Belajar Musik Meningkatkan Perkembangan Anak Autis

KelasMusik.ComAlat musik menjadi salah satu media yang dapat menyenangkan dikarenakan jenis musik dan jenis alat musik tersebut memiliki keindahan dan keunikan yang terdapat didalamnya. Itulah sebabnya kecerdasan emosional dapat berubah.

Melalui musik perkembangan otak menjadi lebih aktif untuk mengenali dan memahami setiap proses yang terjadi dalam lingkungan atau disekeliling kita berada. Itu sebabnya belajar musik dapat meningkatkan perkembangan anak-anak autis. Melalui belajar musik anak autis dapat mengeksplor keaktifan mereka pada saat memukul, meniup dengan memainkan alat musik tersebut.

Dengan perubahan emosional yang dihasilkan dari musik, tentu musik memiliki fungsi membuat berfikir seseorang menjadi maksimal.

Saat melakukan pendekatan kepada anak autis, kita harus memastikan bahwa mereka akan merasa nyaman dengan kita dan juga lingkungannya. Dengan demikian kita harus membuat lingkungan yang membuat mereka bebas dari rasa takut.

  1. Belajar musik meningkatkan keterampilan anak autis

Alangkah lebih baik bilamana instrumen musik sudah diperkenalkan kepada anak sejak usia dini. Begitu juga halnya dengan anak yang berkebutuhan khusus atau anak autis.

Anak berkebutuhan khusus umumnya menunjukkan reaksi yang sama seperti anak-anak normal lainnya bila diperkenalkan dengan musik. Pada saat anak autis diperkenalkan tentang alat musik jenis apapun kita bisa menilai tingkat keaktifan bagaimana respon dari setiap anak. Hal ini menjadi salah satu usaha yang dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan pengetahuan mereka.

Karena saat memainkan alat musik tersebut mereka dapat meningkatkan kemampuan motorik, kemampuan berkomunikasi dan dapat mengontrol emosi dan melalui musik dapat mempermudah mereka untuk berinteraksi dengan orang lain walaupun tetap berbeda dengan anak yang normal.

  1. Alat musik menjadi teman yang tepat untuk berkomunikasi

Pada umumnya anak autis tidak menyukai terlibat langsung dengan  orang lain. Mereka akan lebih senang dan lebih tertarik melakukan kegiatan dengan sendiri bisa dikatakan mereka lebih asik dengan dunia mereka sendiri. Alat musik menjadi perantara untuk membangun hubungan antara mereka dengan orang lain dan lingkungan sekitar.

Anak autis lebih mengenali dan lebih terbuka terhadap bunyi yang didengar dibandingkan dengan pendekatan secara langsung yang diberikan. Dan setiap dentingan alat musik misalnya piano dan drum mampu menembus pola pemikiran mereka.

Anak-anak autis akan lebih berekspresi saat memainkan alat musik. Mereka menganggap bahwa alat musik menjadi media belajar paling menyenangkan dibanding media lainnya. Karena akan lebih bebas dalam pergerakan tingkat kemampuan yang dimiliki pada saat memainkan alat musik tersebut.

  1. Alat musik dapat memfokuskan perhatian anak autis

Setiap kegiatan yang dilakukan anak autis biasanya mereka tidak akan fokus hanya dalam satu hal saja. Oleh sebab itu perlu diperkenalkan suatu instrumen. Saat mendengar musik anak akan lebih peka.

Sikap anak saat mendengar musik akan membangun suatu hubungan antara anak dengan musik tersebut sehingga dapat mendorong suatu komunikasi dan mengontrol emosi.

Untuk tahapan belajar alat musik bagi anak autis tahap yang pertama adalah diberikan penegenalan nada. Misalnya suara ketukan maupun bunyi-bunyian dari alat musik tersebut seperti drum. Untuk selanjutnya mereka akan diperkenalkan ke tahap memperkenalkan musik yang nandanya lebih beralur seperti piano.

Keadaan lingkungan sangat berpengaruh  untuk pertumbuhan positif anak berkebutuhan khusus dan dibutuhkan waktu yang lama untuk perubahan yang signifikan terhadap autis. Bimbingan yang ekstra diberikan kepada mereka supaya konsentrasi tidak buyar saat belajar musik.

(artikel oleh Evelyn Sagala – Kelas Musik)