5 Pemain Saxophone Pria Terbaik Indonesia Hingga Saat Ini

KelasMusik.Com – Ada banyak sekali pemain saxophone pria terbaik Indonesia yang mungkin nama-namanya dikenal hingga luar negeri. Ini membuktikan bahwa masih banyak sekali talent berkualitas di bidang musik. Nah, buat Anda yang belum mengetahui tentang para pemain saxophone terbaik di Indonesia, berikut ini adalah nama-namanya:

belajar saxophone kelas musik

Damez Nababan

Apabila Anda sering melihat acara televisi The Comment di .NET TV, tentu sudah kenal dengan pemain saxophone pria yang satu ini. Selain memiliki wajah yang rupawan, ternyata Damez Nababan juga dianugerahi skill bermain saxophone yang hebat.

Pria yang lahir pada 18 November 1988 di Batam ini, memiliki banyak sekali prestasi dengan permainan saxophone yang dimilikinya. Setidaknya selama 11 tahun terakhir, ia telah wara-wiri di beragam pertunjukan musik. Adapun beberapa prestasi yang pernah diraihnya adalah sebagai berikut.

Tahun 2006

  1. Juara 2 Indie Music
  2. Juara 2 Yamaha Asean Beat di Yogyakarta dan Semarang

Tahun 2007

  1. Juara 1 SMAN 2 Music Festival
  2. Juara 1 Yamaha Asean Beat kategori Favorite Band

Tahun 2009

  1. Juara 1 Yamaha Asean Beat wilayah Jakarta
  2. Juara 1 Yamaha Asean Beat tingkat Nasional
  3. Juara 1 Tokyo Band Summit vs Asean Beat di Jepang

Tahun 2010

  1. Mendapatkan predikat sebagai The Best Player Unlimited Band di Bandung

Tak hanya itu saja, pemain saxophone pria terbaik di Indonesia ini juga telah malang melintang di dunia internasional. Bahkan ia berkolaborasi dengan saxophonist terkenal lain seperti Nicky Manuputty, Bayu Isman, dan Tommy Pratomo. Kolaborasi 4 saxophonist tersebut tergabung dalam acara Saxx in the City.

Dennis Junio

Pemain saxophone pria terbaik Indonesia selanjutnya adalah Dennis Julio. Pria yang satu ini lahir pada tanggal 28 Juni 1993 di Jakarta. Sebagai pemain saxophone terkenal, ia telah menekuni dunia musik sejak usia 3 tahun. Pada saat itu, alat musik yang dimainkan adalah biola dan piano klasik.

Menginjak usia remaja, ia tertarik dengan musik saxophone hingga terkenal seperti sekarang. Dengan bakat bermusik sejak kecil, tak heran namanya mulai diperhitungkan di dunia musik. Bahkan sejak usia 15 tahun, Dennis dinobatkan menjadi musisi termuda dalam acara Jazz Festival di Taiwan. Semenjak itu pulalah tampil pada banyak pergelaran musik di Indonesia hingga luar negeri.

Embong Rahardjo

Untuk Anda yang tertarik dengan musik saxophone, pasti sudah sangat familiar dengan nama yang satu ini. Ya, Embong Rahardjo merupakan pemain saxophone legendaris di Indonesia. Pria ini lahir pada tanggal 26 Januari 1950 di Solo.

Meskipun saat ini Embong Rahardjo telah meninggal, yakni pada tanggal 30 November 2001 di Jakarta, namun pengaruhnya di dunia musik Jazz Indonesia terbilang sangat besar. Setidaknya ia telah mengeluarkan album Jazz sebanyak 12 buah album mulai dari tahun 1976 hingga 2000. Demi mengenang jasa-jasanya di dunia musik Jazz, pada tahun 2002 diterbitkan sebuah album kompilasi musik terbaik karya Embong Rahadjo yang berjudul In Memory of Embong Rahardjo.

Dengan album-album tersebut, Embong Rahardjo memenangkan berbagai penghargaan baik dari Indonesia hingga luar negeri.

Rivan Christian

Nama yang satu ini memang belum begitu terkenal apabila dibandingkan dengan pemain-pemain saxophone di atas. Namun dengan kemampuan bermain saxophone yang ia miliki, banyak orang yang yakin bahwa pria ini memiliki bibit untuk menjadi saxophonist terkenal Indonesia.

Nama Rivan Christian sendiri terkenal semenjak ia melakukan cover lagu dengan saxophone yang dimilikinya. Ada banyak sekali lagu Indonesia dan luar negeri yang dicover olehnya. Uniknya, dalam bermain saxophone, ia juga kerap mengombinasikan permainan saxophone dengan musik reggae.

Sebenarnya selain empat nama di atas, masih ada beberapa saxophonist yang kerap menghiasi belantika musik Jazz tanah air. Mereka adalah Yuyun George, Didiek S.S.S., Paulus Cucuripet, Nicky Manuputty, hingga Maryono. Itu dia sedikit ulasan tentang pemain saxophone pria terbaik Indonesia.

 

Kata kunci pencarian:

saxophone indonesia, instrumen saxophone terbaik, lagu Indonesia yang pake saxophone, pemain saxophone indonesia, pemain saxophone modern, pemain saxophone terbaik indonesia, Pemain saxophone terkenal, pemain saxshopone indonesia, urutan pemain saxophone terbaik versi downbeat magezine, 

3 Pemain Saxophone Wanita Terbaik Indonesia dengan Bakat Luar Biasa

KelasMusik.Com – Dalam belantika musik tanah air, terdapat beberapa pemain saxophone wanita terbaik Indonesia yang patut diperhitungkan bakatnya. Tak hanya itu saja, apabila dibandingkan dengan pemain saxophone pria, saxophonist wanita lebih menarik perhatian. Mengapa? Karena selain jumlahnya yang sedikit, saxophonist wanita pun lebih menarik untuk dipandang karena cantik dan tentunya memiliki sebuah bakat istimewa dalam bermain alat musik saxophone.

Berbicara mengenai pemain saxophone wanita terbaik di Indonesia, ada nama-nama yang akan diulas pada kesempatan kali ini. Bagi Anda yang mengikuti perkembangan musik Jazz, mungkin telah familiar dengan nama-nama berikut ini. Siapa sajakah mereka?

Ratna Mestikasari Putri

Ya, siapa yang tak kenal dengan nama saxophonist wanita yang satu ini? Dalam beberapa tahun belakangan namanya kian sering menghiasi gelaran musik Jazz tanah air. Sebagai informasi, awal mula Ratna menyukai saxophone adalah karena ia tertantang untuk memainkan alat musik yang satu ini. Pasalnya saxophone bukanlah alat musik yang mudah dimainkan. Selain itu, jumlah pemain saxophone wanita di Indonesia juga terbilang sangat sedikit.

Sebenarnya bakat Ratna Mestikasari Putri dalam bermain musik sudah terlihat sejak berusia 7 tahun. Ratna bahkan juga piawai dalam memainkan alat musik seperti gitar, piano, biola, gamelan, dan drum. Namun di antara berbagai alat musik tersebut, hanya saxophone lah yang sangat dicintainya.

Ia pertama kali mengenal saxophone saat masih kelas 3 SMP. Baginya, saxophone sangat penting di hidupnya. Bahkan setelah menikah pun, Ratna mengungkapkan ia lebih mencintai saxophone dibandingkan suaminya sendiri.

Sistha Anindya

Nama Sistha Anindya pertama kali dikenal luas oleh publik saat dirinya mengikuti ajang pencarian bakat di salah satu televisi nasional. Dari acara itulah, wanita yang akrab disapa Andin ini mulai dikenal sebagai pemain saxophone wanita terbaik Indonesia. Ia kerap hadir bersama grup band Suddenly September, yang terbentuk pada tahun 2005, di beberapa festival musik Jazz Indonesia.

Hadirnya Andin sebagai pemain saxophone tentu semakin mewarnai nuansa musik Indonesia. Meskipun apabila dibandingkan dengan Ratna Mestikasari Putri, kiprah Andin di dunia musik tanah air masih kalah, namun tetap saja ia telah memiliki banyak penggemar, terutama para pencinta musik Jazz.

Tissa Tavini

Bagi wanita yang akrab disapa Tissa ini, bermain alat musik merupakan sebuah hobi yang tak ada duanya. Pasalnya ia sudah mencintai musik sejak masih kecil. Bahkan Tissa kerap memainkan gitar, piano, biola, hingga alat musik lain secara otodidak hingga akhirnya ia memutuskan untuk mendalami musik di SMM (Sekolah Menengah Musik).

Pada awalnya, niatan Tissa untuk belajar musik sempat ditentang oleh orang tuanya karena stigma pemusik yang buruk. Namun akhirnya Tissa meyakinkan orang tuanya hingga sekarang ia telah menjadi seorang saxophonist. Sebenarnya kecintaannya pada alat tiup saxophone diawali saat ia melihat sebuah drama Korea yang menampilkan scene di mana pemain utamanya memainkan sebuah saxophone dengan suara merdu. Dari sinilah kemudian Tissa mulai tertarik belajar saxophone.

Hal yang membuat Tissa sangat mencintai saxophone adalah karena menurutnya alat musik tiup tersebut dapat mengeluarkan suara yang seksi. Nada-nada yang dapat dihasilkan oleh saxophone pun sangat flexibel, mulai dari nada yang energik, galau, hingga galak sekalipun.

Dari sinilah kemudian banyak pihak yang meliriknya untuk melakukan live perform reguler baik di cafe ataupun hotel. Setidaknya jadwalnya sangat bermain musik sangat padat hingga saat ini. salah satu penampilan yang sangat berkesan bagi Tissa adalah saat ia dapat manggung bersama dengan Shakey Band di Prambanan Jazz tahun 2017 lalu.

Dengan hadirnya saxophonist wanita, maka diharapkan dapat memotivasi perempuan lain di Indonesia untuk menekuni bidang yang sama. Itu dia beberapa pemain saxophone wanita terbaik Indonesia.

 

Kata kunci pencarian:

Sista saksofon, musisi saxophone cewek indonesia, sistha anindya saxophone, saxaphon perempuan indonesia, pemain trumpet perempuan indonesia, pemain saxophone indonesia perempuan, pemain saxophone cantik, nama pemain saxophone wanita Indonesia, nama pemain saxophone wanita, vedio andin seksi pemain saxophon, 

4 Cara Merawat Saxophone Yang Baik dan Benar

KelasMusik.Com – Cara merawat saxophone – Bermain alat musik saxophone tentu sangat menyenangkan. Namun Anda harus mengetahui dan mencoba mempelajari setiap aspek yang berkaitan dengan saxophone yang Anda mainkan. Salah satu hal yang perlu Anda pelajari adalah bagaimana Anda merawat dan menjaga saxophone agar selalu dalam kondisi prima dan mampu menghasilkan suara yang tetap enak terdengar di telinga. Perawatan saxophone harus rutin Anda lakukan, karena alat musik ini cukup sensitif dengan bagaimana cara Anda memakainya.

Untuk merawat saxophone, Anda harus cukup hati-hati pada saat Anda akan membongkarnya lebih lanjut. Apabila Anda tidak berhati-hati, maka komponen saxophone bisa menimbulkan baret dan akan berpotensi merusak kualitas suaranya. Yuk simak tips merawat saxophone yang baik dan benar!

1. Gunakan Minyak Khusus Saxophone

Salah satu cara merawat saxophone yang paling utama adalah dengan menggunakan minyak yang telah diformulasikan khusus untuk saxophone. Dengan menggunakan sembarang minyak, maka Anda bisa berpotensi membuat lapisan luar dari saxophone mengelupas. Selain itu, Anda juga bisa membuat pemasangan tiap bagian pada saxophone menjadi lebih susah.

Salah satu bagian yang perlu Anda perhatikan dan perlu untuk diberi minyak adalah pada bagian Neck Cork. Minyak yang dianjurkan untuk digunakan adalah minyak khusus Oil Cork Grease yang disiapkan khusus agar mempermudah Anda melakukan pemasangan dan melepaskan bagian mouthpiece pada Neck Cork dari saxophone Anda.

Agar key tetap mudah untuk dimainkan dan tidak berdecit, maka Anda juga perlu menggunakan sedikit key oil pada bagian key post. Penggunaan key oil yang terlalu banyak juga tidak baik bagi saxophone, karena akan menimbulkan tumpukan minyak didalamnya. Pastikan Anda meneteskannya sedikit demi sedikit, agar tidak menimbulkan penumpukan minyak.

2. Gunakan Lap Khusus Saxophone

Salah satu bagian yang sensitif dan rentan terhadap baret adalah bagian dari body pada Saxophone Anda. Hal paling utama yang bisa membuat body saxophone baret adalah dengan menggunakan lap kasar. Cara yang benar untuk menjaga agar body saxophone agar tidak baret adalah pertama kali Anda harus menggunakan Oil Sax Monster Swab. Gunakan secara perlahan dan bertahap, lakukan terus sampai body saxophone bersih dan kering.

3. Gunakan Lacquer Untuk Bagian yang Mulai Pudar

Apabila warna dari saxophone Anda mulai terlihat pudar, maka Anda bisa mengandalkan cairan silver polish. Dengan menggunakan cairan silver polish, kerak yang menempel pada body saxophone bisa terangkat dan mengembalikan kilau asli dari saxophone. Anda juga harus berhati-hati dalam menggunakan silver polish, karena apabila terlalu sering Anda menggunakannya, lapisan asli saxophone bisa ikut terangkat dan merusak keseluruhan dari body saxophone.

Namun untuk saxophone yang berwarna emas, maka Anda bisa menggunakan cairan lacquer polish agar kilau emasnya tetap terjaga. Perlu diperhatikan bahwa cairan lacquer polish tidak boleh sampai masuk pada celah yang ada pada key, karena bisa membuat key note akan mengeluarkan suara decit ketika Anda mainkan.

4. Simpan Saxophone pada Tempat yang Baik

Salah satu cara merawat saxophone yang paling utama adalah dengan menyimpan alat musik tersebut pada tempat khusus. Ada banyak tas khusus saxophone yang dijual pada toko musik. Tas khusus saxophone memiliki lapisan padding yang cukup tebal, sehingga saxophone Anda akan aman dari benturan ringan yang mungkin terjadi saat Anda membawanya berpergian. Selain itu, biasakan juga untuk tidak terus-terusan menyimpan saxophone di dalam tas, karena kelembapan bisa merusak kualitas suara dari saxophone Anda.

 

Demikianlah cara merawat saxophone yang baik dan benar. Pastikan melakukanya dengan baik dan benar pada saxophone Anda untuk menjaga kondisi agar tetap terjaga dan terawat.

Apa Saja Aksesoris Saxophone dan Manfaatnya?

KelasMusik.Com –Hampir sama dengan alat musik lainnya, saxophone juga memiliki aksesoris tersendiri. Aksesoris saxophone tentunya bukan berfungsi sebagai hiasan atau pemanis saja, akan tetapi memiliki fungsi dan manfaat tersendiri. Saxophone sendiri merupakan instrumen musik yang masih tergolong pada aerophone. Saxophone kali pertama dikembangkan pada tahun 1840 oleh Adolphe Saksofon. Seorang berkebangsaan Belgia tersebut mulai mengembangkan saxophone ketika bekerja di toko peralatan milik ayahnya di Brussels. Ia mengembangkan alat musik tiup yang terbuat dari kuningan yang lebih lincah dibandingkan dengan alat musik tiup dari kayu. Prioritasnya adalah pengembangan dari alat musik klarinet yang dapat lebih merentangkan oktaf.

 

Dalam perkembangannya kini, saxophone memiliki beberapa aksesoris pendukung. Nah kira-kira apa sajakah aksesoris saxophone tersebut? Berikut ulasannya.

 

Mouthpiece

Ketika membeli sebuah saxophone, biasanya sudah termasuk dengan mouthpiece. Mouthpiece bawaan dari saxophone sebetulnya sudah cukup baik jika hanya digunakan untuk belajar saja. Akan tetapi jika saxophohne tersebut buatan Taiwan ataupun Cina, biasanya kualitasnya kurang konsisten. Umumnya banyak yang merekomendasikan untuk menggunakan mouthpiece merek Yamaha (4c atau 5c0 atau merek Rico (A3 atau A5). Manfaat mouthpiece sendiri dapat dikatakan sebagai sumber suara. Udara yang ditiupkan dari mulut kali pertama akan melewati mouthpiece dan diubah menjadi sumber suara. Jika mouthpiece tersebut jelek, maka suara yang dihasilkan pun akan jelek pula.

Reed

Selain mouthpiece, aksesoris saxophone yang lainnya adalah reed. Reed ini letaknya menempel pada mouthpiece. Fungsinya sendiri adalah untuk mengatur banyaknya udara yang masuk dari mulut ke dalam saxophone. Reed inilah yang akan mengatur berat atau ringannya tiupan yang dilakukan. Sebaiknya ketika belajar bermain saxophone, anda menyiapkan lebih dari satu reed. Pemakaiannya pun sebaiknya dirotasi setap kali berlatih agar lebih awet. Lebih bagus lagi apabila reed tersebut diberi nomor untuk memudahkan mengingat urutan rotasinya.

Ligature

Ligature merupakan perangkat pendukung bagi mouthpiece dan juga reed. Manfaat penggunaan ligature adalah untuk mengikat reed dan juga mouthpiece agar tidak terlepas. Ligature menjadi aksesoris yang cukup penting dalam menghasilkan tone yang mantap. Beberapa manfaat ligature lainnya adalah:

  • Tone menjadi lebih presisi dan focus.
  • Tone juga menjadi lebih lebar gemuk.
  • Suara saxophone lebih bright tapi tetap warm.
  • Intonasi menjadi lebih stabil, terlebih ketika bermain fingering dengan cepat atau easy staccato.
  • Terakhir adalah easy blowing.

Cork Grease

Aksesoris satu ini berupa minyak yang memiliki manfaat unutk melicinkan gabus pada neck saxophone. Jika gabus pada neck sedikit lebih licin, maka akan lebih mudah ketika memasukan mouthpiece. Cork grease juga dapat digunakan di ujung neck jika neck sedikit sulit dimasukan ke dalam bodi. Jika dalam keadaan mendesak, dan kebetulan tidak ada cork grease, dapat juga menggunakan vaseline.

 

Sikat Pembersih

Seperti namanya, sikat pembersih ini berfungsi untuk membersihkan saxophone. Sikat ini dapat berupa pad saver (semacam kemoceng) ataupun cleaning swab ( kain yang diikat dengan tali). Untuk membersihkan mouthpiece sebaiknya menggunakan sikat yang memang khusus untuk mouthpiece, begitupula untuk neck saxophone.

 

Strap

Strap atau tali pengikat berfungsi untuk mengaitkan saxophone ke badan si pemain saxophone tersebut. Dalam menggunakan strap, pastikan menyetelnya dengan nyaman sehingga cukup untuk membagi beban saxophone dengan pundak atau leher, sehingga jempol kanan dapat dengan leluasa mengarahkan alat.

 

Nah itulah berbagai aksesoris saxophone yang biasa digunakan. Aksesoris lainnya adalah powder paper untuk membersihkan pads yang lengket dan juga cushion untuk melindungi bagian atas mouthpiece dari getaran gigi. Semoga bermanfaat.

Kata kunci pencarian:

apa fungsi ligature pada saxophone, 

Cara Meniup Saxophone Menggunakan Teknik Dasar

KelasMusik.Com – Cara meniup saxophone – Saxophone merupakan alat musik tiup yang membutuhkan tenaga untuk membunyikannya. Memang untuk bermain saxophone, Anda harus tahu cara-caranya. Jika tidak saxophone yang Anda tiup tidak akan berbunyi indah atau bahkan tidak ada iramanya samasekali. Saxophone sendiri ditemukan oleh Adolphe Sax. Pada tanggal 20 Maret 1846, saxophone oleh Adolphe didaftarkan hak paten nya. Saat dikenalkan ke masyarakat jenis saxophone yang dikenalkan adalah saxophone dengan jenis C bass. Yang memperkenalkan saxophone ini adalah Hector Belioz. Di Indonesia sendiri saxophone digunakan untuk aliran musik Ska. Band tipe-x merupakan salah satu band yang mengusung aliran Ska ini. Jika Anda mendengarkan setiap lagu Tipe-x, alunan saxophone sangat terdengar jelas. Bagi Anda yang ingin belajar saxophone, simak cara meniup saxophone berikut ini :

 

Embouchure

Untuk bisa meniup saxophone dengan baik tentunya Anda harus memahami teknik dasarnya terlebih dahulu.  Teknik dasar ini akan menggambarkan bagaimana formasi dari bibir, gigi, rahang dan juga otot yang ada di sekitar mulut Anda ketika Anda akan meniup saxophone.  Formasi bibir, gigi, rahang dan juga otot sekitar mulut secara alamiah memang akan mampu menghasilkan suara yang baik. Namun untuk bisa menghasilkan suara yang indah diperlukan formasi yang tepat. Formasi yang kurang tepat dalam meniup saxophone ini adalah bibir bagian bawah terlalu menempel di gigi. Kesalahan kedua adalah jangan biarkan bibir bawah terlalu menekan mouthpiece. Cara meniup saxophone yang benar adalah tetap menyentuh bagian peniup saxophone atau reed namun jangan terlalu menempel.

Perhatikan Teknik Untuk Lidah

Selain mulut, kini Anda harus memperhatikan untuk bagian lidah. Lidah juga termasuk dalam teknik dasar bermain saxophone.  Lidah berperan dalam pemberian aksen untuk mampu memberikan suara melalui mouthpiece. Jika mouthpiece diberikan udara maka suara pun akan keluar.  Untuk bisa meniup saxophone dengan benar dan indah, Anda bisa meletakkan ujung lidah di bagian ujung reed. Ketika bagian ujung reed dan ujung lidah bertemu, cobalah untuk mengeluarkan kata “dah”.

Pernapasan

Teknik inilah yang penting. Untuk bisa meniup dan memainkan saxophone, Anda harus bisa mengatur pernapasan sedemikian rupa sehingga alunan yang keluar tidak menjadi setengah-setengah. Bisa Anda bayangkan ketika sedang meniup saxophone, Anda kehabisan napas maka alunan saxophone Anda menjadi terputus. Teknik pernapasan ini tidak hanya berlaku saat memainkan saxophone saja, namun juga saat Anda belajar teknik vokal. Saat melatih teknik vokal, Anda pun harus belajar tentang teknik pernapasan ini. Untuk bisa bermain dengan baik menggunakan saxophone ini, Anda harus mampu membagi ruang yang ada di paru-paru Anda. Paru-paru manusia memiliki dua ruangan. Yang pertama adalah ruang dada dan yang kedua adalah ruang abdominal. Saat Anda bernapas seperti biasa, Anda akan menggunakan ruang dada. Sedangkan ruang abdominal adalah ruang yang letaknya ada di bawah paru-paru.

Orang yang belajar saxophone harus mampu belajar latihan pernapasan perut bagian bawah. Para penyanyi pun juga harus begitu. Saxophonist harus belajar pernapasan perut bagian bawah agar dia mempunyai udara yang cukup untuk bernapas, memiliki kekuatan dan daya tahan untuk bisa mengontrol alat saxophone nya. Bisa dikatakan teknik pernapasan inilah yang penting. Untuk bisa bernapas menggunakan diafragma, Anda harus belajar bernapas dengan menggunakan perut bagian bawah agar kapasitas udara yang Anda dapatkan cukup, memiliki tenaga dan daya tahannya cukup untuk bisa melakukan pengontrolan alat tiup pada saxophone.

 

Demikianlah cara meniup saxophone dengan baik dan benar, jika Anda sudah memahami teknik dasarnya maka berlatih saxophone tidak akan sesulit yang Anda bayangkan.

Kata kunci pencarian:

bagaimana cara memainkan alat musik saxophon, Cara memainkan alat musik saxophon, Cara memsinkan saxo, 

Jual Saxophone Bandung Berkualitas dan Elegan dengan Harga Terjangkau

KelasMusik.Com –  Jual saxophone Bandung – Saxophone merupakan alat musik yang cara memainkannya dengan ditiup. Jika Anda ingin tantangan dalam memainkan alat musik, Anda bisa belajar saxophone. Hal itu dikarenakan bermain saxophone memerlukan teknik khusus dan pernapasan yang baik. Saxophone dalam konser musik selalu digunakan bahkan banyak dibutuhkan. Tidak semua orang bisa bermain saxophone dengan baik dan benar. Berbeda halnya dengan gitar yang bisa dipelajari dengan cara otodidak, saxophone harus diajarkan oleh orang yang ahli. Selain itu, hanya saxophone yang berkualitas saja yang bisa menghasilkan suara bagus dan merdu. Oleh sebab itu jangan asal dalam memilih saxophone. Salah satu saxophone yang bisa Anda gunakan dan memiliki suara yang bagus adalah KM Saxophone.

 

Detail KM Saxophone

Sebelum Anda membeli barang atau sesuatu, sebaiknya Anda mengetahui detail dari barang yang akan Anda beli tersebut. Sebagai rekomendasi, Anda bisa membeli saxophone di Kelas Musik. Memang selama ini Kelas Musik lebih dikenal sebagai tempat untuk les bermain alat musik. Namun kini Anda pun bisa membeli beberapa alat musik seperti gitar, biola dan saxophone di Kelas Musik. Jika Anda membeli alat musik di Kelas Musik, Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan. Simak beberapa keuntungan yang Anda dapatkan jika membeli saxophone di Kelas Musik :

  1. Saxophone dengan Desain yang Elegan

Selama ini mungkin Anda hanya melihat saxophone dengan warna yang didominasi dengan warna emas. Namun Kelas Musik, jual saxophone Bandung merek KM dengan warna yang didominasi oleh black gold. Warna tersebut merupakan warna yang elegan dan jarang ada orang yang memiliki saxophone dengan warna tersebut. Tidak hanya warna saja yang elegan, namun desain nya pun sangat elegan. Desain yang elegan dan ditunjang dengan warna yang elegan membuat KM Saxophone begitu menggoda. Tidak hanya luaran nya saja yang elegan namun saxophone tersebut juga berkualitas. KM Saxophone dibuat masih sama oleh satu pabrikan dengan brand saxophone ternama di dunia. Pembuatannya pun dilakukan dengan cara handmade sehingga setiap bagian dibuat dengan sangat hati-hati.

  1. Melayani Pembelian di Seluruh Indonesia

Meskipun Kelas Musik berdomisili di Bandung dan transaksinya dilakukan dengan cara COD di Bandung, namun Kelas Musik ini juga melayani pembelian di seluruh Indonesia. Transaksi yang dilakukan dengan cara COD khusus Kota Bandung akan dibebaskan ongkosnya atau free ongkir. Untuk pembeli dari luar Kota Bandung, pembelian bisa melalui website Kelas Musik dan pembayarannya melalui transfer rekening BCA. Nantinya produk saxophone akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi TIKI.

  1. Kelengkapan Saxophone

Setiap unit saxophone yang dijual kadang tidak dilengkapi dengan alat-alat pelengkapnya seperti strap, reed, mouthpiece dan lain-lain. Sehingga jika Anda ingin memainkan saxophone tersebut, Anda harus membeli kelengkapannya terlebih dahulu. Anda pun harus mengeluarkan biaya kembali ketika harus membeli alat-alat tersebut. Namun jika Anda membeli saxophone di Kelas Musik. Kelengkapan dari saxophone tersebut sudah lengkap seperti reed, strap dan juga mouthpiece. Sehingga Anda tinggal memainkannya.

  1. Harga Bersahabat

Untuk mendapatkan saxophone bagus, berkualitas dan kelengkapannya lengkap, Anda cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp 5.500.000 saja untuk Type Original. Harga tersebut merupakan harga promo dan jika harga sudah normal harga menjadi Rp 6.000.000. Harga promo tersebut sudah termasuk dengan case kotak saxophone. Harga KM saxophone di Kelas Musik sangat bersahabat dan terjangkau bukan?.

 

Kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk membeli saxophone atau alat musik lainnya melalui Kelas Musik. Kelas Musik melayani jual saxophone Bandung maupun berbagai macam alat musik di seluruh wilayah di Indonesia.

Hubungi CP:

line : samueladinugraha / nely.lee

WA/sms : 087822780027

 

Kata kunci pencarian:

toko saxophone bandung, 

5 Keuntungan Baca Not Balok untuk Menjadi Musisi Sejati

KelasMusik.Com –  Seperti yang kita ketahui bahwa not balok atau partiture adalah salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mempelajari musik. Namun ternyata masih banyak juga orang yang suka bermain musik tetapi belum bisa membaca not balok. Nah, berikut ini 5 Keuntungan Baca Not Balok.

Dapat memainkan semua lagu

Salah satu keuntungan dari 5 keuntungan baca not balok adalah dapat memainkan semua lagu. Di sini berarti anda dapat bermain lagu genre apa saja.  Misalnya anda dalam sebuah pentas musik lalu anda diminta untuk memainkan lagu lain, maka anda akan mudah untuk memainkan lagu tersebut dibandingkan orang yang tidak bisa membaca not balok. Hal ini tentunya sangat menguntungkan jika anda seorang pemusik yang sering tampil dari satu panggung ke panggung lainnya. Oleh sebab itu anda tidak akan terpatok oleh beberapa lagu saja melainkan dapat memainkan lagu-lagu lainnya.

Mempermudah membuat lagu

Bagi anda seorang musisi tentunya sudah merupakan naluri jika ingin membuat suatu lagu. Namun membuat suatu lagu yang baik dan memiliki estetika serta musikalitas yang tinggi tidaklah sembarangan. Membuat suatu lagu akan lebih mudah jika anda dapat membaca not balok. Anda pun akan lebih paham untuk bermain nada dan menggabungkan nada-nada tersebut. Selain itu dengan dapat membaca not balok maka anda dapat membuat lagu dengan waktu yang singkat. Coba bayangkan saja bagaimana jadinya jika anda tidak bisa membaca not balok. Pasti anda akan kesulitan untuk membuat suatu lagu dan akan memakan waktu yang sangat lama.

Mempermudah memainkan alat-alat musik

Keuntungan lainnya dari 5 Keuntungan Baca Not Balok adalah mempermudah anda untuk memainkan alat-alat musik. Hal ini tentu sangat berguna bagi anda yang ingin menguasai lebih dari satu jenis alat musik. Apabila anda sudah dapat memainkan satu jenis instrumen musik, maka anda akan lebih mudah lagi untuk mempelajari alat musik lainnya. Misalnya anda sudah mahir bermain piano, lalu anda ingin belajar bermain gitar. Dengan begitu anda pun akan lebih mudah dan cepat menguasai bermain gitar dibandingkan mereka yang tidak bisa membaca not balok.

Mempertajam naluri musikal

Naluri musikal pada seorang musisi atau pecinta musik sangatlah penting. Dengan naluri musikal maka anda lebih dapat bereksperimen dengan musik. Anda pun dapat menemukan musik yang memang sesuai dengan anda. Nah, jika anda dapat memabca not balok maka naluri musikal anda akan lebih tajam. Dengan begitu pun anda akan memiliki kualitas feel, soul, serta daya serap atau ingat yang tinggi pada musik. Anda akan memiliki kepekaan nada yang lebih tinggi, fluktuasi tempo yang baik, serta eksplorasi musik yang baik. Jika anda memiliki naluri musikal yang tinggi tersebut maka anda pun akan menjadi musisi yang baik, bukan sembarang musisi.

Memperdalam ilmu musik

Bagi anda yang ingin belajar musik, tentunya membaca not balok merupakan suatu keharusan. Dengan kemampuan baca not balok tersebut maka anda akan lebih dapat memperdalam ilmu musik. Ilmu musik memang membutuhkan orang yang memiliki kepekaan dan soul yang sensitive terutama terhadap musik itu sendiri. Membaca not balok tidak hanya berguna jika anda ingin bermain musik saja, tetapi juga ketika anda ingin mengiringi orang bernyanyi atau bahkan bermain musik sambil bernyanyi. Jadi jika anda memiliki kemampuan membaca not balok yang baik maka dapat dipastikan anda akan lebih mudah lagi untuk mengkesplor ilmu musik lebih jauh lagi.

Itulah 5 Keuntungan Baca Not Balok bagi anda yang menyukai musik. Semoga

 

 

 

Kata kunci pencarian:

naluri seorang gitaris, Penting kah not balok, 

Tips Baca Not Balok dengan Mudah dan Cepat

KelasMusik.Com – Membaca not balok merupakan hal yang penting untuk dilakukan dan dikuasai jika anda ingin menjadi seorang musisi atau mahir dalam musik. Namun dalam membaca not balok tentunya bukan hal yang mudah. Nah, berikut ini Tips Baca Not Balok dengan mudah dan cepat.

Kenali garis dan ruang spasi
Tips baca not balok yang pertama adalah kenali garis dan ruang spasi terlebih dahulu. Pada saat anda melihat not balok pasti anda akan menemukan 5 garis dan 4 ruang di antara garis-garis tersebut. Nah, keseluruhan garis dan ruang tersebut dinamakan paranada. Setiap garis dan ruang pada paranada mempresentasikan nada-nada yang berbeda. Jika anda sudah memahami penempatan nada-nada apa saja pada garis dan ruang paranada tersebut, maka anda akan dapat membaca not balok.

Observasi tangga nada
Tangga nada atau key signature sangat penting dalam bermain musik. Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Sebuah tangga nada terdiri atas 8 tingkatan. Jika anda sudah menguasai semua tangga nada maka anda akan lebih mudah lagi untuk mengeksplor not balok.
Observasi kunci musik
Tips baca not balok lainnya adalah mengobservasi kunci musik terlebiih dahulu. Pada not balok, kunci musik memiliki beragam bentuk dan diletakkan di bagian awal paranada. Fungsi dari kunci musik tersebut adalah untuk menandakan nada-nada apa saja yang dipresentasikan pada paranada. Terdapat berbagai macam kunci musik namun pada not balok yang paling sering digunakan adalah kunci G atau kunci treble dan kunci F atau kunci bas. Kunci G adalah kunci dasar yang digunakan jika anda belajar memabca not balok. Kunci G juga sangat mudah untuk dipelajari. Berbeda dengan kunci G, kunci F justru agak sedikit sulit dibandingkan dengan kunci G.

 
Kenali tanda nada
Tanda nada pada musik sangat bergam. Jika anda ingin lebih mahir bermain musik terutama dalam membaca not balok, maka anda harus mengenali tanda nada. Tanda nada adalah tanda yang mengindikasikan peubahan nada. Misalnya pada not balok anda menemukan tanda # atau yang disebut tanda kres atau sharp. Tanda kres ini menandakan nada tersebut naik setengah laras. Selain itu juga terdapat tanda mol atau flat yang sering ditulis dengan b. Tanda mol terebut menandakan bahwa nada turun sebesar setengah laras. Nah, tanda nada biasanya ditulis pada bagian awal paranada di samping kunci nada. Namun selain diletakkan di awal paranada, tanda nada juga dapat diletakkan di sebelah nada.

 
Kenali ketukan birama
Selain tanda nada, anda juga harus mengenali birama. Pertama-tama yang harus anda pahami adalah mengenai ketukan birama. Tanda ini dituliskan oleh 2 buah angka dan terletak pada bagian awal paradana yaitu bersebelahan dengan kunci. Fungsi dari ketukan birama adalah untuk menjelaskan banyaknya ketukan pada satu not. Angka yang berada di atas menunjukkan berapa banyak ketukan pada satu bar. Sedangkan angka yang berada di bawah mewakili setiap satu ketuk.

 
Berlatih dengan piano/organ/keyboard
Agar lebih mudah membaca not balok sebaiknya anda berlatih dahulu dengan piano/organ/keyboard. Belajar not balok ternyata lebih mudah dengan menggunakan alat musik piano/organ/keyboard, loh! Hal tersebut dikarenakan alat musik tersebut memiliki touch (yang berwarna hitam dan putih) sehingga akan mempermudah dalam mempelajari nada.
Itulah beberapa Tips Baca Not Balok. Jangan lupa untuk selalu berlatih, ya agar anda semakin mahir dalam bermusik terutama dalam membaca not balok tersebut.

 

 

Kata kunci pencarian:

cara membaca not balok, cara baca not balok, not balok, belajar not balok, cara membaca notasi balok, belajar membaca not balok, membaca not balok, belajar baca not balok, cara baca not, Baca not balok, 

10 Fakta Tentang Saxophone yang Wajib Anda Ketahui

KelasMusik.Com – Instrumen yang biasa mengiringi musik Jazz ini masuk dalam golongan instrumen aerphone, single-reed woodwind instrument. Tidak banyak orang yang bisa memainkan Saxophone, khususnya di Indonesia. Bagi pecinta musik Jazz pasti sudah tidak asing lagi dengan alunan suara dari instrumen Saxophone. Tidak ada salahnya jika kita mengenal lebih jauh mengenai instrumen yang satu ini untuk menambah wawasan tentang musik. Mari simak 10 fakta tentang Saxophone yang wajib anda ketahui.

Kelas Saxophone

Terdapat kelas dalam Saxophone dimana kelas ini dikelompokkan berdasarkan ukuran, fungsi dan range nada. Mulai dari yang paling kecil, ada Sopranino Saxophone, Soprano Saxophone, Alto Saxophone, Tenor Saxophone, Baritone Saxophone, dan Contrabass Saxophone.

Instrumen Tiup

Meski terbuat dari logam, Saxophone termasuk dalam instrumen tiup. Tidak seperti kebanyakan alat musik tiup lainnya, yang terbuat dari non logam misalnya kayu.

Bagian Saxophone

Pada instrument Saxophone terdapat empat bagian, yaitu mountpiece, neck, body dan bell. Masing-masing bagian sangat berperan penting dalam terbentuknya suara dan nada yang harmonis. Fakta tentang Saxophone ini sangat penting diketahui, terlebih bagi yang ingin belajar memainkan Saxophone.

Perawatan Saxophone

Merawat Saxophone agar tahan lama dan selalu siap ketika hendak dipakai ternyata tidak mudah, diperlukan perawatan yang intensif. Harus hati-hati saat memegang atau menggunakan Saxophone agar tidak terjadi benturan keras yang dapat merusak instrumen Saxophone karena beberapa bagian sangat tipis dan peka benturan.

Pembersihan Instrument Usai Digunakan

Setiap kali usai digunakan, Saxophone harus segera dibersihkan dan dikeringkan. Beberapa bagian dalam Saxophone yang basah akibat pernafasan selama dimainkan, harus dikeringkan dengan kain lap bersih yang lembut. Bagian mouthpiece harus dicuci setelah digunakan agar tetap bersih dan terhindar dari kotoran. Fakta tentang Saxophone yang satu ini mungkin jarang diketahui banyak orang.

Cara Meletakkan Saxophone Yang Benar

Dalam meletakkan Saxophone, tidak boleh sembarangan. Ada cara khusus untuk meletakkannya yaitu dengan tempat duduk khusus yang biasa disebut Saxophone Stand. Dengan alat ini, Saxophone akan berdiri bertumpu pada bagian bell. Jadi, jika dalam keadaan istirahat dimana harus berhenti bermain sebentar, pemain dapat meletakkan Saxophone pada Saxophone Stand.

Pembuat Saxophone

Saxophone pertama kali dibuat oleh Adolphe Sax pada tahun 1840, ia merupakan seorang yang berasal dari Belgia. Bermulai dari keinginannya terhadap clarinet yang dapat meniupkan octave menggunakan jari-jari tangan posisi atas dan bawah, akhirnya ia membuat sebuah instrumeny yang sesuai dengan keinginannya.

Saxophone  dalam Dunia Musik

Sejak kemunculannya pertama kali, instrument Saxophone mengalami perkembangan dan tidak langsung diterima di dunia musik. Sampai abda ke-19, instrument ini masih tidak bisa diterima oleh symphony orchestra, baru pada abad 20 Saxophone mulai diterima pada marching band militer. Hingga kini Saxophone semakin dikenal dan diterima masyarakat luas, terbukti dengan masuknya ke kancah aliran musik Jazz. Fakta tentang Saxophone menunjukkan bahwa instrument ini tidak kalah dibandingkan dengan instrument lainnya yang sudah lebih dulu ada.

Pemain Saxophone

Ada beberapa nama pemain Saxophone yang kini banyak dikenal oleh masyarakat luas yaitu Kenny G dan Dave Koz. Lagu dari Kenny G yang paling populer adalah “For ever in Love”, kedatangannya ke Indonesia pada beberapa tahu silam semakin membuat namanya dikenal khususnya oleh orang Indonesia.

Merk Saxophone Yang Terkenal

Walau ada beberapa merk Saxophone, namun merk yang paling terkenal adalah “Selmer”. Nama merk Selmer awalnya berasal dari nama seorang Perancis yang kemudian diabadikan menjadi nama merk Saxophone.

 

Tips Membeli Saxophone Bagi Pemula

KelasMusik.Com – Memiliki saxophone sendiri barangkali lebih baik jika ingin serius belajar bermain alat musik tiup satu ini. Namun, pemula biasanya tidak begitu paham mengenai alat musik mana yang cocok untuk dipilih. Simak beberapa tips membeli saxophone berikut bila telah memutuskan ingin membeli saxophone sendiri.

1. Kenali tipe Saxophone

Bagi para pemula, barangkali akan kesulitan membedakan jenis-jenis saxophone. Sekilas orang awam seluruh jenis saxophone akan terlihat sama, padahal kenyataannya sangat berbeda. Jenis saxophone ada banyak. Yang paling populer adalah saxophone alto dan tenor, diikuti dengan bariton dan sopran.

Saxophone alto dan tenor bisa menjadi pilihan bagi pemula. Untuk anak kecil, alto barangkali alternatif terbaik. Alto membutuhkan lebih sedikit udara ketika ditiup. Letak not-notnya juga berdekatan sehingga orang-orang bertangan kecil tidak sulit menggunakannya.

Saxophone sopran lebih tinggi nadanya dibandingkan alto. Ini memang membuatnya membutuhkan lebih sedikit udara ketika ditiup, namun pemula akan kesulitan mendapatkan intonasi yang baik, khususnya saat ingin menjangkau register yang lebih tinggi. Hal serupa juga akan dialami saat memainkan saxophone bariton. Nada-nada lebih tinggi sulit didapatkan, sementara nada-nada yang lebih rendah membutuhkan banyak udara.

2. Perhatikan aspek ergonomik

Yang dimaksud dengan ergonomik di sini adalah kemudahaan saat memainkan saxophone. Bagi pemula, sebaiknya tidak memilih saxophone berukuran sangat besar. Pastikan memilih saxophone yang nyaman saat melakukan penjarian di not-notnya.

3. Sesuaikan dengan jenis musik

Beda jenis musik, beda pula tipikal saxophone yang dibutuhkan. Jika ingin memainkan musik bergenre seperti rock ‘n roll, tenor menjadi pilihan terbaik. Ada banyak repertoar yang bisa dimainkan dengan saxophone alto jika ingin memainkan musik klasik. Sementara jika ingin memainkan musik Jazz, tidak masalah apakah menggunakan saxophone alto atau tenor.

4. Sesuaikan dengan budget

Pilih saksofon bekas atau baru? Soal budget tentu berbicara. Kebanyakan para pemula tidak mempertimbangkan opsi pembelian saksofon bekas. Saksofon baru dapat meningkatkan kepercayaan diri, sebab biasanya para pemula melihat tampilan luar dan masih kurang mempersoalkan suara yang dihasilkan. Membeli saxophone baru juga menjadi jaminan tersendiri, karena kita tampaknya tidak akan perlu memberikan perawatan ekstra hingga beberapa waktu.

Namun bukan berarti tidak ada risiko membeli saxophone baru. Kualitas satu saksofon dengan yang lain mungkin saja berbeda sekalipun dari vendor yang sama. Kecenderungan perusahaan memproduksi saxophone dalam jumlah besar sangat mungkin mengorbankan kualitas. Untuk itu, pastikan membeli saxophone di toko saxophone profesional.

Bagi yang memiliki budget lebih terbatas, saxophone bekas dapat menjadi alternatif. Dari segi kualitas sebuah horn bekas sangat dimungkinkan memiliki kualitas baik, tentu jika dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya. Hal lain yang juga menarik dari saxophone bekas adalah pengerjaan dan bahannya yang berkualitas baik. Hanya saja, mengetahui bagaimana kondisi saxophone yang layak membutuhkan pengetahuan khusus. Tidak ada salahnya, mengajak orang yang sudah berpengalaman dengan alat musik tiup satu ini saat ingin membeli saksofon bekas.

5. Pilih reed yang sesuai

Para pemula biasanya memulai dari reed #1 atau #2. Reed #3 atau #4 bisa menjadi pilihan saat mulai menggunakan mouthpiece lebih terbuka dan tiupan semakin bertenaga. Dua jenis reed yang disebut terakhir ini juga memiliki setengah dari yang disebut di awal. Sekalipun demikian, tidak ada salahnya bereksperimen dengan kombinasi reed dan mouthpiece untuk mendapatkan jenis reed mana yang lebih sesuai.

6. Horn murah bagi pemula, tidak masalah

Secara umum, horn yang lebih tua dan lebih mahal kualitasnya lebih baik. Namun untuk pemula, tidak perlu harus beli horn mahal. Ada beberapa alasan mengapa sebaiknya membeli horn murah terlebih dahulu. Pertama, barangkali tidak akan digunakan dalam waktu yang lama. Kedua, tidak peduli semahal apa horn, pemula barangkali akan tetap kesulitan menghasilkan suara yang baik di tahun pertama atau kedua. Ketiga, bagian lebih penting diperhatikan adalah reed dan mouthpiece.

Itulah 6 tips membeli saxophone. Semoga bermanfaat!

Kata kunci pencarian:

harga saxophone untuk pemula, harga saxophone, jenis saxophone untuk pemula, saxophone untuk pemula, jenis saxophone, harga saksofon, jenis jenis saxophone, harga saxophone murah dan bagus, harga saxophone bekas, merk saxophone untuk pemula,