Manfaat Kursus Musik Ketika Proses Belajar

KelasMusik.Com – Sebagian besar orang menganggap kursus musik merupakan kebutuhan penting ketika ingin menguasai atau belajar alat-alat musik. Meskipun tidak sedikit yang memilih belajar secara otodidak, namun persentase orang yang belajar musik di kursus jauh lebih cepat dan mampu berkembang secara maksimal.

Hal ini dikarenakan ada beberapa manfaat yang bisa didapat seseorang ketika mengikuti kursus musik. Jika Anda berminat untuk mengikutinya, berikut beberapa manfaat yang dapat anda peroleh dari kursus musik

7 manfaat kursus untuk proses belajar alat musik

  1. Membantu mencari potensi yang dimiliki oleh diri sendiri

Manfaat kursus musik ketika proses belajar yang pertama adalah dapat membantu mencari potensi yang tersembunyi pada diri sendiri. Ini menunjukkan bahwa kursus secara tidak langsung membantu anda mengenal potensi diri sendiri untuk menunjukkan skill yang anda kuasai di bidang musik.

Dalam tahapan memfasilitasi, kursus musik mendorong anda untuk mengikuti praktik serta teori-teori yang dapat menumbuhkan skill.

  1. Mempermudah serta mempercepat proses belajar

Dibandingkan belajar secara otodidak, memanfaatkan kursus musik akan jauh lebih maksimal serta dapat mempercepat proses belajar. Hal ini dikarenakan kursus musik memberikan fasilitas lebih untuk mendukung anda selama belajar. Sehingga tidak menutup kemungkinan proses belajar yang melibatkan kursus dapat mempersingkat waktu.

  1. Banyak wawasan tentang musik yang didapat

Tempat kursus akan banyak memberikan teori di bidang musik yang dapat anda terapkan ketika mempraktikkan alat musik tertentu. Secara umum tempat kursus memiliki banyak cara sekaligus mengetahui teori mana yang ideal untuk seorang pemula. Sehingga dengan mudah anda akan menangkap banyak wawasan jika mampu mempercepat proses belajar.

  1. Memiliki jaringan yang luas untuk menambah relasi

Manfaat lain yang didapat dari kursus musik yaitu dapat memperluas jaringan meskipun anda masih dalam tahapan belajar. Jaringan sangat penting untuk meningkatkan karir anda ketika selesai belajar. Semakin banyak relasi yang diperoleh semakin besar peluang anda untuk ikut berkarir bersama orang-orang yang telah sukses di bidang musik.

Jaringan maupun relasi mungkin tidak terlalu penting apabila proses belajar anda hanya semata untuk membekali diri di bidang alat musik, serta tidak berminat untuk mengembangkan karir.

  1. Bertemu dengan banyak pecinta musik berpengalaman

Manfaat kursus musik selanjutnya yaitu anda berpeluang bertemu dengan orang-orang yang berpengalaman di bidang musik. Bisa jadi mereka merupakan musisi ataupun pemain alat musik terkenal yang berasal dari kursus yang sama. Sehingga anda berkesempatan untuk mengikuti karir mereka setelah mengetahui riwayat perjalanan karirnya.

Begitu juga dengan pihak kursus di mana mereka akan memberikan edukasi untuk anda tentang apa saja yang perlu dilakukan agar bisa mencapai target-target tertentu seperti para pecinta musik yang berpengalaman.

  1. Mampu belajar lebih dari satu alat musik secara langsung

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa keberadaan kursus akan mempercepat proses belajar anda. Artinya anda memiliki kesempatan yang lebih besar untuk belajar lebih dari satu macam alat musik.

Keterbatasan alat musik yang anda miliki tentu juga menjadi faktor mengapa anda harus datang ke kursus yang secara umum memiliki fasilitas lengkap. Dengan keberadaan alat musik yang beragam membuat anda lebih mudah untuk menjangkau alat-alat musik yang sukar untuk dibeli.

  1. Mendapat jaminan sampai menguasai alat musik tertentu

Jika anda pernah belajar alat musik secara otodidak tentu akan mengalami kesulitan dalam menguasai alat musik tertentu. Berbeda ketika anda mengikuti kursus, anda akan difasilitasi proses mentoring serta pembelajaran sampai Anda benar-benar menguasai alat musik.

Selain itu pihak kursus juga akan bertanggung jawab ketika anda gagal atau kesulitan menguasai alat musik tertentu. Sebab pada dasarnya kursus musik relatif memiliki kemampuan untuk mengetahui faktor kendala yang dialami anda selama proses belajar. Berikutnya mereka akan memberikan solusi alternatif guna mengatasi faktor-faktor tersebut.

Demikian 7 manfaat kursus musik yang bisa anda peroleh ketika masih proses belajar. Maksimalkanlah kursus musik untuk mendukung keterampilan anda dalam bermain musik sampai anda benar-benar menguasainya.

Mengenal Jenis-Jenis dan Harga Piano Akustik Termurah

KelasMusik.Com – Salah satu alat musik legendaris yang masih digemari oleh berbagai kalangan yakni piano akustik. Dengan kualitas suaranya yang khas menjadikan piano akustik sering digunakan sebagai salah satu instrumen penting dalam suatu komposisi lagu. Di bawah ini merupakan jenis-jenis piano akustik yang ada dan sering digunakan oleh para pianis.

Pada dasarnya piano akustik terbagi menjadi dua jenis yaitu yang piano horizontal dan vertikal. Berikut tipe-tipe piano yang menjadi variasi akustiknya.

 

Jenis-jenis piano akustik

Piano horizontal (grand piano)

Seperti namanya, jenis piano yang satu ini disebut sebagai piano akustik horizontal karena senar yang terdapat di dalamnya diletakkan secara horizontal. Senar tersebut terlihat memanjang dari bagian depan ke arah belakang piano.

Ciri khas piano horizontal adalah memiliki ukuran yang relatif besar dengan desain yang elegan. Selain itu keindahan suaranya memiliki efek psikologikal yang dihasilkan dari karakteristik kunci yang sangat responsif. Dengan komposisi ini membuat piano horizontal terkesan lebih mahal. Adapun grand piano sendiri memiliki 6 tipe:

  • Convert grand: termasuk jenis grand piano terbesar dari semua tipe yang ada dengan ukuran kurang lebih 275 cm.
  • Semiconcert grand: ukurannya hampir menyerupai convert grand dengan kisaran ukuran antara 187 – 213 cm.
  • Parlor grand: piano akustik yang satu ini didesain dengan ukuran 175 – 185 cm yang cocok untuk ditempatkan di ruang tamu.
  • Medium grand: ukurannya dibawah parlor grand yaitu sekitar 170 cm.
  • Baby grand: ukuran fisik yang dimiliki antara 150 – 167 cm. Baby grand merupakan salah satu piano akustik jenis horizontal yang sangat banyak diminati.
  • Petite grand: dibandingkan piano horizontal di atas tipe yang satu ini memiliki ukuran paling kecil, hanya sekitar 130 – 150 cm. Meskipun begitu kualitas suaranya tidak kalah dari tipe lainnya.

Piano vertikal (upright piano)

Secara umum tipe-tipe piano vertikal cenderung berukuran lebih kecil dari grand piano. Peletakan senarnya pun juga berbeda, dimana piano vertikal ini senarnya diatur memanjang ke bagian atas piano. Pemasangan senar semacam ini tidak membutuhkan ruang yang lebih besar, oleh karenanya upright piano terkesan minimalis. Sedangkan untuk variasinya sendiri tipe-tipe piano vertikal dibagi menjadi 4 sebagai berikut.

  • Piano upright: dari semua tipe piano vertikal yang ada, piano upright merupakan jenis yang terbesar. ukurannya sekitar 127 – 153 cm untuk tingginya dan 147 cm untuk lebarnya. Keunggulan dari piano ini adalah mampu menghasilkan suara yang unik meskipun telah berumur tua.
  • Piano studio: ukuran tingginya berada di antara 114 – 121 cm serta dengan lebar kurang lebih 147 cm. Piano ini memiliki sound board dan string yang relatif besar. Sering juga dipakai untuk kursus di sekolah atau studio musik.
  • Piano console: ukurannya agak kecil dengan tingginya mencapai 101 – 104 cm serta lebar 147 cm. Piano console sendiri memiliki beragam jenis varian style dan desain untuk menyesuaikan kebutuhan furniture rumah.
  • Piano spinet: merupakan piano vertikal dengan ukuran paling kecil, itu 90 sampai 96 cm untuk tingginya dan 147 cm untuk lebarnya. Piano tipe ini sering dimanfaatkan untuk mengisi ruang yang terbatas. Sayangnya kualitas suara yang dihasilkan tidak lebih bervariatif dari tipe lainnya.

Rekomendasi piano akustik termurah

Jika Anda berminat untuk membeli piano akustik, mungkin akan kesulitan apabila harus mengumpulkan dana yang banyak mengingat harga piano akustik sendiri terkenal mahal. Meskipun begitu, anda tetap bisa membeli piano akustik dengan harga yang terjangkau.

Daftar harga piano akustik murah dan terjangkau

Piano Akustik

Estimasi Harga

Yamaha JU 109 PE Upright Piano

Rp31.920.000

Yamaha JU 109 PW Upright Piano

Rp49.500.000

Yamaha JX113 TPE Upright Piano

Rp55.000.000

Yamaha JX113 CPPM Upright Piano

Rp57.000.000

Yamaha U1J PE Upright Piano

Rp72.000.000

Yamaha U1J PM Upright Piano

Rp82.500.000

Kawai UM21 Black

Rp41.000.000

Kawai UM21 White

Rp56.000.000

Kawai K200 Black

Rp58.500.000

Kawai K200 White

Rp60.500.000

Kawai K2 Red

Rp37.850.000

Kawai K2 Pink

Rp47.200.000

Kawai K300 Black

Rp63.000.000

Kawai K300 White

Rp68.500.000

Kawai K200 Black

Rp58.500.000

Kawai K200 White

Rp60.500.000

Kawai K2 Red

Rp37.850.000

Kawai K2 Pink

Rp47.200.000

Kawai K300 Black

Rp63.000.000

Kawai K300 White

Rp68.500.000

K Clara A-50

Rp34.000.000

K Clara A-52

Rp37.000.000

K Clara A-123C

Rp41.500.000

K Clara A-122D

Rp43.900.000

K Clara AC-122D

Rp39.000.000

K Clara 125B

Rp43.900.000

K Clara A125L

Rp43.900.000

K Clara K126B

Rp43.900.000

K Clara K125B

Rp41.500.000

K Clara A5B

Rp41.000.000

K Clara K123W

Rp41.000.000

 

Demikian daftar piano akustik dari beberapa merek yang bisa kamu dapatkan dengan harga terjangkau. Harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu seiring dengan siklus pasar. Meskipun begitu naik turunnya tidak akan memiliki selisih yang cukup signifikan dari harga di atas.

 

Penting untuk Diketahui 5 Teknik Dasar Belajar Musik

KelasMusik.Com –  Dalam proses belajar musik, ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai. Teknik dasar tersebut merupakan bagian-bagian penting yang selalu ada di hampir semua alat musik. Ketika seseorang menguasai teknik dasar ini, maka dengan cepat ia akan menguasai musik itu sendiri. Adapun teknik dasar belajar musik yang dimaksud terbagi menjadi 5 unsur di bawah ini.

5 teknik dasar belajar musik yang harus diketahui

5 teknik dasar meliputi ritme, nada, harmoni, tempo, dan dinamik. Berikut penjelasan masing-masing teknik dasar serta unsur-unsur yang ada didalamnya.

  1. Ritme

Ritme merupakan panjang pendeknya suatu bunyi yang dihasilkan dari serangkaian not dengan penghitungan menggunakan ketukan. Masing-masing bunyi memiliki ukuran ritme yang berbeda-beda sesuai dengan intensitas kebutuhan dalam susunan musik. Adapun di dalam ritme sendiri terdapat 4 unsur sebagai berikut.

  • Pulsa: suatu ketukan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan alur yang memiliki keteraturan.
  • Not: merupakan notasi yang menjadi lambang atas keberadaan suatu bunyi dari musik tertentu.
  • Tanda diam: merupakan notasi yang menjadi lambang atas tiadanya suatu bunyi dalam musik tertentu.
  • Durasi: ukuran waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui lamanya suatu bunyi atau diam dengan ketukan sebagai pengukurnya.
  1. Nada

Nada sendiri diartikan sebagai bunyi yang berasal dari alat musik ketika dimainkan serta memiliki frekuensi yang tetap. Nada memiliki variasi yang beragam, sesuai dengan jenis alat musik yang digunakan untuk menghasilkan suara. Sedangkan unsur-unsur nada terbagi menjadi 4 berikut ini.

  • Frekuensi: jumlah getaran dalam suatu bunyi atau suara yang dihitung per detik.
  • Amplitudo: merupakan tingkat kuat atau lemahnya sebuah nada di dalam komposisi suara.
  • Timbre: adalah variasi atau warna nada yang mana penentuannya menggunakan instrumen musik yang dimainkan.
  • Stemfluit: sarana berupa alat musik yang berfungsi untuk mengatur atau menyetel nada. Atau dalam istilah lain juga dikenal sebagai garputala.
  1. Harmoni

Suatu kombinasi suara yang tersusun dalam komposisi bunyi atau melodi dengan tujuan untuk mengiringi bunyi atau melodi utama. Suara harmoni merupakan suara yang memiliki ciri khas serta karakteristik berdasarkan komposisi yang diatur. Adapun harmoni memiliki 3 unsur sebagai berikut.

  • Melodi: serangkaian nada yang diatur dengan pola ritme tertentu.
  • Akor: kumpulan nada yang tersusun atas tiga atau lebih dengan fungsinya untuk mengiringi melodi tertentu agar menghasilkan kombinasi suara yang indah.
  • Interval: suatu hitungan jarak antara dua buah not yang berjajar.
  1. Tempo

Tempo diartikan sebagai kecepatan sebuah lagu dengan pulsa atau ketukan sebagai tolak ukurnya. Metronome merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur tempo dari lagu-lagu tertentu. Tempo sendiri memiliki dua jenis yaitu tempo tetap dan tidak tetap atau tempo yang bergerak.

  • Tempo tetap: tempo yang tidak berubah sepanjang lagu.
  • Tembok bergerak: tempo yang selalu berubah-ubah atau bergerak untuk disesuaikan dengan ekspresi lagu.

Selain memiliki dua jenis, tempo juga memiliki tiga macam tanda. Accelerando yang menandakan tempo semakin cepat, ritardano yang menandakan tempo semakin lambat, serta fermata yang menandakan adanya perpanjangan tanda diam akibat tanda ketukan yang ditahan sementara.

  1. Dinamik

Adapun dinamik memiliki arti lembut atau kerasnya suatu lagu yang diukur menggunakan intensitas tertentu.

Kelima teknik dasar di atas merupakan unsur-unsur yang perlu dikuasai dalam proses belajar musik. Tujuannya yaitu untuk mempermudah seseorang dalam menguasai musik setelah mengetahui teknik dasar permainan musik. Selain itu keberadaan teknik dasar juga difungsikan untuk memberikan arahan agar proses belajar musik dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Cara Berlatih Olah Vokal Pernapasan Diafragma

3 Nafas Dalam Vokal

KelasMusik.ComAda beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melatih olah vokal. Salah satunya yaitu dengan melatih olah vokal menggunakan metode pernafasan diafragma. Sayangnya tidak sedikit yang masih kesulitan serta belum mengetahui bagaimana cara menerapkan metode latihan ini.

Untuk itu di bawah ini akan dijelaskan cara melatih olah vokal diafragma. Namun sebelumnya Anda harus mampu melakukan pernafasan diafragma, jika belum berikut bantuan yang dapat Anda terapkan.

Cara melatih pernafasan diafragma

  1. Cara mudah melatih pernafasan diafragma adalah dengan posisi duduk bersantai. Posisi ini juga diperbolehkan untuk sambil bersandar namun badan harus tetap tegak.
  2. Berikutnya letakkan satu atau dua tangan tepat di area perut. Posisikan tangan secara refleks tanpa menekan permukaan perut.
  3. Kemudian tarik nafas hanya melalui hidung selama kurang lebih 2 detik. Rasakan sensasi pergerakan udara melalui saluran pernafasan hingga perut mengembang.
  4. Setelah itu buanglah nafas hanya melalui hidung selama 2 detik hingga perut kembali mengempis.
  5. Lakukan langkah ketiga dan 4 tersebut sebanyak 10 kali atau lebih. Pastikan ketika bernafas area punggung tetap tegak dan tidak terpengaruh oleh pergerakan udara yang masuk maupun keluar. Jika punggung masih bergerak naik turun itu berarti masih menggunakan metode pernapasan dada.
  6. Ulangi metode pernapasan ini secara terus-menerus hingga tubuh dapat terasa lemas namun tetap tegak. Yang berarti pernapasan diafragma sudah berhasil dilakukan.
  7. Latihan pernapasan diafragma sebaiknya dilakukan ketika menjelang tidur di malam hari dan setelah bangun tidur di pagi hari.

Untuk mengetahui apakah cara melatih pernafasan diafragma ini membuahkan hasil atau belum, cobalah berbicara atau bernyanyi dalam tempo waktu yang cukup lama.

Bila perlu gunakan microphone untuk mengetahui secara jelas suara dari tarikan nafas. Jika masih terdengar spontan maka latihan pernapasan diafragma harus dilakukan kembali.

Jika sudah terbiasa melakukan latihan sampai pernafasan diafragma dapat terbentuk, tentu akan memudahkan Anda ketika menerapkan cara belajar olah vokal melalui pernapasan diafragma. Berikut ini beberapa teknik pola vokal yang bisa Anda terapkan.

Cara melatih olah vokal melalui pernafasan diafragma

  1. Cara melatih olah vokal pertama yaitu dengan mengucapkan kata atau kalimat yang lebih mengarah pada huruf-huruf vokal. Adapun dalam praktiknya Anda harus mengusahakan supaya mulut dapat bekerja secara maksimal. Sebagai contoh praktikkan beberapa huruf-huruf berikut dengan penuh rasa percaya diri

A, I, U, E, O, PAPA, PIPI, PUPU, PEPE, POPO, PAPI, PAPU, PAPE, PAPO, dan kata-kata lain yang mengandung beberapa unsur huruf vokal.

  1. Sembari mematangkan pelatihan huruf-huruf vokal, Anda juga perlu melatih pengucapan huruf konsonan. Ucapkan deretan huruf-huruf vokal yang dipadukan dengan huruf konsonan. Adapun cara membacanya dilakukan secara cepat namun tegas. Hal ini bertujuan agar tidak kaku ketika bernyanyi. Contoh hurufnya seperti K, L, I, Z, M, O, dst.
  2. Langkah berikutnya yaitu berusaha untuk menarik perut serta memberikan tekanan pada paru-paru dengan tujuan mempersempit jalur udara yang keluar. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah membuat variasi suara dan menahan agar udara tidak cepat habis.
  3. Langkah terakhir adalah melakukan olah vokal humming. Langkah ini lebih terfokus pada kelenturan otot-otot di area pita suara. Caranya cukup menarik nafas kemudian menghembuskannya secara perlahan. Setelah itu belajarlah suara naik turunnya nada berdasarkan keteraturan do, re, mi, fa, so, la, si, do. Lakukan secara berulang-ulang dari nada rendah ke tinggi dan sebaliknya sebanyak 5 – 10 kali latihan.

Demikian cara yang dapat Anda praktekan untuk melatih olah vokal melalui pernafasan diafragma.

Hal yang terpenting dalam tahapan ini adalah mematangkan kemampuan Anda dalam bernafas metode diafragma, dengan begitu olah vokal dapat dilatih dengan mudah.

Cara Menyetem Gitar Mudah Tanpa Aplikasi

KelasMusik.Com – Cara melakukan penyeteman gitar bisa dilakukan secara manual maupun menggunakan alat bantu seperti aplikasi. Kebanyakan orang memilih menggunakan bantuan aplikasi karena lebih efisien serta mampu memberikan hasil suara yang lebih akurat.

Namun tidak sedikit di antaranya yang lebih memilih cara manual dalam melakukan penyeteman gitar karena bisa memberikan hasil suara sesuai keinginannya sendiri.

Bagi Anda yang ingin melakukan penyeteman senar pada gitar, berikut ini panduan yang bisa Anda terapkan. Namun sebelum itu pastikan senar dan gitar Anda dalam keadaan baik serta belum usang agar hasil suara yang dihasilkan maksimal.

Cara stem gitar secara manual tanpa aplikasi

Pertamaa kali cara stem gitar yang benar adalah Anda harus mengetahui bagian-bagian dari senar itu sendiri. Sebab penyeteman dilakukan secara berurutan dari senar 1 hingga senar 6.

  1. Penyeteman senar 1

Adapun langkah pertama yang dilakukan yaitu mengencangkan senar 1 atau nada E tinggi. Untuk menyetem suara agar pas sesuai kuncinya, Anda bisa menyamakan senar 1 tersebut pada gitar normal.

Pastikan hasil suaranya sama persis dengan petikan gitar normal yang menjadi acuan.

  1. Penyeteman senar 2

Setelah senar 1 berhasil distem langkah selanjutnya yaitu mengatur suara senar ke-2. Jika penyeteman senar dilakukan dengan mengacu pada gitar normal, untuk senar ke-2 ini Anda hanya perlu mengacu pada suara senar 1.

Caranya cukup dengan menekan senar 2 di fret ke-5 kemudian memetiknya. Dengarkan suara hasil petikan tersebut dan atur hingga nadanya mirip dengan suara senar 1 ketika dipetik tanpa ditekan.

  1. Penyeteman senar 3

Cara stem gitar manual ketiga yaitu mengatur suara senar ke-3 dengan cara memetiknya sembari menekan senar di posisi fret ke-5. Ingatlah karakteristik irama atau nada suara yang terdengar, kemudian bandingkan suara tersebut dengan nada senar ke-2 ketika dipetik tanpa dilakukan penekanan.

Jika tidak menunjukkan ciri khas suara yang sama itu berarti Anda harus mengaturnya sampai suara yang dihasilkan memiliki kemiripan.

  1. Penyeteman senar 4

Sama seperti metode penyeteman senar-senar sebelumnya, pada senar ke-4 penekanan dilakukan di bagian fret ke-5.

Jika ketika dipetik menghasilkan suara yang mirip dengan petikan senar ke-3 yang dilakukan tanpa penekanan, maka penyetelan sudah benar dan berhasil.

  1. Penyeteman senar 5

Samakan hasil suara petikan senar ke-5 di fret ke-5 dengan sila ke-4 tanpa dilakukan penekanan apapun. Jika masih terdengar sumbang putar tuner untuk senar ke-5 hingga suaranya menyerupai senar ke-4.

  1. Penyeteman senar 6

Untuk langkah terakhir ini hanya mengikuti metode sebelumnya, karena punyeteman senar dari 2 – 6 memiliki metode yang sama. Pastikan Anda menyeting tuner senar ke-6 jika hasil suara ketikan ketika ditekan flat ke-5 berbeda dengan hasil suara petikan senar ke-5 tanpa penekanan.

Penyeteman senar gitar secara manual hanya bisa dilakukan secara berurutan sebagaimana metode diatas. Adapun urutannya mulai dari senar 1 di bagian bawah hingga 6 di bagian atas.

Hal yang perlu diperhatikan sebagai langkah penyeteman gitar manual adalah kepekaan telinga dalam mendengar serta menyamakan senar tertentu dengan senar diatasnya ketika ditekan pada fret ke-5.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penyeteman suara senar gitar tidak sesuai dengan kunci aslinya. Dua diantara faktor tersebut yang pertama adalah kesalahan dalam penyeteman senar ke-1 yang menyebabkan senar ke-2 hingga seterusnya mengalami ketidaktepatan nada.

Adapun faktor kedua yaitu kurangnya kejelian dalam mengatur tuner sehingga nada tidak sesuai ekspektasi ketika distem.

Cara Merawat Gitar Agar Suara Tidak Mudah Fals

KelasMusik.Com –  Sebagai salah satu alat musik yang familiar di kalangan masyarakat, gitar seringkali menjadi instrumen yang wajib dimiliki oleh para pecinta musik. Sayangnya dari sekian banyak pemilik gitar tidak sedikit yang mengeluh akibat muncul suara fals ketika bermain.

Hal ini disebabkan karena adanya beberapa faktor, dimana salah satunya diakibatkan oleh perawatan yang salah. Untuk mencegahnya berikut ini 6 cara merawat gitar yang dapat Anda lakukan agar suaranya tidak mudah fals.

  1. Menghindari body gitar dari benturan

Body gitar sangat rentan terhadap kebocoran akibat lubang. Sementara lubang dapat mempengaruhi kondisi ruang udara yang menyebabkan resonansi suara oleh getaran senar dapat berubah. Secara umum, lubang pada body gitar disebabkan karena benturan atau kontak benda lain. Untuk merawatnya, Anda cukup meminimalisir terjadinya benturan keras antara body gitar dengan benda fisik.

  1. Rutin membersihkan senar gitar

Setelah memainkan gitar dalam waktu yang lama, biasanya senar akan penuh dengan keringat jari serta debu yang menempel. Jika Anda tidak segera membersihkannya setelah pemakaian, kotoran ini mampu menurunkan kualitas suara untuk jangka waktu yang panjang. Bahkan kotoran yang berlebihan dapat memperpendek usia pemakaian ideal senar, jika tetap dipaksakan untuk dimainkan maka suaranya akan terdengar fals.

  1. Mengganti senar secara berkala

Senar gitar memiliki jangka waktu penggunaan yang terbatas. Semakin lama tempo pemakaiannya maka kualitas suaranya akan semakin menurun. Waktu ideal untuk mengganti senar gitar adalah ketika suaranya mulai terdengar cempreng atau ngebas dan sulit distem. Penggantian senar harus dilakukan satu set sekaligus agar hasil suara tidak fals saat dimainkan.

  1. Bersihkan fretboard setelah digunakan

Fret merupakan area gitar yang kerap tersentuh oleh jari-jari tangan. Sehingga tidak menutup kemungkinan area ini menyimpan banyak kotoran yang menempel. Jika tidak dibersihkan dalam waktu yang lama maka kotoran ini dapat mempengaruhi ketepatan fungsi dari fret itu sendiri. Kotoran yang dibiarkan dapat mengganjal senar ketika ditekan untuk memainkan kunci tertentu, akibatnya suara yang dihasilkan menjadi fals.

  1. Kendorkan senar jika lama tidak dipakai

Jika anda ingin menyimpan gitar untuk waktu yang lama sebaiknya kendorkan semua senar yang terpasang. Memang tidak terlalu mempengaruhi kualitas senar itu sendiri, namun menyimpan gitar dengan kondisi senar yang kencang dapat menyebabkan leher gitar menjadi relatif bengkok. Sehingga ketika dimainkan kembali gitar akan mengeluarkan suara yang cenderung berbeda.

  1. Menyimpan gitar di dalam tas

Ada banyak kelebihan yang bisa diperoleh jika kita menyimpan gitar menggunakan tas atau semacamnya. Jika Anda ingin menyimpan gitar untuk waktu yang lama, tentu sangat direkomendasikan agar memakai tas khusus untuk menyimpannya. Penggunaan tempat tertutup dapat melindungi gitar dari berbagai gangguan fisik yang berpotensi merusaknya.

Demikian cara merawat gitar yang baik untuk mencegah suara agar tidak mudah fals. Perawatan di atas secara umum dilakukan untuk jenis gitar akustik. Jika gitar yang Anda miliki merupakan gitar listrik atau jenis lainnya tentu dalam perawatannya harus lebih intensif.

Baca juga :

Cara Merawat Gitar versi lain

Penyebab Gitar Fals dan Solusinya

Stem Gitar Mudah

Mau Beli Kalimba? Ini Dia Jenis-Jenis Alat Musik Kalimba dan Harganya

KelasMusik.Com – Sebagai alat musik perkusi rintisan dari mbira yang merupakan alat musik tradisional Afrika bagian Selatan, kini kalimba telah memiliki banyak penggemar.

Dengan menghasilkan suara yang khas membuat kalimba menjadi salah satu alat musik yang cukup diminati di dunia musik tanah air.

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli alat musik yang satu ini, mungkin Anda perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai jenis-jenis kalimba beserta harganya.

Jenis-jenis dan harga alat musik kalimba

Pada dasarnya kalimba memiliki beberapa jenis dengan variasi yang berbeda-beda. Perbedaan ini umumnya disebabkan karena karakteristik yang dibangun pada kalimba sendiri sangat beragam, baik bahan yang digunakan dalam pembuatan maupun model bentuknya. Adapun jenis-jenis alat musik kalimba dapat dilihat sebagai berikut.

  • Kalimba X8

Kalimba yang satu ini merupakan salah satu kalimba yang cukup banyak diminati karena bentuknya yang unik. Menggunakan bahan tempurung kelapa membuat kalimba X8 memiliki bentuk setengah bola.

Variasi kalimba X8 mempunyai 7 tangga nada. Sehingga sangat cocok bagi Anda yang masih tahap belajar agar tidak bingung. Harga kalimba X8 sangat terjangkau untuk kantong pelajar, karena hanya berada di kisaran 200 ribu.

 

  • Kalimba Andoer

Berbeda dengan variasi X8, kalimba andoer memiliki bentuk yang relatif kecil. Sehingga sangat mudah untuk dibawa kemana-mana. Walaupun kecil, namun suara yang dihasilkannya sangat merdu dan indah.

Kalimba andoer terbuat dari bahan dasar kayu betula dengan tambahan baja untuk tangga nada yang berjumlah 10 kunci. Harganya pun cukup terjangkau, berkisar antara 200-250 ribu.

  • Kalimba Luvay

Tidak berbeda jauh dengan variasi andoer, kalimba yang satu ini sama-sama memiliki 10 kunci dengan harga kurang lebih 200 ribu. Perbedaannya hanya terletak pada bahan yang digunakan.

Kalimba luvay terbuat dari kayu pinus dengan kunci berasal dari bar aluminium. Walaupun begitu, hasil suaranya relatif hampir sama.

  • Kalimba ADM

Kalimba ADM adalah salah satu di antara banyak jenis alat musik kalimba yang memiliki 17 note nada standar. Kunci khusus untuk variasi ADM telah dibuat dari bahan stainless sedangkan kayu yang dipakai adalah mahogany.

Harga kalimba ADM bervariasi, mulai dari 400-700 ribu. Harga tersebut sudah telah dilengkapi dengan mini hammer untuk menyetel string.

  • Kalimba Gecko

Sama-sama memiliki note nada berjumlah 17, kalimba gecko lebih mudah ditemukan di pasaran karena cukup familiar. Selain memiliki nama besar, bentuk dari alat musik yang satu ini cenderung elegan dan nyaman dipegang. Suara yang dihasilkan pun tidak kalah merdu dari alat musik kalimba lainnya. Sedangkan harga untuk kalimba gecko dibanderol antara 650-750 ribu.

  • Kalimba Mugig

kalimba Mugig dikenal mampu menghasilkan suara yang jernih. Alat musik ini juga dilengkapi dengan 17 note nada standar. Walaupun kuncinya banyak, namun lebih mudah untuk dimainkan bahkan oleh kalangan anak-anak.

Mugig merupakan jenis alat musik kalimba yang cocok untuk pemula. Cukup dengan mengeluarkan uang kurang lebih 400 ribu, Anda sudah dapat membeli kalimba jenis mugig ini.

  • Kalimba Donner

Variasi donner adalah alat musik kalimba yang memiliki 17 kunci dengan mode internasional standar C. Dengan begitu, kalimba donner mampu menghasilkan nada dasar tune C yang hampir menyerupai nada piano sungguhan. Harganya tidak terlalu mahal di kelasnya, karena hanya berada di kisaran 400-500 ribu.

 

Masing-masing jenis kalimba di atas memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari bentuk hingga suara yang dihasilkan. Harga alat musik kalimba juga relatif murah. Sesuaikan budget Anda sebelum membeli alat musik kalimba agar memperoleh jenis kalimba seperti yang diharapkan.

Kata kunci pencarian:

macam macam kalimba, perbedaan kalimba kayu dengan kalimba arkilik, rekomendasi kalimba yang bagus, 

7 Tips Rajin Berlatih Musik Dijamin Berhasil

KelasMusik.Com – Ahli dalam musik merupakan hal yang didambakan banyak orang. Namun keahlian dalam bermusik bukanlah hal yang instan, harus melalui banyak proses latihan. Dalam proses berlatih sering kali menemui banyak permasalahan.

Masalah dalam berlatih musik tentu banyak hal. Mulai dari alat musik yang kurang memadai , tidak ada mentor, tidak sempat berlatih musik (time managament yang buruk), bahkan malas berlatih. Masalah tersebut perlu ditangani untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain musik.

Terutama dalam mengalahkan kemalasan bermain musik perlu dilawan. Tentu hal ini susah-susah gampang, akan menjadi sulit jika tidak mengetahui caranya. Lebih berbahayanya ketika kita malas berlatih musik, akhirnya kita kehilangan motivasi dalam belajar / bermain musik.

Berikut 7 tips rajin berlatih musik ala kelas musik :

  1. Buka Case Instrument Anda (buka tempat alat musik anda)

Cara yang pertama adalah dengan membuka tempat alat musik kita. Sering kali kita malas , bahkan membukanya case dengan posisi tertutup pun kita malas. Oleh karena itu dengan membuka case alat musik kita akan membantu kita lebih mudah untuk berlatih musik. 

Kita dapat menempatkan alat musik kita tetap dalam case namun dalam keadaan terbuka. Penempatan alat musik juga bisa kita tempatkan pada stand alat musik apabila kita mempunyai standnya. Misalkan gitar kita tempatkan pada stand yang berdiri atau pun biola yang ditempatkan pada dalam case yang terbuka.

Ketika alat musik terlihat , kita akan lebih mudah untuk mengambilnya dan rajin memainkannya. 

2. Tempatkan Alat Musik di Tempat Favoritmu

Penempatan alat musik tentu juga hal yang penting, karena apabila kita menempatkan instrument kita di tempat yang jarang kita gunakan akan menambah rasa malas.

Apabila kita menyukai singgah di ruang tamu, kita bisa menempatkan instrument kita pada ruang tamu dan apabila kita suka diam di kamar tidur, kita bisa tempatkan instrument di kamar tidur dengan posisi yang aman.

3. Tentukan Waktu Terbaikmu

Setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing. Tentu dalam menentukan waktu dalam berlatih sangatlah flexible menyesuaikan dengan keadaan tiap pribadi.

Misalnya kita seorang pekerja yang sibuk di siang hari hingga malam hari. Maka waktu terbaik untuk berlatih adalah pagi hari di saat mood masih baik. Apabila kita seorang pelajar yang sibuk di pagi hingga siang hari. Tentu waktu terbaiknya di sore ataupun malam hari.

Hal ini sangat flexibel mengikuti keadaan kita setiap harinya. Kita hanya perlu melihat jadwal harian dan menentukan kapan kita berlatih. Tentukan waktu terbaikmu dalam berlatih musik.

 

4. Buat Challenge Untuk Diri Sendiri

Tantangan merupakan pemacu diri yang cukup efektif, dengan adanya tantangan kita dapat mengembangkan diri lebih dari sebelumnya. Lalu kita berkata “tidak ada tantangan bagi saya dari luar sana”. Kita tidak selalu hanya melihat tantangan dari luar, namun kita bisa  membuat tantangan / challenge untuk diri kita sendiri.

Misal kita menantang diri kita dengan membuat Challenge for 30 days atau untuk 15 hari jika terlalu lama. Waktunya bisa bebas tergantung kita yang menetapkan.

Untuk pemain instrument tiup seperti saxophone, flute, clarinet, recorder misalnya membuat challenge meniup long note dengan tangga nada selama 15 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut.

Pemain piano bisa melakukan pemanasan latihan tangga nada , arpeggio, bahkan etude misalnya selama 30 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut. 

Kemudian tandai di smartphone kalian atau tuliskan di kertas tentang progress challenge yang dilakukan.

5. Beri Reward Untuk Dirimu

Penghargaan bagi diri sendiri juga penting , untuk dirimu yang sudah berjuang untuk melakukan latihan dan mengikuti challenge yang dibuat. Kita bisa memberi penghargaan untuk diri sendiri ketika kita menyelesaikan tantangan latihan secara sempurna. 

Misalnya  di akhir tantangan hari ke 30, kita memberi diri kita makanan yang super lezat yang jarang kita beli. Dapat juga kita membelikan diri kita baju yang kita taksir, atau membeli senar untuk biola kita agar semakin semangat latihannya.

Lakukan pemberian reward / penghargaan bagi diri sendiri ketika kita mencapai target kita. Hal ini akan menjadi penyemangat kita dalam berlatih musik. 

6. Mengikuti Kursus Musik di Kelas Musik

Tips ke enam adalah mengikuti kursus musik di kelas musik. Mengikuti kursus musik di kelas musik akan membantu kita dalam meningkatkan kerajinan dalam berlatih musik.

Kita akan dibantu oleh guru-guru musik yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing sehingga pembelajaran kita tidak stuck. 

Guru Kelas Musik akan membantu kita dalam proses penambahan ilmu, bahkan menjawab pertanyaan seputar masalah dalam ilmu musik dan berlatih musik.

Dengan mengikuti kursus musik di kelas musik berarti kita akan lebih berkomitmen dalam berlatih musik. Karena dengan mengikuti kursus musik kita akan membayar komitmen dalam bermusik.

sarah chang bermain biola - keuntungan bermain musik

7. Cari Idola di Instrument Kamu

Tips yang terakhir adalah mencari idola di instrument kamu.

Jika kita seorang yang sedang belajar biola , kita bisa mencari pemain biola yang kita sukai permainannya seperti Iskandar Widjaja , Vanessa Mae, TwoSet Violin, dsb. Musisi lainnya jika sedang belajar saxophone seperti saxophonist Dave Koz, Kenny G, Nicky Manuputty, dan musisi besar lainnya.

Idola ini akan menjadi patokan kita ketika kita berlatih musik sehingga ada perbandingan kita sudah sampai mana dalam berlatih. 

Itu dia 7 Tips Rajin Berlatih ala Kelas Musik. Semoga bermanfaat 🙂

 

Samuel Adinugraha

 

Lebih Mudah Meniup Saxophone Posisi Berdiri Atau Posisi Duduk?

KelasMusik.Com – Bermain musik dengan menggunakan sebuah instrumen adalah hal yang wajib untuk dilakukan ketika bermusik. Karena tanpa adanya sebuah instrumen musik yang bisa dimainkan ketika ingin bermain musik akan menimbulkan rasa hambar ditelinga. Apalagi kalau kita hanya bisa mendengar sebuah lagu tanpa adanya iringan instrumen musik.

Tentunya lagu tersebut akan sangat biasa saja dan tidak memiliki sensasi apapun ketika didengarkan oleh banyak orang. Salah satu alat musik yang sering banyak digunakan dalam musik klasik adalah Saxophone. Biasanya Saxophone sering digunakan pada kegiatan orkestra ataupun sebagai pengiring dalam lagu klasik. Saxophone tergolong menjadi salah satu alat musik yang cukup tua umurnya.

Banyak orang mempertanyakan sebuah pertanyaan lebih mudah meniup saxophone posisi berdiri atau posisi duduk?. Dan hal seperti ini banyak dipertanyakan oleh para pemula yang akan bermain Saxophone. Dalam bermain saxophone ada dua jenis posisi yang bisa digunakan ketika bermain, yakni posisi duduk dan posisi berdiri. Di bawah ini akan diulas bagaimana memposisikan tubuh yang benar dengan menggunakan dua posisi tersebut.

  • Posisi Berdiri

Posisi berdiri yang harus dihindari adalah ketika posisi leher saat bermain tidak sesuai posisi. Posisi leher yang terlalu miring akan tidak enak untuk dipandang dan bahkan dapat mengganggu pernapasan dan kemungkinan terburuknya adalah akan berpengaruh pada intonasi pada nada-nada yang akan dihasilkan. Tentunya hal ini dikarenakan oleh cara pemasangan yang tidak sesuai antara mouthpiece dan leher dari Saxophone.

Sedangkan posisi berdiri yang sangat dianjurkan ketika bermain saxophone adalah memposisikan posisi leher dengan baik dan sesuai dengan aturan mainnya. Untuk bisa memposisikan posisi leher dengan baik maka perlu sekali untuk pemain menjaga posisi leher mereka tidak terlalu miring, dan memposisikan mouthpiece pada leher saxophone sebisa mungkin harus digeser atau bisa dengan diputar sedikit ke arah kanan dan disesuaikan dengan kemiringan dari saxophone.

Hal yang perlu dilakukan agar posisi leher bisa tegak bisa dengan melakukan sikap posisi berdiri, kemudian tangan kiri memegang mouthpiece yang posisinya kurang tepat lalu memutarnya ke arah kanan sampai posisi leher dari pemain tidak miring.

  • Posisi Duduk

Posisi duduk sebenarnya tidak terlalu banyak berbeda dengan posisi bermain saat berdiri. Perbedaannya hanya terletak pada posisi tubuh dari pemain saja, dan untuk posisi instrumen masihlah sama seperti ketika menggunakan posisi berdiri. Ketika menggunakan posisi duduk akan lebih baik jika pemain menggunakan kursi yang tidak memiliki sandaran tangan. Hal ini dilakukan agar sandaran yang ada pada kursi tidak akan mengganggu tangan dari pemain saxophone tersebut.

Dan apabila terpaksa untuk menggunakan kursi yang memiliki sandaran tagan, dapat diatasi dengan memposisikan cara duduk miring ke arah kiri dengan arah dari kursi sekitar 450 dan kemudian bertumpu pada pantat serta paha sebelah kiri.

Dari informasi di atas dapat memberi jawaban yang jelas dari pertanyaan lebih mudah meniup saxophone posisi berdiri atau posisi duduk. Dan bisa disimpulkan bahwa posisi dalam bermain Saxophone tidak ada sebuah kewajiban untuk menentukan posisi yang seperti apa yang bagus untuk kamu lakukan. Yang terpenting dalam bermain Saxophone adalah posisi tubuh kamu dalam memainkannya apakah dalam posisi yang tenang dan tidak merasa tegang.

Biasanya posisi dalam bermain Saxophone bisa dilakukan dengan dua cara yakni, berdiri dan duduk di sebuah kursi dan dengan posisi badan yang duduk tegak dan ambil posisi duduk yang nyaman untuk memainkan alat musik tiup saxophone. Jadi bagi kalian yang sering bermain Saxophone manakah lebih mudah meniup saxophone posisi berdiri atau posisi duduk.

5 Kebiasaan Buruk Saat Bernyanyi Yang Dapat Merusak Pita Suara


 

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengurangi beban stress. Ketika kita bernyanyi, maka secara otomatis hormon dopamin yang ada pada tubuh kita akan mengalir dengan cepat dan menghasilkan sensasi relaksasi. Sensasi tersebut akan kita dapatkan setelah bernyanyi dan bahkan detak jantung yang ada pada tubuh pun ikut berdetak kencang karena rasa senang yang ditimbulkan oleh aktivitas ini.

Namun, ada hal penting yang perlu diingat ketika bernyanyi, yakni kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara kita rusak apabila tidak diikuti dengan aturan yang sesuai ketika melakukan aktivitas tersebut. Rusaknya pita suara, menjadi hal yang sangat fatal kedepannya apabila kita tidak mau melihat dampak dari kebiasaan buruk yang kita lakukan saat bernyanyi. Di bawah ini akan diulas beberapa kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara menjadi rusak, antara lain:

  • Berteriak

Suara serak ketika kamu sedang beryanyi dan berteriak dengan sekuat tenaga untuk bisa mencapai suara yang cukup tinggi menjadi hal memungkinkan untuk dapat merusak lapisan dari pita suara. Ketika kita sedang beteriak/ memaksa suara saat bernyayi, secara otomatis otot-otot yang ada di tenggorokan kita akan mulai mengencang sangat kuat dan bahkan pernapasan berubah menjadi sangat dangkal karena adanya sebuah ketegangan berlebihan.

Tentunya berteriak terlalu kencang menjadi salah satu penyumbang masalah fatal untuk kesehatan pita suara. Oleh, karena itu kebiasaan buruk saat beryanyi ini perlu segera diperbaiki secepatnya.

  • Berdehem

Kebanyakan orang melakukan kebiasaan berdeham setelah mereka bernyanyi terlalu lama. Hal ini dilakukan mereka agar tenggorokan mereka tidak kering dan terasa lebih plong untuk bisa melanjutkan aktivitas bernyayi. Namun, perlu diingat bahwa kebiasaan berdeham yang cukup terlalu kuat ketika dilakukan setelah bernyanyi dapat menyebabkan kerusakan pada pita suara.

Untuk itu usahan mengganti kebiasaan berdehem dengan mencoba memberi sedikit waktu untuk mengistirahatkan tenggoran yang mungkin terasa agak kering dan juga gatal dengan meminum air putih yang cukup banyak.

  • Refluks Asam

Refluk asam merupakan sebuah peristiwa yang terjadi karena asam lambung naik menuju ke tenggorojan dan akhirnya akan menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada tenggorokan serta terkadang bisa menyebabkan gangguan pada suara saat kita bernyanyi.

Hal yang perlu kamu lakukan agar bisa mengurangi dari peristiwa seperi asam refluks ini adalah dengan tidak terburu-buru saat makan. Karena ketika makanan yang dimakan sudah sampai perut berlangsung dengan proses yang agak lama, maka akan membantu makanan tersebut tercerna dengan lancar.

 Asam reflux biasanya ditandai dengan suara serak yang berlangsung lama, kembung, dan terkadang perut mulas. Untuk itulah, berhati-hati dalam memakan makanan sebelum bernyanyi menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

  • Nada Bicara Dibuat Menjadi Berat

Beberapa orang ketika bernyayi melakukan kebiasaan buruk seperti terlalu menekan nada biacara mereka agar bisa lebih terdengar lantang dan garang. Menurut mereka hal ini dilakukan agar bisa menimbulkan kesan berwibawa saat bernyanyi. Namun, kebiasaan buruk seperti akan menimbulkan masalah yang serius pada pernpasan dan akhirnya menjadi dangkal ketika berbicara dengan cepat dan berat. Dan akhirnya akan merusak pita suara.

  • Bernyanyi Menggunakan Teknik Neck Voice

Untuk beberapa penyanyi yang menggunakan aliran seperti pop, dangdut, blues, jazz, dan sebagainya bisasanya menggunakan teknik neck voice ketika bernyanyi. Sebaiknya hal ini dihindari dengan menggunakan teknik neck voice saat bernyanyi. Tentunya supaya kesehatan dari pita suara bisa terjaga dan bahkan menghindarkan dari kerusakan yang permanen.

Kebiasaan buruk saat beryanyi di atas menjadi penyumbang terbanyak dari rusaknya pita suara. Dan akan lebih baik jika kamu bisa menghindari kebiasaan di atas dan menggantinya dengan kebiasaan yang baik saat bernyanyi.