10 Fakta Tentang Saxophone yang Wajib Anda Ketahui

KelasMusik.Com – Instrumen yang biasa mengiringi musik Jazz ini masuk dalam golongan instrumen aerphone, single-reed woodwind instrument. Tidak banyak orang yang bisa memainkan Saxophone, khususnya di Indonesia. Bagi pecinta musik Jazz pasti sudah tidak asing lagi dengan alunan suara dari instrumen Saxophone. Tidak ada salahnya jika kita mengenal lebih jauh mengenai instrumen yang satu ini untuk menambah wawasan tentang musik. Mari simak 10 fakta tentang Saxophone yang wajib anda ketahui.

Kelas Saxophone

Terdapat kelas dalam Saxophone dimana kelas ini dikelompokkan berdasarkan ukuran, fungsi dan range nada. Mulai dari yang paling kecil, ada Sopranino Saxophone, Soprano Saxophone, Alto Saxophone, Tenor Saxophone, Baritone Saxophone, dan Contrabass Saxophone.

Instrumen Tiup

Meski terbuat dari logam, Saxophone termasuk dalam instrumen tiup. Tidak seperti kebanyakan alat musik tiup lainnya, yang terbuat dari non logam misalnya kayu.

Bagian Saxophone

Pada instrument Saxophone terdapat empat bagian, yaitu mountpiece, neck, body dan bell. Masing-masing bagian sangat berperan penting dalam terbentuknya suara dan nada yang harmonis. Fakta tentang Saxophone ini sangat penting diketahui, terlebih bagi yang ingin belajar memainkan Saxophone.

Perawatan Saxophone

Merawat Saxophone agar tahan lama dan selalu siap ketika hendak dipakai ternyata tidak mudah, diperlukan perawatan yang intensif. Harus hati-hati saat memegang atau menggunakan Saxophone agar tidak terjadi benturan keras yang dapat merusak instrumen Saxophone karena beberapa bagian sangat tipis dan peka benturan.

Pembersihan Instrument Usai Digunakan

Setiap kali usai digunakan, Saxophone harus segera dibersihkan dan dikeringkan. Beberapa bagian dalam Saxophone yang basah akibat pernafasan selama dimainkan, harus dikeringkan dengan kain lap bersih yang lembut. Bagian mouthpiece harus dicuci setelah digunakan agar tetap bersih dan terhindar dari kotoran. Fakta tentang Saxophone yang satu ini mungkin jarang diketahui banyak orang.

Cara Meletakkan Saxophone Yang Benar

Dalam meletakkan Saxophone, tidak boleh sembarangan. Ada cara khusus untuk meletakkannya yaitu dengan tempat duduk khusus yang biasa disebut Saxophone Stand. Dengan alat ini, Saxophone akan berdiri bertumpu pada bagian bell. Jadi, jika dalam keadaan istirahat dimana harus berhenti bermain sebentar, pemain dapat meletakkan Saxophone pada Saxophone Stand.

Pembuat Saxophone

Saxophone pertama kali dibuat oleh Adolphe Sax pada tahun 1840, ia merupakan seorang yang berasal dari Belgia. Bermulai dari keinginannya terhadap clarinet yang dapat meniupkan octave menggunakan jari-jari tangan posisi atas dan bawah, akhirnya ia membuat sebuah instrumeny yang sesuai dengan keinginannya.

Saxophone  dalam Dunia Musik

Sejak kemunculannya pertama kali, instrument Saxophone mengalami perkembangan dan tidak langsung diterima di dunia musik. Sampai abda ke-19, instrument ini masih tidak bisa diterima oleh symphony orchestra, baru pada abad 20 Saxophone mulai diterima pada marching band militer. Hingga kini Saxophone semakin dikenal dan diterima masyarakat luas, terbukti dengan masuknya ke kancah aliran musik Jazz. Fakta tentang Saxophone menunjukkan bahwa instrument ini tidak kalah dibandingkan dengan instrument lainnya yang sudah lebih dulu ada.

Pemain Saxophone

Ada beberapa nama pemain Saxophone yang kini banyak dikenal oleh masyarakat luas yaitu Kenny G dan Dave Koz. Lagu dari Kenny G yang paling populer adalah “For ever in Love”, kedatangannya ke Indonesia pada beberapa tahu silam semakin membuat namanya dikenal khususnya oleh orang Indonesia.

Merk Saxophone Yang Terkenal

Walau ada beberapa merk Saxophone, namun merk yang paling terkenal adalah “Selmer”. Nama merk Selmer awalnya berasal dari nama seorang Perancis yang kemudian diabadikan menjadi nama merk Saxophone.

 

Share this article!

Speak Your Mind

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.