Cara Mudah Belajar Vokal

KelasMusik.Com – Pengen punya suara merdu tapi belum tahu cara melatihnya? Kini Anda bisa belajar vokal dengan mempraktikkan tips melatih vokal ala Kelas Musik di bawah ini.

Memiliki suara yang bagus merupakan impian semua orang. Namun tidak semua orang memiliki suara yang unik, sehingga tidak semua suara yang dimiliki terdengar bagus untuk bernyanyi.

Agar bisa memperbaiki suara yang belum terdengar merdu, Anda bisa melatihnya melalui cara belajar vokal untuk pemula berikut ini.

  1. Memulai dari artikulasi

Yang pertama cara mudah belajar vokal yang bisa dilakukan adalah artikulasi dalam artian suara vokal adalah proses melatih pengucapan.

Ini berguna untuk memastikan bahwa suara Anda tidak cacat, sekaligus menjadi dasar dari tahap pembelajaran suara vokal.

Seperti yang kita ketahui, tidak semua kata atau kalimat bisa kita ucapkan dengan mudah dan jelas, terlebih ketika harus menggunakan intonasi tertentu di saat melafalkannya.

  1. Meningkatkan kekuatan suara

Tingkat kekuatan suara sangat membantu proses belajar vokal. Sebagai contoh, jika seseorang mengucapkan sebuah kalimat dengan tegas, maka akan terdengar seolah-olah berteriak ketika tidak memiliki kekuatan suara. Begitupun sebaliknya.

Suara yang kuat bisa memberikan kenyamanan serta alunan yang jernih bahkan ketika bernyanyi dengan nada tinggi dan dalam tempo yang cukup lama sekalipun.

Untuk itu, meningkatkan kekuatan suara sangat penting untuk memperbaiki kualitas vokal Anda.

Caranya dengan mendorong kecepatan hembusan angin keluar dari dalam perut melalui mulut. Lakukan tahap ini secara berulang-ulang.

  1. Melatih kemampuan bernapas

Cara mudah belajar vokal yang satu ini sangat disarankan bagi Anda yang ingin bernyanyi agar menggunakan metode pernapasan diafragma.

Jenis pernapasan yang satu ini memungkinkan Anda bisa menghasilkan kualitas suara vokal yang jernih, murni, dan lebih panjang.

 

Untuk melatihnya dengan cara melakukan pernapasan menggunakan otot diafragma. Tarik napas sebanyak-banyaknya sampai rongga perut Anda terasa penuh.

Berikutnya, hembuskan napas secara perlahan-lahan dari paru-paru ke mulut. Lakukan tahapan ini tanpa melibatkan otot-otot lainnya, sehingga ketika melatih diri untuk bernapas secara diafragma Anda tidak sampai menggerakkan organ tubuh lainnya, seperti wajah, pundak, dan dada.

  1. Melatih keterampilan vibrasi

Vibrasi yang dimaksud adalah mengenai kualitas bunyi suara yang Anda hasilkan ketika bernyanyi. Untuk membuat vokal Anda terdengar bagus, tentu vibrasi ini perlu Anda latih supaya nada yang keluar tidak cenderung datar.

Tidak sedikit orang yang belum memiliki kemampuan vibrasi sering menggerakkan tenggorokan dengan paksa. Alhasil, variasi nada yang dihasilkan tidak bertahan lama dan terdengar kurang stabil.

Untuk melatihnya cukup dengan melantunkan nada tinggi sampai Anda merasakan aliran udara yang melewati pita suara. Di saat yang bersamaan Anda akan merasakan getaran alami yang mampu dikembangkan dengan cara rutin belajar melantunkan nada tinggi.

  1. Belajar nada tinggi

Tahap cara mudah belajar vokal selanjutnya adalah proses belajar vokal setelah  poin-poin di atas sudah Anda pahami dan rutin diterapkan, maka dalam memperlajari nada tinggi ini akan relatif lebih mudah.

Namun, tetap saja ada teknik khusus untuk belajar cara melatih suara tinggi yang bisa Anda coba.

Anda perlu memulai menyanyi dari suara yang paling rendah yang anda bisa. Kemudian bisa dilanjutkan dengan menaikkan nada tinggi mencapai nada tinggi yang Anda bisa.

Tapi jangan sekali-kali memaksakan suara tinggi karena akan membuat tenggorokan sakit.

Lakukan pemanasan vokal setiap pagi setelah bangun tidur. Mengapa demikian, karena biasanya suara disaat bangun tidur akan lebih berat. Jika terbiasa melakukannya tentu range vokal Anda akan lebih ringan mencapai nada tinggi.

Demikianlah cara belajar vokal yang dapat Anda coba ketika berlatih. Anda perlu untuk selalu konsisten melatihnya.

BACA JUGA : TIPS SUPAYA TENGGOROKAN TIDAK SAKIT SAAT BERNYANYI

Teknik Yang Benar Bermain Biola Untuk Pemula

KelasMusik.Com – Untuk melatih skill dalam bermain biola, ada teknik dasar yang harus dikuasai supaya tepat memainkannya. Teknik yang benar bermain biola tentu membutuhkan waktu yang relatif lama, karena keterampilan biola mudah terbentuk jika membiasakan diri dalam bermain.

Apabila Anda ingin mahir memainkan alat instrumen yang satu ini, cara bermain biola bagi pemula mungkin cocok untuk Anda yang tidak terbiasa memainkannya.

Berikut ini teknik bermain biola untuk pemula yang bisa Anda terapkan saat berlatih.

  1. Setel busur dan senar biola agar berfungsi dengan baik

Agar suara instrumen yang dihasilkan merdu, maka busur dan senar biola harus dipastikan dulu kualitas suaranya.

Penyetelan busur cukup dilakukan dengan memutar tension screw searah jarum jam untuk membuat rambut busur jadi lebih kencang. Setelah itu, bersihkan area rambut busur dari debu dan minyak menggunakan damar atau sejenisnya.

Sedangkan untuk mengatur senar biolanya, Anda harus membeli alat penyeteman suara elektrik atau bisa download dari aplikasi seluler.

Dengan menggunakan alat ini, coba buatlah suara dari senarnya dan tes kesesuaian kuncinya. Putarlah pegs dan buat urutan senar biola berurutan dari nada rendah ke tinggi dengan kunci G – D – A – E.

  1. Menggenggam busur dengan cara yang benar

Selanjutnya teknik yang benar bermain biola adalah yang dapat Anda lakukan sebelum memegang busur, buatlah jari-jari tangan dalam keadaan rileks.

Posisikan tiga jari tengah di pegangan busur, tepatnya pada frog (sel rambut busur). Letakkan jari kelingking di penghujung pegangan yang dekat dengan sekrup.

sarah chang bermain biola - keuntungan bermain musik

Saat menempatkan ibu jari di balik pegangan tersebut jangan menempelkan telapak tangan pada pegangan atau busur. Buat semua jari dalam keadaan melengkung (lemas).

  1. Memposisikan biola dengan sempurna dan nyaman

Posisi badan menjadi salah satu yang penting yang harus Anda ketahui. Posisi badan harus benar supaya saat memainkan biola biasa rileks. Anda bisa melakukan teknik yang benar bermain biola dengan posisi berdiri/duduk keadaan tubuh tegak lurus.

Tempatkan ekor biola di leher Anda. Jepit biola diantara rahang kiri (arah dagu) dan tulang selangka sebelah kiri (relatif di bawah telinga).

Kemudian tangan sebelah kiri Anda gunakan untuk memegang leher biola. Tempatkan tangan di atas leher biola dengan area ibu jari sebagai penyangga di bawahnya.

  1. Lakukan teknik penggesekan senar biola yang sesuai

Untuk memulai penggesekan, tahan posisi biola dengan kuat agar tidak mudah goyah. Taruh rambut busur tepat di atas jembatan senar (1-2 cm dari penyangga senar di bawahnya).

Lakukan penggesekan dengan menarik — mendorong busur secara lurus (arah gesekan busur 90 derajat dari arah senar).

  1. Memainkan teknik dasar biola tahap awal

Teknik yang benar bermain biola adalah dengan bermain tanpa kunci (terbuka). Kenali teknis gesekan dan ciri khas suara yang keluar dari masing-masing senar. Berikutnya, lakukan gesekan secara bertahap dari urutan atas ke bawah untuk kunci G – D – A – E.

Belajarlah melakukan gesekan satu per satu pada masing-masing senar. Berusaha untuk menggesekkan rambut busur di satu senar tanpa menyentuh senar lainnya. Lakukan gesekan pendek dan panjang agar mampu memahami gaya suara.

  1. Berlatih menguasai kunci setiap not

Penekanan senar pada biola tidak seperti gitar. Agar bisa menghasilkan suara not yang baik, jari hanya perlu menekan senar dengan lembut dan teratur.

Di tahap awal, berlatihlah menggunakan jari terkuat ketika menekan senar. Setelah mampu menyesuaikannya, baru Anda bisa melatih jari lainnya.

Langkah berikutnya adalah bagaimana caranya jari-jari Anda bisa menjangkau semua senar dengan posisi manapun.

  1. Mencoba membuat variasi tangga nada

Setelah Anda mampu mengatur pergerakan jari dengan mudah, Anda bisa memulai permainan variasi not untuk menghasilkan suara yang bagus.

Mulailah belajar dari not yang mudah untuk dicoba, yakni D mayor. Semakin Anda paham terhadap not tertentu, tambahkan secara bertahap untuk permainan not lainnya. Ulangi secara terus-menerus sampai Anda mengerti semua teknik not dalam permainan biola.

Demikian teknik dan cara bermain biola yang dapat menjadi panduan Anda. Untuk mendapatkan bakat yang bagus dalam permainan biola, tentu Anda harus rutin belajar dan menambah intensitas berlatih dari hari ke hari.

BACA JUGA :

TIPS MEMILIH ALAT MUSIK BIOLA UNTUK PEMULA

Tiga Hal Penting Untuk Mengetahui Kunci Nada Dasar Belajar Biola

Tips Yang Kamu Harus Diketahui Sebelum Mempelajari Alat Musik Biola

Berbagai Aplikasi Belajar Biola Android

Tips Pemanasan Suara Sebelum Bernyanyi

KelasMusik.Com – Bukan hanya aktivitas fisik atau olahraga saja yang membutuhkan pemanasan, menyanyi juga membutuhkannya agar suara yang dihasilkan terdengar merdu. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk menjaga pita suara saat bernyanyi. Agar suara yang keluar dapat dimaksimalkan, sangat penting bagi Anda untuk melakukan pemanasan jika ingin tampil all-out.

Teknik pemanasan suara sebelum bernyanyi memiliki cara yang berbeda. Berikut langkah-langkah pemanasan suara untuk bernyanyi yang dapat Anda terapkan sebelum tampil.

  1. Minum air hangat secukupnya

Cara melakukan pemanasan suara sebelum bernyanyi dimulai dengan meminum air hangat secukupnya. Air hangat sangat penting untuk memastikan pita suara agar senantiasa terhidrasi.

Dengan kondisi semacam ini, pita suara dapat berfungsi dengan baik ketika Anda bernyanyi sekencang atau selama apapun, sebab terhidrasinya pita suara akan membuatnya jadi basah dan mampu menjaga getaran suara agar tidak mengering di saat bernyanyi.

  1. Latihan bernapas panjang

Latihan napas adalah bagian dari cara pemanasan suara sebelum bernyanyi yang harus dilakukan agar suara Anda mampu membuahkan hasil maksimal.

Cobalah untuk berlatih napas panjang. Agar lebih mudah, Anda dapat melakukannya di dalam air. Dengan catatan, air yang digunakan tidak melebihi dada Anda. Melalui latihan ini, Anda akan mengurangi massa tekanan suara sehingga napasnya dapat dikontrol dengan mudah ketika bernyanyi.

  1. Lakukan teknik hamming

Langkah pertama untuk melakukan pemanasan suara  sebelum bernyanyi adalah hamming, atau lebih tepatnya bergumam. Hamming adalah proses mendengungkan suara dengan keadaan mulut tertutup. Keluarkan suara dengungan mengikuti tangga nada dari rendah ke tinggi.

Ingat, langkah ini bukan latihan melainkan pemanasan. Jadi bila Anda tidak mampu mendengungkan nada tinggi, maka jangan dipaksakan. Lakukan teknik hamming ini dengan santai dan rileks.

  1. Melatih kemampuan suara
  • Belajar melafalkan huruf vokal

Untuk memperlancar ketika bernyanyi, lakukanlah latihan huruf vokal secara intensif. Caranya dengan membuka lebar mulut Anda lalu ucapkan huruf vokal A – I – U – E -O. Lakukan cara ini berulangkali sampai mulut Anda terasa lelah.

Berlatih huruf vokal dapat membuat Anda lebih tampil percaya diri. Sebab latihan vokal ini mampu membuat mulut Anda jadi terasa ringan dan mudah untuk melafalkan nada-nada tertentu.

  • Belajar menggunakan teknik pernapasan diafragma

Teknik pernapasan diafragma bisa membuat suara Anda jauh lebih bagus saat bernyanyi. Sayangnya, teknik ini masih banyak yang balum terbiasa, sehingga untuk melakukannya terkesan sulit.

Pernapasan diafragma memungkinkan Anda dapat menyimpan udara lebih banyak di rongga perut. Dengan begitu, Anda dapat memaksimalkan kualitas suara ketika bernyanyi.

Teknik ini dapat dilakukan dengan cara menarik napas sedalam-dalamnya untuk menekan keluar (membesarkan) rongga perut sebisa mungkin guna mengisi oksigen dalam jumlah banyak.

Berikutnya hembuskan udara secara perlahan dan tarik napas kembali tanpa melibatkan otot-otot lain selain otot diafragma. Suara dikeluarkan bersamaan dengan hembusan udara dari paru-paru secara perlahan namun dengan tenaga yang kuat.

  1. Merelaksasi otot di area kepala

Tahap pemanasan terakhir tepat sebelum bernyanyi adalah dengan mengendurkan atau melemaskan semua otot di sekitar wajah. Ini bertujuan untuk membuat Anda jadi rileks dan membuang tekanan di saat bernyanyi.

Seperti halnya bernapas menggunakan diafragma. Anda hanya diperkenankan untuk menggunakan otot diafragma ketika ingin mengontrol oksigen dan suara tanpa melibatkan otot-otot lain.

Untuk mengendurkan otot-otot di kepala ini coba lakukan tarikan nafas menggunakan satu lubang hindung dan menghembusnya melalui lubang hidung yang satunya. Ulangi teknik ini dengan sebaliknya.

Demikian tips pemanasan suara yang dapat Anda praktikkan sebelum bernyanyi. Cara ini tidak hanya Anda lakukan ketika siap tampil, melainkan juga penting dijadikan sebagai rutinitas ketika latihan bernyanyi.

Tips Bermain Kalimba Pemula Supaya Cepat Bisa

KelasMusik.Com – Dalam memainkan setiap alat musik bukan hanya untuk kalimba,  sudah tentu seseorang harus memiliki keterampilan khusus atau skill agar suara instrumen yang dihasilkan bagus.

Untuk alat musik kalimba sendiri yang biasa disebut dengan piano jempol ini tentu berbeda untuk teknik bermainnya dengan bermain alat musik piano.

Sekalipun Anda terbiasa dengan piano dengan memainkan jari-jemari, namun sangat berbeda dengan alat musik kalimba karena saat memainkan alat musik kalimba Anda hanya perlu menggunakan kedua jari jempol tangan dan dengan menggunakan petikan kuku jempol.

Itu sebabnya teknik belajar musik kalimba sangat berbeda dengan alat musik piano. Instrumen musik dari Afrika ini membutuhkan teknik tertentu ketika bermain. Terlebih kalimba hanya membutuhkan dua jari saja dalam memainkannya.

Bagi Anda yang masih pemula, tips bermain alat musik kalimba harus benar-benar dipahami. Adapun jika Anda ingin cepat menguasainya, berikut tips bermain kalimba bagi pemula yang dapat menjadi panduan Anda.

  1. Memegang kalimba dengan benar

Sederhana, namun sangat penting untuk menumbuhkan skill permainan instrumen kalimba. Ada teknik tersendiri ketika memegang alat musik ini.

  • Pegang kalimba dengan posisi yang hampir sama seperti memegang ponsel.
  • Letakkan jari tengah, manis, dan kelingking di bagian belakang kalimba tanpa menutupi lubang.
  • Posisikan dengan lembut jari telunjuk di masing-masing kanan dan kiri kalimba.
  • Kedua ibu jari tepat berada di atas kalimba dan mudah untuk menjangkau kuncinya.
  • Kalimba akan mengeluarkan suara yang indah dan beresonansi jika pemetikan kunci dilakukan dengan benar.
  1. Memahami teknik dasar bermain kalimba

Tips bermain kalimba selanjutnya adalah bahwa Anda harus paham bahwa kunci-kunci yang terpasang di kalimba tersusun secara kolaboratif dari pusat instrumen (kunci tengah).

  • Berbeda dengan piano, dimana nada semakin naik secara berurutan dari kiri ke kanan.
  • Anda harus membiasakannya agar hafal dengan semua karakter suara di masing-masing kunci kalimba.
  • Gerakan pemetikan kunci dilakukan secara beriringan sembari bergantian pada kedua ibu jari.
  • Langkah ini bertujuan untuk menghasilkan suara instrumen yang bervariasi sesuai ritme yang dibangun.
  • Ketika memetik, pastikan suara yang muncul sampai beresonansi (berdengung). Akan lebih mudah jika Anda menggunakan kuku ketika memetiknya.
  1. Membuat variasi dalam bermain

Setelah Anda mengetahui teknik dasar cara bermain kalimba, langkah selanjutnya adalah belajar membuat variasi untuk memperindah suara instrumentalnya.

Tips bermain kalimba yang kemudian Anda dapat pelajari adalah dengan membuat variasi not dan akor. Setelah nyaman memetik dari setiap kunci yang ada, Anda akan lebih mudah membuat variasi petikan sesuai keinginan.

  • Akor sendiri dapat dibuat dengan memetik dua kunci yang bersebelahan secara bersamaan.
  • Tidak hanya itu, selain akor Anda juga dapat melakukan pemetikan dua kunci di kanan kiri pada posisi yang hampir sama.
  • Buatlah kreatifitas pemetikan hingga Anda dapat membangun variasi suara yang unik dan merdu.
  • Untuk membantu Anda dalam meningkatkan kreatifitas, putarlah lagu tertentu sehingga Anda dapat mengikuti ritmenya.
  • Sebelum Anda bisa membuat variasi suara sesuai lagu yang diputar, jangan dulu menggantinya dengan lagu lain. Hal ini bertujuan agar Anda konsisten ketika belajar kalimba.

Tips bermain kalimba yang baik dan benar dapat mempercepat proses belajar Anda. Setelah menguasai teknik dasarnya, Anda akan jadi lebih mudah untuk meningkatkan skill bermain alat musik yang satu ini. Semakin lama Anda belajar, semakin baik pula keterampilan kalimba Anda.

BACA JUGA : JENIS-JENIS ALAT MUSIK KALIMBA DAN HARGANYA

Kata kunci pencarian:

melatih nada kunci di kalimba, kalimba buat pemula, kalimba terbaik, kunci nada kalimba untuk pemula, 

Makanan dan Minuman yang Baik untuk Menjaga Kualitas Suara Ketika Bernyanyi

KelasMusik.Com – Menjaga kualitas suara agar tetap merdu menjadi keharusan bagi orang yang berkarir melalui keterampilan suara. Sekalipun telah memiliki kualitas suara yang baik, mempertahankannya adalah hal yang wajib untuk dilakukan.

Agar kualitas suara tetap terjaga, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Mulai dari pola hidup yang sehat, hingga jenis makanan atau minuman yang harus dikonsumsi setiap hari. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang tengah mencari cara membuat suara menjadi indah.

Ada berbagai jenis makanan yang baik untuk seorang penyanyi, baik untuk menjaga keindahan suara maupun meningkatkan kualitas suara. Begitupun dengan minuman.

Di bawah ini 7 jenis makanan dan minuman yang baik untuk menjaga suara agar tetap merdu.

1. Buah melon

Salah satu buah yang baik untuk menjaga kualitas suara merdu adalah buah melon. Buah ini mengandung kadar air hingga mencapai 90%, yang berarti dapat menjaga tenggorokan tetap terhidrasi. Belum ditambah kandungan nutrisi lain yang cocok untuk mendukung performa suara ketika bernyanyi.

Jika Anda tidak menyukainya, Anda dapat membuat buah lemon menjadi jus atau mengkonsumsinya dengan tambahan jenis makanan pendamping.

2. Jus apel

Buah apel dikenal bisa menjaga hidrasi tenggorokan untuk jangka waktu yang relatif lama. Dengan membuat jus buah yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang akan tampil bernyanyi. Sebab kandungan air yang terdapat di dalamnya akan memberikan kelancaran pada rongga tenggorokan supaya dapat menjaga kualitas suara.

3. Buah lobak ekstrak gula Jawa

Nutrisi yang terdapat di dalam buah lobak dapat membantu proses pembentukan suara. Untuk membuat ramuan ini, cukup dengan memarut lobak hingga halus kemudian mencampurkannya dengan gula jawa serta air hingga merata secara menyeluruh. Setelah selesai Anda bisa langsung meminumnya.

4. Ramuan jeruk nipis

Sebagaimana yang kita tahu, jeruk nipis memiliki kegunaan yang sangat melimpah bagi kesehatan tubuh. Salah satunya dalam hal suara.

Ramuan dengan menggunakan jeruk nipis sangat mudah untuk dibuat. Anda cukup mencampurkan perasan jeruk nipis dengan kapur sirih, madu asli, dan garam secukupnya. Setelah ramuan tersebut jadi, Anda bisa langsung meminumnya.

5. Ramuan jahe

Selain jeruk nipis di atas, Anda juga bisa membuat ramuan dari jahe. Dengan menambahkan madu asli, cabe merah, dan kelapa parut secukupnya saja, Anda sudah dapat membuatnya dengan mudah. Cara meminumnya cukup dengan mengambil air perasan dari ramuan yang telah dibuat.

6. Teh herbal

Teh yang diminum dalam keadaan hangat akan membuat tenggorokan menjadi ikut hangat. Dalam kondisi ini pita suara Anda jadi lebih nyaman, bahkan untuk menyuarakan nada tinggi sekalipun.

Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menambahkan madu asli secukupnya. Karena madu memiliki nutrisi yang baik untuk menjaga kualitas suara agar senantiasa merdu.

7. Air putih

Para ahli kesehatan sepakat bahwa air putih sangat penting untuk menjagai kebugaran tubuh. Tak terkecuali dalam hal untuk menjaga kualitas suara. Agar suara yang Anda miliki senantiasa terjaga dengan baik. Maka setidaknya tubuh Anda harus memperoleh asupan air putih sebanyak 8 gelas per hari.

Selain mengkonsumsi beberapa makanan dan minuman di atas, sebaiknya Anda juga harus mempertimbangkan agar menghindari makanan atau minuman yang berpotensi merusak suara.

Merokok atau alkohol adalah dua contoh jenis asupan yang harus dihindari. Tidak hanya merusak kualitas suara, melainkan juga dapat menurunkan produktivitas tubuh yang bisa berimbas ke melemahnya pita suara.

Demikian beberapa buah-buahan segar yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga suara anda. Semoga bermanfaat dan langsung dipraktekkan yaa.

Mau Belajar Kalimba? Begini Cara Bermain Kalimba yang udah dan Benar

KelasMusik.Com – Kelihatannya alat musik kalimba saat ini banyak diminati oleh para pecinta musik tanah air. Suaranya yang khas dan mudah dibawa kemana-mana membuat alat musik Afrika ini banyak menarik perhatian.

Kalimba adalah instrumen mini yang merupakan penerus dari alat musik tradisional bernama mbira. Secara fisik, kalimba terbuat dari bahan dasar kayu. Jenis kayu yang dipakai dalam pembuatan kalimba bervariasi. Sedangkan untuk kuncinya sendiri umumnya menggunakan aluminium, baja, atau stainless yang kuat.

Sayangnya, tidak sedikit dari kita yang masih kebingungan bagaimana cara bermain kalimba. Bagi Anda yang belum terbiasa atau baru mengenal alat musik ini, Anda harus tahu cara bermain kalimba bagi pemula.

Untuk mencobanya cukup mudah, Anda dapat mengikuti panduan bermain alat musik kalimba di bawah ini.

  1. Menyetem suara kalimba

Belajar cara bermain kalimba sama halnyaseperti belajar gitar, kalimba juga membutuhkan penyeteman kunci agar bisa menghasilkan suara yang sesuai. Berikut cara yang mudah yang bisa dipraktekkan untuk menyetel kunci kalimba yang dapat Anda coba.

  • Unduh aplikasi tuner di ponsel Anda. Aplikasi ini nanti akan digunakan untuk menyesuaikan kualitas suara pada kalimba. Selain aplikasi tuner, Anda juga dapat menggunakan penyetel gitar digital. Namun disarankan menggunakan aplikasi tuner saja supaya lebih mudah dan hemat.
  • Perhatikan masing-masing grafik di setiap kunci kalimba Anda. Grafik ini akan memberikan keterangan tentang posisi dan suara yang akan dihasilkan oleh kunci tertentu.
  • Getarkan kunci tengah pada kalimba Anda dengan menggunakan kuku sampai mengeluarkan bunyi yang berdengung. Pada saat yang bersamaan lihat tuner di ponsel Anda. Ketika berbunyi, pastikan tuner menunjukkan nada C.
  • Jika tuner tidak menunjukkan nada C, maka Anda harus menyetel posisi kunci tengah hingga menghasilkan nada C ketika dibunyikan. Anda dapat mereposisinya dengan memukul kunci tersebut menggunakan palu mini.
  • Sesuaikan kunci-kunci lainnya sampai tuner menunjukkan nada sebagaimana grafik yang tertulis pada kunci yang dimaksud.
  1. Tahapan bermain kalimba

Dalam memainkan alat musik kalimba, Anda tidak boleh sembarangan. Untuk mendapatkan suara yang indah dari kalimba Anda, perlu dipahami teknik cara bermain kalimba yang bisa Anda praktekkan sesuai petunjuk berikut ini.

  • Letakkan kalimba di antara dua telapak tangan Anda. Genggam kanan kiri kalimba dan posisikan kedua jempol tepat diatas kalimba. Semua jari kecuali jempol diletakkan pada bagian bawah kalimba. Agar menghasilkan suara yang indah, jangan sampai jari-jari tersebut menutupi lubang di belakangnya.
  • Dengan menggunakan kedua jari jempol Anda, petik atau getarkan masing-masing kunci pada kalimba hingga mengeluarkan suara nyaring.
  • Latihlah penggunaan kuku jempol dalam proses pemetikan kunci agar suara yang keluar beresonansi.
  • Untuk pertama kalinya mungkin Anda akan kesulitan dalam memetiknya. Setelah jempol Anda terbiasa dengan kunci-kunci kalimba, tentu nanti akan jadi lebih mudah dan nyaman saat bermain.
  • Buatlah kreasi suara dengan melakukan kombinasi terhadap getaran di masing-masing kunci. Jika sudah terbiasa, jempol Anda akan lebih mudah untuk memetiksemua kunci hingga menghasilkan komposisi suara yang indah.
  • Tambahkan seni suara dengan bermain akor. Anda bisa mencobanya dengan cara menekan dua kunci bersebelahan secara bersamaan. Di saat yang sama Anda juga bisa menambahkan rangkaian suara lain dengan jempol yang satunya.

 

Alat musik kalimba memang terlihat sederhana dan mudah untuk dimainkan. Namun untuk menghasilkan suara yang bagus Anda tidak cukup hanya dengan memainkannya tanpa skill. Sedangkan untuk menumbuhkan skill ini Anda harus rutin berlatih kalimba.

Kata kunci pencarian:

Cara memainkan kalimba untuk PEMULA, cara merawat kalimba, kalimba untuk pemula, 

Apa saja sih perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet? Inilah Dia Penjelasannya

KelasMusik.Com –  Alat musik woowind saxophone dan trumpet merupakan dua jenis alat musik yang sering dipakai secara bersamaan. Dan sudah tentu juga kedua alat musik ini tidak jarang dimainkan untuk acara-acara resmi dan wedding event. 

Trumpet merupakan alat musik yang mampu menghasilkan iringan nada semakin meriah dan indah. Ada beberapa orang yang gemar main trumpet. Di lain pihak banyak juga yang memainkan saxophone. Tak sedikit yang berpendapat kalau trumpet dan saxophone sama. Karena keduanya selain dimainkan dengan cara ditiup namun dari bentuknya juga mirip.

Ketika disandingkan dalam suatu event musik. Melodi kedua alat musik ini hampir terdengar sama. Sehingga saat digabungkan bunyinya sempurna. Padahal sesungguhnya tidak demikian.

Ada banyak perbedaan diantara keduanya. Apa saja sih perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet? Berikut ini penjelasan dari kedua alat musik tiup tersebut akan dijabarkan sejelas mungkin.

  1. Bahan Yang Digunakan

Sebelum berbicara mengenai perbedaan dari bahan yang dipakai. Sebenarnya ada persamaan diantara keduanya. Contohnya bentuk memang mirip, begitu juga dengan bunyinya yang mempunyai kesamaan.

Lalu apa saja sih perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet? Pembeda pertama berupa bahan yang dipakai. Alat musik terompet ada yang dari bahan silver dan ada juga dari bahan yang lain.

Hal itu berbeda jauh dengan saxophone. Bahan saxophone terbuat dari kuningan. Yang mana harganya lebih mahal daripada bahan trumpet. Dari keduanya tentu berbeda dari jenis bahannya.

  1. Genre Musik

Keduanya mempunyai kesamaan sebagai alat musik tiup. Tetapi berbeda dalam hal genre musik. Trumpet lebih banyak dimanfaatkan untuk keperluan musik klasik. Karena dari hasil nada yang ditiupkan begitu indah, meliuk dan menenangkan, membentuk irama teratur.

Maka alat tersebut lebih mengarah pada ciri khas musik klasik serta jazz. Itu memang benar adanya sampai saat ini trumpet dipakai untuk acara musik bergenre keduanya.

Kalau saxophone cenderung memiliki genre khusus berupa jazz. Itu karena saat dimainkan alunan melodi yang terbentuk memang dikhususkan sebagai jazz.

Meskipun alirannya jazz tapi sering tampil dalam acara marching band, band militer. Saxophone ternyata tidak sekedar format acara resmi saja. Tetapi lebih dari itu kegiatan yang bersifat meriah turut disemarakkan oleh alat musik ini.

  1. Cara Memainkannya

Selain dua hal tersebut perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet yang lainnya adalah dari sisi penggunaannya. Alat musik trumpet umumnya ditiup dengan menekan tombol dan sudah tentu diperlukan pernapasan dan teknik meniup yang tepat. biasanya dimainkan ketika acara yang lebih casual. Hal tersebut sangat berbeda dengan saxophone.

Pemain saxophone sering tampil meniupkan nada indahnya dalam setiap acara resmi. Ketika memainkan saxophone, Anda akan dibantu dengan alat bernama mouthpiece dan reed. Kalau terompet alat bantunya berupa mouthpiece. Sekarang Anda tinggal pilih mau memainkan yang mana.

  1. Jenis saxophone dan trumpet

Seperti yang dijelaskan sebelumnya saxophone bahan dasarnya kuningan. Tetapi kategorinya masuk dalam instrumen woodwind. Karena ada corong buluh tunggal. Susunan saxophone umumnya berisikan tabung dengan bentuk kerucut. Dengan keistimewaan bagian ujung memiliki desain layaknya bel.

Alat musik ini terdiri dari 20 tombol nada diikuti dengan aneka ukuran pada seluruh tabung.  Dan untuk jenisnya ada saxophone alto, tenor, soprano, bariton. Dan uniknya alat musik saxophone ada baby saxophone dengan bentuk yang mungil. 

Beda cerita dengan trumpet yang memiliki bentuk lonjong cenderung bulat dan memiliki 3 bagian tombol untuk memainkan nada. Suara indah akan dihasilkan dengan melakukan tiupan ke dalam corong. Yang mana dengungannya terasa sampai ke kolom udara.

Trumpet itu mempunyai jenis banyak seperti terompet Bb, C, D, Eb, E, F, G.  Tetapi ada salah satu tipe yang umum dipakai yakni B flat. Alat musik tiup trumpet hanya memiliki tiga tombol, dan pemain trompet harus menyesuaikan embouchure untuk mendapatkan nada yang berbeda.

Trumpet C paling umum dipakai dalam orkestra Amerika, dengan bentuknya yang lebih kecil memberikan suara yang lebih cerah, dan hidup dibandingkan dengan trumpet Bb.

7 Tips Rajin Berlatih Musik Dijamin Berhasil

KelasMusik.Com – Ahli dalam musik merupakan hal yang didambakan banyak orang. Namun keahlian dalam bermusik bukanlah hal yang instan, harus melalui banyak proses latihan. Dalam proses berlatih sering kali menemui banyak permasalahan.

Masalah dalam berlatih musik tentu banyak hal. Mulai dari alat musik yang kurang memadai , tidak ada mentor, tidak sempat berlatih musik (time managament yang buruk), bahkan malas berlatih. Masalah tersebut perlu ditangani untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain musik.

Terutama dalam mengalahkan kemalasan bermain musik perlu dilawan. Tentu hal ini susah-susah gampang, akan menjadi sulit jika tidak mengetahui caranya. Lebih berbahayanya ketika kita malas berlatih musik, akhirnya kita kehilangan motivasi dalam belajar / bermain musik.

Berikut 7 tips rajin berlatih musik ala kelas musik :

  1. Buka Case Instrument Anda (buka tempat alat musik anda)

Cara yang pertama adalah dengan membuka tempat alat musik kita. Sering kali kita malas , bahkan membukanya case dengan posisi tertutup pun kita malas. Oleh karena itu dengan membuka case alat musik kita akan membantu kita lebih mudah untuk berlatih musik. 

Kita dapat menempatkan alat musik kita tetap dalam case namun dalam keadaan terbuka. Penempatan alat musik juga bisa kita tempatkan pada stand alat musik apabila kita mempunyai standnya. Misalkan gitar kita tempatkan pada stand yang berdiri atau pun biola yang ditempatkan pada dalam case yang terbuka.

Ketika alat musik terlihat , kita akan lebih mudah untuk mengambilnya dan rajin memainkannya. 

2. Tempatkan Alat Musik di Tempat Favoritmu

Penempatan alat musik tentu juga hal yang penting, karena apabila kita menempatkan instrument kita di tempat yang jarang kita gunakan akan menambah rasa malas.

Apabila kita menyukai singgah di ruang tamu, kita bisa menempatkan instrument kita pada ruang tamu dan apabila kita suka diam di kamar tidur, kita bisa tempatkan instrument di kamar tidur dengan posisi yang aman.

3. Tentukan Waktu Terbaikmu

Setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing. Tentu dalam menentukan waktu dalam berlatih sangatlah flexible menyesuaikan dengan keadaan tiap pribadi.

Misalnya kita seorang pekerja yang sibuk di siang hari hingga malam hari. Maka waktu terbaik untuk berlatih adalah pagi hari di saat mood masih baik. Apabila kita seorang pelajar yang sibuk di pagi hingga siang hari. Tentu waktu terbaiknya di sore ataupun malam hari.

Hal ini sangat flexibel mengikuti keadaan kita setiap harinya. Kita hanya perlu melihat jadwal harian dan menentukan kapan kita berlatih. Tentukan waktu terbaikmu dalam berlatih musik.

 

4. Buat Challenge Untuk Diri Sendiri

Tantangan merupakan pemacu diri yang cukup efektif, dengan adanya tantangan kita dapat mengembangkan diri lebih dari sebelumnya. Lalu kita berkata “tidak ada tantangan bagi saya dari luar sana”. Kita tidak selalu hanya melihat tantangan dari luar, namun kita bisa  membuat tantangan / challenge untuk diri kita sendiri.

Misal kita menantang diri kita dengan membuat Challenge for 30 days atau untuk 15 hari jika terlalu lama. Waktunya bisa bebas tergantung kita yang menetapkan.

Untuk pemain instrument tiup seperti saxophone, flute, clarinet, recorder misalnya membuat challenge meniup long note dengan tangga nada selama 15 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut.

Pemain piano bisa melakukan pemanasan latihan tangga nada , arpeggio, bahkan etude misalnya selama 30 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut. 

Kemudian tandai di smartphone kalian atau tuliskan di kertas tentang progress challenge yang dilakukan.

5. Beri Reward Untuk Dirimu

Penghargaan bagi diri sendiri juga penting , untuk dirimu yang sudah berjuang untuk melakukan latihan dan mengikuti challenge yang dibuat. Kita bisa memberi penghargaan untuk diri sendiri ketika kita menyelesaikan tantangan latihan secara sempurna. 

Misalnya  di akhir tantangan hari ke 30, kita memberi diri kita makanan yang super lezat yang jarang kita beli. Dapat juga kita membelikan diri kita baju yang kita taksir, atau membeli senar untuk biola kita agar semakin semangat latihannya.

Lakukan pemberian reward / penghargaan bagi diri sendiri ketika kita mencapai target kita. Hal ini akan menjadi penyemangat kita dalam berlatih musik. 

6. Mengikuti Kursus Musik di Kelas Musik

Tips ke enam adalah mengikuti kursus musik di kelas musik. Mengikuti kursus musik di kelas musik akan membantu kita dalam meningkatkan kerajinan dalam berlatih musik.

Kita akan dibantu oleh guru-guru musik yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing sehingga pembelajaran kita tidak stuck. 

Guru Kelas Musik akan membantu kita dalam proses penambahan ilmu, bahkan menjawab pertanyaan seputar masalah dalam ilmu musik dan berlatih musik.

Dengan mengikuti kursus musik di kelas musik berarti kita akan lebih berkomitmen dalam berlatih musik. Karena dengan mengikuti kursus musik kita akan membayar komitmen dalam bermusik.

sarah chang bermain biola - keuntungan bermain musik

7. Cari Idola di Instrument Kamu

Tips yang terakhir adalah mencari idola di instrument kamu.

Jika kita seorang yang sedang belajar biola , kita bisa mencari pemain biola yang kita sukai permainannya seperti Iskandar Widjaja , Vanessa Mae, TwoSet Violin, dsb. Musisi lainnya jika sedang belajar saxophone seperti saxophonist Dave Koz, Kenny G, Nicky Manuputty, dan musisi besar lainnya.

Idola ini akan menjadi patokan kita ketika kita berlatih musik sehingga ada perbandingan kita sudah sampai mana dalam berlatih. 

Itu dia 7 Tips Rajin Berlatih ala Kelas Musik. Semoga bermanfaat 🙂

 

Samuel Adinugraha

 

Mau Belajar teknik vibra alat musik saxophone Paling Mudah? Intip Disini!

KelasMusik.Com – Bagi siapa saja yang masih pemula dan punya keinginan kuat belajar saxophone. Karena didasari ketertarikan kuat terhadap keindahan nada yang dihasilkan  Serta tak lupa bahwa alat musik ini sering dimainkan pada genre jazz dan Anda menggemarinya.

Selain itu Anda juga penggemar pemain saxophone dunia seperti: Dave Koz, Kenny G, Richard Elliot, Eric Marienthal, Sadao Watanabe dan Kenny Garret. Maka belajar teknik vibra alat musik saxophone akan membuat Anda bisa menghasilkan nada jazz yang indah.

Bisa jadi Anda menyusul jejak bintang idola saxophone terkenal. Meskipun Anda belum pernah sama sekali memainkannya, hanya sekedar alunan musiknya. Anda tenang saja, beberapa tips mudah berikut bisa dicoba.

  • Teknik Pegang Saxophone

Teknik pertama ini meskipun sepele tetapi mempengaruhi kualitas nada yang dihasilkan. Berhasil atau tidaknya pemula memainkannya. Awalannya dari cara pegang yang benar. Dengan begitu jari-jari Anda mudah meraih kunci nada yang tersedia pada saxophone.

Jadi posisi jari telunjuk, tengah, dan jari manis entah itu berasal dari tangan kanan atau kiri. Usahakan posisinya berada di sisi permukaan katup nada yang ada.

  • Teknik Pernapasan Yang Baik

Belajar teknik vibra alat musik saxophone itu juga membutuhkan pernapasan yang tepat. Kalau salah dalam melakukan pernapasan bisa jadi nada yang dihasilkan kurang sempurna. Mereka yang mahir dalam bermain alat musik ini umumnya pakai pernapasan diafragma. Sehingga volume udara lebih kuat, dan nada menjadi indah.

Teknik diafragma juga membuat napas lebih panjang. Tidak akan sampai terjadi putus nada tiba-tiba. Sedapat mungkin Anda rutin melakukan olah nafas setiap hari. Selain membantu dalam bermain saxophone. Kegiatan tersebut baik untuk kesehatan. Apalagi pakai metode yoga semakin mantap pernapasan diafragma Anda nantinya.

  • Posisi Main Saxophone

Saat Anda memainkan saxophone tidak ada larangan dalam memposisikan tubuh saat bermain. Meskipun posisi bebas, usahakan tubuh Anda dalam kondisi santai dan rileks. Supaya gaya memainkan saxophone terlihat natural, nada merdu konsisten terjaga.

  • Teknik Embosur Saxophone

Embosur merupakan teknik pengaturan posisi bibir,dan gigi saat memainkan saxophone. Belajar teknik vibra alat musik saxophone yang keempat ini meski sederhana tetapi bisa mempengaruhi performa Anda. Saxophone mempunyai bagian khusus bernama mouthpiece. Embosur yang baik yakni posisikan bibir, gigi pada sisi atas mouthpiece. Dengan begitu Anda konsisten menciptakan nada yang enak didengar dari hasil tiupan melalui mouthpiece.

Ada suatu teknik yang umum dipakai saat berlatih embosur.  Hasil suara serta tone sangat light, enak didengar. Sebagai akibat dari reed yang dikeluarkan sangat leluasa. Bibir bagian bawah menyentuh reed. Tetapi hanya sebagian kecil saja bibir bawah yang posisinya antara gigi serta mouthpiece. Saat melakukan posisi ini, Anda pikirkan saja huruf V. Sehingga langsung jadi tak perlu bingung memposisikan bibir, gigi dan mouthpiece.

  • Teknik Peniupan

Selain embosur hal paling penting dari kualitas suara saxophone terletak pada kualitas tiupan. Sebisa mungkin Anda meniup pakai tenaga kuat tetapi masih wajar. Jangan sampai terlalu kuat malah hasil nada tak maksimal alunannya. Istilah dalam dunia saxophone yakni meniup pakai udara panas.

  • Belajar Main Saxophone Secara Rutin

Saxophone itu dapat dipelajari secara mandiri. Bahkan tidak sedikit orang tanpa kursus menghasilkan nada indah saat main alat musik tiup ini. Bahkan kualitasnya tidak kalah hebat dengan pemain profesional. Asalkan Anda melatihnya secara rutin. Namun jauh lebih baik kalau Anda kursus, karena pengetahuan dan pengalaman dapat terasah.

BACA JUGA :

5 Manfaat Meniup Saxophone Yang Menguntungkan

Mengulas Jawaban Mengapa Harus Kursus Saxophone

Banyak Timbul Pertanyaan Dari Masyarakat Mengapa Main Saxophone Mudah

Aplikasi Belajar Saxophone (Android)

Apa Saja Aksesoris Saxophone dan Manfaatnya?

Ayo Pelajari Tips Supaya Tenggorokan Tidak Sakit Saat Bernyanyi

KelasMusik.Com – Apakah Anda gemar menyanyi? Bahkan ikut serta dalam les vokal maupun aktif berpartisipasi pada kontes nyanyi. Jika itu semua ada pada diri Anda, maka perlu kiranya untuk memproteksi diri terkait dengan kesehatan tenggorokan. Karena tenggorokan dan pita suara merupakan aset penting seorang penyanyi oleh sebab itu jangan sampai salah satu terganggu.

Dalam hal ini individu tersebut terkena sakit tenggorokan. Maka runyamlah semua aktivitas menyanyi. Pemeriksaan mendalam turut dilakukan untuk mencegah dampak luas dari sakit tersebut. Supaya Anda tak direpotkan dengan aneka pemeriksaan tenggorokan dan pita suara dikemudian hari. Ada tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi. Caranya mudah dan terbukti ampuh. Seperti apakah itu? Ikuti penjelasan berikut ini.

  • Melatih Pita Suara Secara Konsisten

Pita suara perlu dilatih rutin, supaya kondisinya tetap baik setiap hari. Jadi ibarat atlet yang aktif melatih kelenturan tubuh dan otot. Itu dimaksudkan untuk menjaga kebugaran. Jadi penyanyi dapat memaksimalkan keterampilan, latihan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan di awal, dan istirahat cukup. Sehingga pita suara tidak dipaksakan untuk terus bekerja.

Ada cara khusus untuk dilakukan setiap hari, contohnya: peregangan leher serta bahu, pernapasan dilatih, menjaga pola makan sehat, pemanasan suara. Dengan menerapkan beberapa hal tersebut kerusakan pita suara dan tenggorokan sakit tidak terjadi.

  • Pola Makan Sehat dan Bernutrisi Tinggi

Ketika Anda selalu menerapkan makanan sehat tinggi vitamin penting. Maka tenggorokan dan pita suara terjaga kesehatannya. Sebaiknya setiap hari harus ada kandungan serat, kaya vitamin penting seperti A,C dan E. Kalau Anda rutinkan konsumsi makanan dengan kompisisi penting seperti itu maka selaput lendir yang berada di tenggorokan akan senantiasa memberi perlindungan ekstra untuk pita suara juga.

  • Konsumsi Air Putih Diperbanyak

Air putih itu kaya manfaat penting untuk tubuh. Termasuk kesehatan tenggorokan serta pita suara. Minumlah air putih dengan frekuensi sesuai aturan kesehatan. Ketika Anda konsumsi air sesuai takaran yang dianjurkan. Maka tenggorokan akan menjadi terhidrasi. Kalau tenggorokan kering akan menimbulkan penurunan kualitas pita suara. Tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi yang ketiga ini memang mudah  Siapa saja bisa melakukannya.

  • Memiliki Gaya Menyanyi Sendiri

Tak sedikit dari kita bahkan penyanyi sekalipun yang mempunyai tokoh favorit. Dalam hal ini mengagumi penyanyi. Karena ketertarikan tinggi membuat seseorang kadang meniru bakat yang dimilikinya. Sehingga karakter lekukan suara idola sering Anda contoh. Bahkan banyak yang pakai segala cara supaya suaranya mirip sang idola. Upaya itu mampu mengganggu kesehatan tenggorokan dan kualitas suara. Karena dua elemen tubuh itu dipaksa melakukan hal di luar kemampuan. Maka rusaklah jadinya, janganlah anak seperti itu. Jauh lebih baik bernyanyi sesuai kemampuan.

  • Suara Dipakai Secukupnya Saja

Suara itu ternyata harus dipakai seperlunya. Dengan begitu kesehatan tenggorokan serta pita suara tak akan terganggu. Anda bisa lakukan dengan menerapkan sedikit berbicara. Tidak memaksakan diri untuk bernyanyi ketika lelah mendatangi. Serta tak kalah pentingnya jangan sampai berteriak, bicara pakai volume sangat lantang. Tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi yang kelima ini jangan dianggap sepele. Kalau ingin ukuran dan kondisi tenggorokan serta pita suara tetap seperti semula.

  • Rutin Konsumsi Tanaman Herbal

Tips terakhir dengan rutin konsumsi hasil dari tanaman herbal. Khususnya kelompok jamu-jamuan. Dalam hal ini konsumsilah kencur, kunyit untuk menjaga kesehatan tenggorokan. Anda dapat membuatnya menjadi minuman lezat yang hangat. Kandungan penting pada keduanya mampu menjernihkan pita suara. Selain itu sebagai pendingin, anti bakteri, anti radang untuk tenggorokan.

BACA JUGA :

Mengetahui Tips Olah Vokal Untuk Suara Vibra/Vibrato

Tips Mudah Saat Belajar Vokal Bagi Pemula

Cara Latihan vokal Nada Tinggi Mudah Dan Benar

Macam-macam Teknik Pernafasan Vokal Dalam Bernyanyi

10 Fakta Tentang Vokal yang Perlu Anda Ketahui