophone untuk pemula, saxophone untuk pemula, harga saksofon, jenis saxophone, harga saxophone murah dan bagus, harga saxophone bekas, jenis jenis saxophone, merk saxophone untuk pemula, 

Tips Dasar Bermain Saxophone Saxophone

KelasMusik.Com - Saxophone, alat tiup satu ini memang menjadi salah satu instrumen penting dalam genre musik seperti Jazz atau Ska. Sebagai salah satu alat musik tiup, kekuatan napas sangat penting dalam memainkan saxophone. Diperlukan juga cara yang benar dalam memainkan saxophone agar suara yang dihasilkan memuaskan. Bagi yang baru saja belajar bermain saxophone berikut beberapa tips dasar bermain saxophone yang boleh dicoba.

Pengaturan mouthpiece, reed, dan ligatur

Ligature bisa direnggangkan sedikit. Ini memuat reed lebih mudah bergetar. Jika ligatur diperkuat dengan dua baut, salah satunya bisa dilepaskan. Melepaskan salah satu yang paling dekat dengan mulut akan memberikan efek positif terhadap suara. Reed bisa dinaikkan dan diturunkan sedikit. Misalnya, menaikkan reed sekitar 1mm ke atas bisa membuat seseorang lebih mudah membunyikan saxophonenya. Begitu juga, ligatur bisa diturunkan jika dibutuhkan.

Sedikit eksperimen mungkin akan berarti. Coba gunakan reed yang berbeda untuk saxophone, misalnya menggunakan reed Tenor saxophone pada Alto saxophone, atau menggunakan reed Bariton pada Tenor Saxophone. Ada pemain saxophone terkenal yang telah bereksperimen dengan ini.

Penjarian (fingering)

Belajar bagaimana cara bermain saxophone dengan baik berarti membutuhkan kerja keras untuk meningkatkan kemampuan penjarian. Perlu diingat, bunyi saxophone dihasilkan dari getaran reed. Suara ini kemudian bergetar ke seluruh saxopone. Jika saxophone dipegang terlalu ketat, efek getarannya akan berkurang. Karena itu, tekanlah key dengan ringan. Cara ini juga akan menjaga agar key tidak rusak.

Luangkan waktu untuk melakukan latihan penjarian. Latihan-latihan ini perlu didesain agar bisa berlatih membunyikan nada-nada berbeda. Memang akan sulit pada awalnya, namun hasilnya akan menjadi reward tersendiri ketika sudah mulai mampu memindahkan nada dengan cepat tanpa ada masalah dengan bunyi yang dihasilkan.

Efek suara pada saxophone

Ada beberapa efek yang bisa dipelajari untuk membuat suara yang dihasilkan menjadi lebih baik. Secara alami, seseorang juga akan mulai memasukkan efek-efek ini seiring dengan semakin berkembangnya permainan saxophone.

Beberapa lagu membutuhkan efek-efek semacam ini, jadi tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk melatih efek-efek tersebut. Beberapa efek yang bisa dipelajari adalah:

  • Tonguing, menyentuh reed dengan lidah saat bermain di antara not-not.
  • Slurring, memainkan skala dari atas ke bawah atau sebaliknya tanpa jeda.
  • Growling, bersenandung ketika meniup saxophone.
  • Honking, membuat saxophone bersuara seperti angsa.
  • Slaptongue, membuat suara meletup.
  • Flutter Tongue, seperti efek growling namun dibuat dengan menggunakan lidah.
  • Note bending, membunyikan sebuah nada kemudian menurunkan atau menaikkannya.

Pelajari cara membuat efek-efek tersebut dan gunakan dalam permainan. Namun, jangan berlebihan dalam menggunakannya.

Merawat saxophone

Bisa dibilang saxophone merupakan salah satu alat musik yang rentan kerusakan. Kalau tidak dirawat dengan baik, saxophone akan lebih mudah rusak. Pisahkan bagian-bagian saxophone setelah digunakan dan bersihkanlah.

Bersihkan bagian-bagian antara key pad dengan lubang nada untuk menghilangkan air atau embun. Lepaskan dan bersihkan mouthpiece. Lepaskan juga reed. Jangan pernah mengangkat saxophone selain dengan memegang bagian bell. Pastikan tidak mengangkat di bagian neck (leher). Neck merupakan bagian yang sangat penting. Bagian ini yang membentuk suara. Jika neck rusak, mau tidak mau harus membeli yang baru.

Berlatih, berlatih, dan berlatih!

Pada akhirnya tidak ada tips menguasai sesuatu yang tidak menekankan latihan. Hal yang sama berlaku juga dalam memainkan saxophone. Seseorang hanya bisa berkembang jika berlatih secara rutin. Pastikan berlatih rutin. Tips dasar bermain saxophone di atas tidak akan berarti tanpa latihan yang rutin. Artinya, lebih baik berlatih setengah jam setiap hari daripada berlatih berjam-jam seminggu sekali. Selalu tetapkan target realistis dalam jangka waktu pendek agar bisa diketahui seberapa jauh perkembangan permainan.

 

Kata kunci pencarian:

kunci saxophone, kunci nada saxophone, belajar saksofon, cara main saxophone, Cara memainkan saksofon, cara belajar saxophone, kunci nada saxophone alto, kunci saksofon, tangga nada saxophone, cara meniup saxophone, 

Manfaat Kursus Saxophone

Manfaat Kursus Saxophone

KelasMusik.Com – Siapa yang tak kenal dengan alat musik Saxophone?. Seperti yang kita ketahui saxophone merupakan jenis alat musik tiup yang umumnya digunakan dalam acara- acara besar seperti orchestra , konser musik, pagelaran dan lain sebagainya. Saxophone juga acap kali diperdengarkan pada iringan musik jazz dan swing. Alunan merdu yang khas dari suara saxophone membuat setiap orang yang mendengarnya akan selalu merasa nyaman dan tenang. Alat musik saxophone tak hanya mampu mengiringi jenis musik yang slow dan bernuansa sendu saja, musik dengan beat yang cepat juga bisa diiringi dengan alat musik tiup ini. Dilihat dari historinya, alat musik Saxophone ditemukan kurang lebih 160 tahun yang lalu oleh seorang musisi berdarah Belgia bernama Anoine Joseph dan pada tahun 1846 alat musik ini diresmikan dan dipatenkan untuk pertama kalinya.

Ilham Pamuji Saxophone KelasMusik
Belajar Saxophone, Apakah Sulit?
Tak ada jenis alat musik di dunia ini yang tak bisa dipelajari, khususnya alat musik Saxophone. Sama seperti mempelajari jenis alat musik lainnya, belajar alat musik Saxophone juga membutuhkan teknik- teknik dasar yang perlu Anda ketahui. Beberapa teknik belajar saxophone yang harus dikuasai diantaranya Embouchure, Tounguing, breathing (teknik pernapasan) dan lain sebagainya. Cukup mudah jika Anda benar- benar mau berlatih dalam memainkannya!

 
Pentingkah Kursus Saxophone Itu?
Salah satu kiat dalam membantu Anda berlatih memainkan saxophone adalah dengan mengikuti kursus saxophone. Manfaat kursus saxophone tentu sangatlah besar. Selain dididik oleh para tenaga pengajar yang profesional dan berbakat, Anda juga berkesempatan menjadi pemain Saxophone yang lihai. Kursus saxophone juga terbilang sangat efisien. Anda tak perlu berlatih secara ododidak yang sejatinya membutuhkan waktu yang tidak sedikit, bahkan jika Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari teorinya, Anda tidak memiliki seseorang yang dapat membeikan solusi dan memecahkan masalah Anda jika cara belajar Anda dilakukan secara otodidak.

 
Kursus saxophone biasanya dilengkapi dengan sertifikat yang tentunya sangat membantu Anda dalam karir Anda di masa yang akan datang. Kursus saxophone biasanya bersifat formal course yang artinya setiap teori dan praktik yang diajarkan sesuai dengan kaidah yang berlaku dan dapat diperatanggung jawabkan. Dilihat dari segi efisiensi, belajar saxophone melalui kursus saxophone bisa dibilang sangat efisien. Jam berlatihnya terstruktur dan mayortitas kursus alat musik dapat disesuaikan dengan aktivitas kerja Anda. Bahkan beberapa dari mereka ada yang menawarkan course at home yang memungkinkan tenaga pengajarnya datang ke rumah Anda dan melatih Anda bermain saxophone secara pribadi.

 
Apa Saja yang Diajarkan dalam Sebuah Kursus Saxophone!
Teknik dasar hingga teknik profesional diajarkan dalam sebuah kursus saxophone. Teknik dasar yang diajarkan dalam kursus saxophone diantaranya embouchure, tounging dan breathing. Embouchure berasal dari bahasa Perancis yang berarti mulut sungai. Teknk ini mendeskripsikan formasi antara rahang, otot- otot sekitar mulut, rahang, gigi dan bibir. Hal ini tentu akan mempengaruhui kestabilan Anda dalam meniup Saxophone. Jika dilakukan dengan baik, teknik ini akan menghasilkan tone yang baik sehingga Anda mampu mengontrol setiap bunyi yang keluar. Teknik dasar lain yang tak kalah penting adalah tounge. Teknik ini direalisasikan dengan cara menyentuhkan ujung lidah dengan ujung reed, sambil mengucapkan kata “dah” sesaat ketika ujung lidah menyentuh ujung reed. Teknik breathing ( teknik pernapasan ) juga tak kalah penting. Teknik ini memungkinkan Anda mengontrol intensitas pernapasan selama memainkan alat musik Saxophone. Selain dalam bentuk teori, teknik – teknik tersebut juga diajarkan dalam bentuk praktik. Nah, setelah Anda tahu beberapa manfaat kursus saxophone di atas, apakah Anda berminat untuk bergabung dengan Les/ Kursus Saxophone Bandung di Kelas Musik?

 

Kata kunci pencarian:

belajar saxophone, cara memainkan saxophone, belajar saxophone otodidak, manfaat dari saksofon, mengapa perlu belajar saxophone,