Rekomendasi Saxophone Berkualitas Termurah untuk Pemula

KelasMusik.Com – Saxophone adalah salah satu alat musik yang masuk dalam klasifikasi aerophone, sebuah alat musik yang dimainkan dengan bantuan udara. Saxophone identik dengan alat musik yang sering dipergunakan dalam musik bergenre jazz.

Kepopulerannya hingga sekarang banyak mengundang berbagai kalangan untuk belajar cara bermain saxophone. Sayangnya harga saxophone cukup menguras budget apabila ingin memilikinya.

Jika Anda seorang pemula yang sedang mencari saxophone murah namun berkualitas untuk belajar, berikut ini mungkin bisa dipertimbangkan.

  1. Harrier Alto Saxophone

Harga: ±Rp 5.700.000,00

Sebagai pemula, Anda bisa mencoba saxophone Harrier ini untuk proses belajar sehari-hari. Harga saxophone yang murah bukan berarti tidak memiliki kualitas suara yang bagus.

Saxophone Harrier memang cocok untuk kelas tahap awal ketika Anda baru saja ingin mempelajarinya. Bahkan untuk tahap tingkat lanjut pun saxophone ini masih bisa diandalkan.

Meskipun harganya hanya sekitar 5,7 juta, Anda sudah bisa mendapat fasilitas saxophone pendukungnya. Meliputi cork grease, cleaning swab / kemoceng pembersih, strap saxophone, sarung tangan, mouthpiece + reed, lap pembersih, dan tali ransel.

  1. Gnosis Alto Saxophone

Harga: ±Rp 5.750.000,00

Saxophone Gnosis merupakan saxophone berkualitas termurah untuk pemula produk besutan China yang juga bisa diandalkan untuk tahap belajar. Harga dari saxophone pemula ini juga cukup murah, Anda bisa mendapatkannya dengan harga tidak lebih dari 6 juta.

Sama seperti saxophone Harrier, selain untuk pemula brand Gnosis ini juga bisa difungsikan untuk permainan alat musik tingkat lanjut.

Untuk harga di atas, Anda juga sudah memperoleh fasilitas pendukung seperti saxophone Harrier, yaitu cork grease, cleaning swab / kemoceng pembersih, strap saxophone, sarung tangan, mouthpiece + reed, lap pembersih, dan tali ransel. Beberapa penjual kadang berbeda dalam memberikan fitur tambahan di luar aksesoris saxophone.

  1. Mandalika Alto Saxophone

Harga: ±Rp 5.100.000,00

Mencari produk saxophone berkualitas termurah untuk pemula  yang telah memenuhi standar internasional bisa Anda dapatkan dari saxophone Mandalika ini.

Produk buatan China tersebut seringkali mendapat banyak pertimbangan oleh berbagai kalangan karena kualitas produk di balik harga murahnya.

Dengan harga 5 jutaan saja Anda sudah mendapat unit saxophone, neck, mouthpiece, reeds, lap, sarung tangan, strap saxo, dan box hardcase untuk selempang/ransel.

  1. Selmer Mark Vi Alto Saxophone

Harga: ±Rp 5.900.000,00

Brand Selmer adalah varian produk saxophone yang telah mendapat banyak penggemar di seluruh dunia. Ini dikarenakan kualitasnya yang sangat bagus dibandingkan produk di kelasnya.

Sayangnya untuk mendapat produk ini Anda harus mengeluarkan biaya lebih. Untungnya kini tersedia Selmer versi super copy 99%. Meskipun replika, tapi masih relevan untuk mendukung proses belajar Anda sebagai pemula.

Replika Selmer VI saxophone berkualitas termurah untuk pemula memiliki kualitas suara dan finishing yang cukup baik dengan harga 6 jutaan.

Anda sudah bisa memperoleh fitur pendukung berupa alto saxophone selmer, mouth piece, neck strap, case belt, brush, cleaning rod, cleaning cloth, pair of gloves, dan super hardcase.

  1. Ostrava Alto Saxophone

Harga: ±Rp 4.200.000,00

Saxophone berkualitas termurah untuk pemula berikutnya adalah Ostrava. Jika Anda sering melihat para Saxoponist yang tampil di berbagai acara tertentu, mungkin tidak jarang dari mereka yang memakai produk Ostrava.

Saxophone yang satu ini mampu menghasilkan suara yang cukup bagus. Bisa Anda pertimbangkan untuk menunjang proses belajar.

Ostrava alto saxophone terbuat dari material yang bagus, jadi Anda tidak perlu khawatir tehadap resiko pecah atau warnanya luntur. Untuk aksesorisnya sendiri cenderung sama dengan saxophone di atas.

Hanya saja mungkin akan memiliki bentuk dan model yang berbeda akibat ciri khas dari masing-masing merk.

Masing-masing produk di atas identik dengan model Alto, hal ini dimaksudkan agar bagi Anda yang masih belajar tidak kesulitan untuk memainkan saxophone dengan ukuran yang ideal.

Saxophone Alto mudah digunakan untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

BACA JUGA:

Mau Beli Kalimba? Ini Dia Jenis-Jenis Alat Musik Kalimba dan Harganya

4 Pilihan Harga Piano Pemula Termurah dan Terbaik

Jasa Stem Piano Bandung Dengan Harga Mahasiswa

Apa saja sih perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet? Inilah Dia Penjelasannya

KelasMusik.Com –  Alat musik woowind saxophone dan trumpet merupakan dua jenis alat musik yang sering dipakai secara bersamaan. Dan sudah tentu juga kedua alat musik ini tidak jarang dimainkan untuk acara-acara resmi dan wedding event. 

Trumpet merupakan alat musik yang mampu menghasilkan iringan nada semakin meriah dan indah. Ada beberapa orang yang gemar main trumpet. Di lain pihak banyak juga yang memainkan saxophone. Tak sedikit yang berpendapat kalau trumpet dan saxophone sama. Karena keduanya selain dimainkan dengan cara ditiup namun dari bentuknya juga mirip.

Ketika disandingkan dalam suatu event musik. Melodi kedua alat musik ini hampir terdengar sama. Sehingga saat digabungkan bunyinya sempurna. Padahal sesungguhnya tidak demikian.

Ada banyak perbedaan diantara keduanya. Apa saja sih perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet? Berikut ini penjelasan dari kedua alat musik tiup tersebut akan dijabarkan sejelas mungkin.

  1. Bahan Yang Digunakan

Sebelum berbicara mengenai perbedaan dari bahan yang dipakai. Sebenarnya ada persamaan diantara keduanya. Contohnya bentuk memang mirip, begitu juga dengan bunyinya yang mempunyai kesamaan.

Lalu apa saja sih perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet? Pembeda pertama berupa bahan yang dipakai. Alat musik terompet ada yang dari bahan silver dan ada juga dari bahan yang lain.

Hal itu berbeda jauh dengan saxophone. Bahan saxophone terbuat dari kuningan. Yang mana harganya lebih mahal daripada bahan trumpet. Dari keduanya tentu berbeda dari jenis bahannya.

  1. Genre Musik

Keduanya mempunyai kesamaan sebagai alat musik tiup. Tetapi berbeda dalam hal genre musik. Trumpet lebih banyak dimanfaatkan untuk keperluan musik klasik. Karena dari hasil nada yang ditiupkan begitu indah, meliuk dan menenangkan, membentuk irama teratur.

Maka alat tersebut lebih mengarah pada ciri khas musik klasik serta jazz. Itu memang benar adanya sampai saat ini trumpet dipakai untuk acara musik bergenre keduanya.

Kalau saxophone cenderung memiliki genre khusus berupa jazz. Itu karena saat dimainkan alunan melodi yang terbentuk memang dikhususkan sebagai jazz.

Meskipun alirannya jazz tapi sering tampil dalam acara marching band, band militer. Saxophone ternyata tidak sekedar format acara resmi saja. Tetapi lebih dari itu kegiatan yang bersifat meriah turut disemarakkan oleh alat musik ini.

  1. Cara Memainkannya

Selain dua hal tersebut perbedaan alat musik tiup saxophone dan trumpet yang lainnya adalah dari sisi penggunaannya. Alat musik trumpet umumnya ditiup dengan menekan tombol dan sudah tentu diperlukan pernapasan dan teknik meniup yang tepat. biasanya dimainkan ketika acara yang lebih casual. Hal tersebut sangat berbeda dengan saxophone.

Pemain saxophone sering tampil meniupkan nada indahnya dalam setiap acara resmi. Ketika memainkan saxophone, Anda akan dibantu dengan alat bernama mouthpiece dan reed. Kalau terompet alat bantunya berupa mouthpiece. Sekarang Anda tinggal pilih mau memainkan yang mana.

  1. Jenis saxophone dan trumpet

Seperti yang dijelaskan sebelumnya saxophone bahan dasarnya kuningan. Tetapi kategorinya masuk dalam instrumen woodwind. Karena ada corong buluh tunggal. Susunan saxophone umumnya berisikan tabung dengan bentuk kerucut. Dengan keistimewaan bagian ujung memiliki desain layaknya bel.

Alat musik ini terdiri dari 20 tombol nada diikuti dengan aneka ukuran pada seluruh tabung.  Dan untuk jenisnya ada saxophone alto, tenor, soprano, bariton. Dan uniknya alat musik saxophone ada baby saxophone dengan bentuk yang mungil. 

Beda cerita dengan trumpet yang memiliki bentuk lonjong cenderung bulat dan memiliki 3 bagian tombol untuk memainkan nada. Suara indah akan dihasilkan dengan melakukan tiupan ke dalam corong. Yang mana dengungannya terasa sampai ke kolom udara.

Trumpet itu mempunyai jenis banyak seperti terompet Bb, C, D, Eb, E, F, G.  Tetapi ada salah satu tipe yang umum dipakai yakni B flat. Alat musik tiup trumpet hanya memiliki tiga tombol, dan pemain trompet harus menyesuaikan embouchure untuk mendapatkan nada yang berbeda.

Trumpet C paling umum dipakai dalam orkestra Amerika, dengan bentuknya yang lebih kecil memberikan suara yang lebih cerah, dan hidup dibandingkan dengan trumpet Bb.

7 Tips Rajin Berlatih Musik Dijamin Berhasil

KelasMusik.Com – Ahli dalam musik merupakan hal yang didambakan banyak orang. Namun keahlian dalam bermusik bukanlah hal yang instan, harus melalui banyak proses latihan. Dalam proses berlatih sering kali menemui banyak permasalahan.

Masalah dalam berlatih musik tentu banyak hal. Mulai dari alat musik yang kurang memadai , tidak ada mentor, tidak sempat berlatih musik (time managament yang buruk), bahkan malas berlatih. Masalah tersebut perlu ditangani untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain musik.

Terutama dalam mengalahkan kemalasan bermain musik perlu dilawan. Tentu hal ini susah-susah gampang, akan menjadi sulit jika tidak mengetahui caranya. Lebih berbahayanya ketika kita malas berlatih musik, akhirnya kita kehilangan motivasi dalam belajar / bermain musik.

Berikut 7 tips rajin berlatih musik ala kelas musik :

  1. Buka Case Instrument Anda (buka tempat alat musik anda)

Cara yang pertama adalah dengan membuka tempat alat musik kita. Sering kali kita malas , bahkan membukanya case dengan posisi tertutup pun kita malas. Oleh karena itu dengan membuka case alat musik kita akan membantu kita lebih mudah untuk berlatih musik. 

Kita dapat menempatkan alat musik kita tetap dalam case namun dalam keadaan terbuka. Penempatan alat musik juga bisa kita tempatkan pada stand alat musik apabila kita mempunyai standnya. Misalkan gitar kita tempatkan pada stand yang berdiri atau pun biola yang ditempatkan pada dalam case yang terbuka.

Ketika alat musik terlihat , kita akan lebih mudah untuk mengambilnya dan rajin memainkannya. 

2. Tempatkan Alat Musik di Tempat Favoritmu

Penempatan alat musik tentu juga hal yang penting, karena apabila kita menempatkan instrument kita di tempat yang jarang kita gunakan akan menambah rasa malas.

Apabila kita menyukai singgah di ruang tamu, kita bisa menempatkan instrument kita pada ruang tamu dan apabila kita suka diam di kamar tidur, kita bisa tempatkan instrument di kamar tidur dengan posisi yang aman.

3. Tentukan Waktu Terbaikmu

Setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing. Tentu dalam menentukan waktu dalam berlatih sangatlah flexible menyesuaikan dengan keadaan tiap pribadi.

Misalnya kita seorang pekerja yang sibuk di siang hari hingga malam hari. Maka waktu terbaik untuk berlatih adalah pagi hari di saat mood masih baik. Apabila kita seorang pelajar yang sibuk di pagi hingga siang hari. Tentu waktu terbaiknya di sore ataupun malam hari.

Hal ini sangat flexibel mengikuti keadaan kita setiap harinya. Kita hanya perlu melihat jadwal harian dan menentukan kapan kita berlatih. Tentukan waktu terbaikmu dalam berlatih musik.

 

4. Buat Challenge Untuk Diri Sendiri

Tantangan merupakan pemacu diri yang cukup efektif, dengan adanya tantangan kita dapat mengembangkan diri lebih dari sebelumnya. Lalu kita berkata “tidak ada tantangan bagi saya dari luar sana”. Kita tidak selalu hanya melihat tantangan dari luar, namun kita bisa  membuat tantangan / challenge untuk diri kita sendiri.

Misal kita menantang diri kita dengan membuat Challenge for 30 days atau untuk 15 hari jika terlalu lama. Waktunya bisa bebas tergantung kita yang menetapkan.

Untuk pemain instrument tiup seperti saxophone, flute, clarinet, recorder misalnya membuat challenge meniup long note dengan tangga nada selama 15 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut.

Pemain piano bisa melakukan pemanasan latihan tangga nada , arpeggio, bahkan etude misalnya selama 30 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut. 

Kemudian tandai di smartphone kalian atau tuliskan di kertas tentang progress challenge yang dilakukan.

5. Beri Reward Untuk Dirimu

Penghargaan bagi diri sendiri juga penting , untuk dirimu yang sudah berjuang untuk melakukan latihan dan mengikuti challenge yang dibuat. Kita bisa memberi penghargaan untuk diri sendiri ketika kita menyelesaikan tantangan latihan secara sempurna. 

Misalnya  di akhir tantangan hari ke 30, kita memberi diri kita makanan yang super lezat yang jarang kita beli. Dapat juga kita membelikan diri kita baju yang kita taksir, atau membeli senar untuk biola kita agar semakin semangat latihannya.

Lakukan pemberian reward / penghargaan bagi diri sendiri ketika kita mencapai target kita. Hal ini akan menjadi penyemangat kita dalam berlatih musik. 

6. Mengikuti Kursus Musik di Kelas Musik

Tips ke enam adalah mengikuti kursus musik di kelas musik. Mengikuti kursus musik di kelas musik akan membantu kita dalam meningkatkan kerajinan dalam berlatih musik.

Kita akan dibantu oleh guru-guru musik yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing sehingga pembelajaran kita tidak stuck. 

Guru Kelas Musik akan membantu kita dalam proses penambahan ilmu, bahkan menjawab pertanyaan seputar masalah dalam ilmu musik dan berlatih musik.

Dengan mengikuti kursus musik di kelas musik berarti kita akan lebih berkomitmen dalam berlatih musik. Karena dengan mengikuti kursus musik kita akan membayar komitmen dalam bermusik.

sarah chang bermain biola - keuntungan bermain musik

7. Cari Idola di Instrument Kamu

Tips yang terakhir adalah mencari idola di instrument kamu.

Jika kita seorang yang sedang belajar biola , kita bisa mencari pemain biola yang kita sukai permainannya seperti Iskandar Widjaja , Vanessa Mae, TwoSet Violin, dsb. Musisi lainnya jika sedang belajar saxophone seperti saxophonist Dave Koz, Kenny G, Nicky Manuputty, dan musisi besar lainnya.

Idola ini akan menjadi patokan kita ketika kita berlatih musik sehingga ada perbandingan kita sudah sampai mana dalam berlatih. 

Itu dia 7 Tips Rajin Berlatih ala Kelas Musik. Semoga bermanfaat 🙂

 

Samuel Adinugraha

 

Mau Belajar teknik vibra alat musik saxophone Paling Mudah? Intip Disini!

KelasMusik.Com – Bagi siapa saja yang masih pemula dan punya keinginan kuat belajar saxophone. Karena didasari ketertarikan kuat terhadap keindahan nada yang dihasilkan  Serta tak lupa bahwa alat musik ini sering dimainkan pada genre jazz dan Anda menggemarinya.

Selain itu Anda juga penggemar pemain saxophone dunia seperti: Dave Koz, Kenny G, Richard Elliot, Eric Marienthal, Sadao Watanabe dan Kenny Garret. Maka belajar teknik vibra alat musik saxophone akan membuat Anda bisa menghasilkan nada jazz yang indah.

Bisa jadi Anda menyusul jejak bintang idola saxophone terkenal. Meskipun Anda belum pernah sama sekali memainkannya, hanya sekedar alunan musiknya. Anda tenang saja, beberapa tips mudah berikut bisa dicoba.

  • Teknik Pegang Saxophone

Teknik pertama ini meskipun sepele tetapi mempengaruhi kualitas nada yang dihasilkan. Berhasil atau tidaknya pemula memainkannya. Awalannya dari cara pegang yang benar. Dengan begitu jari-jari Anda mudah meraih kunci nada yang tersedia pada saxophone.

Jadi posisi jari telunjuk, tengah, dan jari manis entah itu berasal dari tangan kanan atau kiri. Usahakan posisinya berada di sisi permukaan katup nada yang ada.

  • Teknik Pernapasan Yang Baik

Belajar teknik vibra alat musik saxophone itu juga membutuhkan pernapasan yang tepat. Kalau salah dalam melakukan pernapasan bisa jadi nada yang dihasilkan kurang sempurna. Mereka yang mahir dalam bermain alat musik ini umumnya pakai pernapasan diafragma. Sehingga volume udara lebih kuat, dan nada menjadi indah.

Teknik diafragma juga membuat napas lebih panjang. Tidak akan sampai terjadi putus nada tiba-tiba. Sedapat mungkin Anda rutin melakukan olah nafas setiap hari. Selain membantu dalam bermain saxophone. Kegiatan tersebut baik untuk kesehatan. Apalagi pakai metode yoga semakin mantap pernapasan diafragma Anda nantinya.

  • Posisi Main Saxophone

Saat Anda memainkan saxophone tidak ada larangan dalam memposisikan tubuh saat bermain. Meskipun posisi bebas, usahakan tubuh Anda dalam kondisi santai dan rileks. Supaya gaya memainkan saxophone terlihat natural, nada merdu konsisten terjaga.

  • Teknik Embosur Saxophone

Embosur merupakan teknik pengaturan posisi bibir,dan gigi saat memainkan saxophone. Belajar teknik vibra alat musik saxophone yang keempat ini meski sederhana tetapi bisa mempengaruhi performa Anda. Saxophone mempunyai bagian khusus bernama mouthpiece. Embosur yang baik yakni posisikan bibir, gigi pada sisi atas mouthpiece. Dengan begitu Anda konsisten menciptakan nada yang enak didengar dari hasil tiupan melalui mouthpiece.

Ada suatu teknik yang umum dipakai saat berlatih embosur.  Hasil suara serta tone sangat light, enak didengar. Sebagai akibat dari reed yang dikeluarkan sangat leluasa. Bibir bagian bawah menyentuh reed. Tetapi hanya sebagian kecil saja bibir bawah yang posisinya antara gigi serta mouthpiece. Saat melakukan posisi ini, Anda pikirkan saja huruf V. Sehingga langsung jadi tak perlu bingung memposisikan bibir, gigi dan mouthpiece.

  • Teknik Peniupan

Selain embosur hal paling penting dari kualitas suara saxophone terletak pada kualitas tiupan. Sebisa mungkin Anda meniup pakai tenaga kuat tetapi masih wajar. Jangan sampai terlalu kuat malah hasil nada tak maksimal alunannya. Istilah dalam dunia saxophone yakni meniup pakai udara panas.

  • Belajar Main Saxophone Secara Rutin

Saxophone itu dapat dipelajari secara mandiri. Bahkan tidak sedikit orang tanpa kursus menghasilkan nada indah saat main alat musik tiup ini. Bahkan kualitasnya tidak kalah hebat dengan pemain profesional. Asalkan Anda melatihnya secara rutin. Namun jauh lebih baik kalau Anda kursus, karena pengetahuan dan pengalaman dapat terasah.

BACA JUGA :

5 Manfaat Meniup Saxophone Yang Menguntungkan

Mengulas Jawaban Mengapa Harus Kursus Saxophone

Banyak Timbul Pertanyaan Dari Masyarakat Mengapa Main Saxophone Mudah

Aplikasi Belajar Saxophone (Android)

Apa Saja Aksesoris Saxophone dan Manfaatnya?

Bagaimana Tips improvisasi Alat Musik Saxophone

KelasMusik.Com – Jiwa musik jazz itu berasal dari improvisasi. Biasanya berbentuk spontanitas, meskipun saat dimainkan menghasilkan nada yang asing. Bagi penikmat jazz itu menjadi suatu kebanggaan. Karena  berhasil mengubah lirik menjadi tak biasa. Mereka yang bisa melakukan ini kalau dalam seni musik maka masuk golongan intermediate.

Unsur spontanitas itu dibuat dari rasa kekaguman. Kagum akan sebuah lagu yang digubah kembali menjadi lebih berkelok, punya virtuositas tinggi. Meskipun dalam prakteknya ada kesulitan saat proses improvisasi. Tetapi ada beberapa tips improvisasi alat musik saxophone yang bisa dicoba. Ikuti petunjuk di bawah ini:

  • Menyesuaikan Skill Level Yang Dimiliki

Ketika mempunyai keinginan untuk meningkatkan kualitas bermusik jazz. Khususnya dalam hal improvisasi. Maka Anda harus mengantongi level tertentu. Supaya ada sebuah dasar kuat dalam melakukan pengubahan nada. Nantinya menjadi enak untuk dinikmati. Lalu level berapa yang memenuhi syarat untuk melakukan improvisasi? Mereka dengan grade 5 versi ABRSM. Saat berada dilevel ini seseorang dapat mengatasi hambatan teknis dalam bermain instrument.

  • Mempunyai Pengetahuan Tentang Harmoni Serta Progressinya

Tips improvisasi alat musik saxophone selalu berlandaskan pada pemahaman terhadap akor dasar. Sebagai contoh:Mayor, Minor, Half Diminished, Dominant. Akor tersebut kemudian dikembangkan untuk memenuhi karakter dari improvisasi saxophone khususnya musik jazz. Misalkan saja Anda perluas saja ke arah akor Septim. Kalau anda main pada kunci C. Maka susunan akor baru menjadi: CMaj7 – Dmin7  – Emin7 – FMaj7 – G7 – Amin7 – Bmin7(-5) – CMaj7.

Deretan akor itu dapat Anda mainkan pakai 12 nada. Dari sinilah Anda dapat melakukan analisa karakter bunyinya. Ketika Anda telah memahami dengan karakter bunyi. Langkah selanjutnya melatih progresi. Progresi yang umum dipakai yakni II-V-I. Contohnya:kunci nada mayor C susunannya berupa Dmin7 – G7 – CMaj7. Kunci nada mayor G yang diperoleh dengan susunan Amin7 – D7 – GMaj7. Begitu seterusnya disusun mengikuti urutan pada 12 kunci nada.

  • Pengisian Melodi Pada Akord Kosong

Jika dilihat lebih teliti, penampakan melodi tidak selalu berkutat pada nada tertentu. Misalkan saja melodi pembentuk akord CMaj7, ada suatu kekosongan didalamnya.  Biasanya diisi dengan nada D Flat, D Sharp, F Sharp. Ketiganya mempunyai fungsi sebagai penghubung. Yang mana fungsinya untuk melancarkan alur progresi akord, sifat progresif akord diperkuat.

  • Mengubah Pola Ritmik

Deretan nada yang akan dimainkan seseorang pakai saxophone umumnya berisikan pola tertentu. Adakalanya pola ritmik suatu lagu dirasa kurang greget. Maka pola tersebut bisa diganti sesuai jenis akord yang dipilih. Anda bisa merubahnya menjadi sentuhan slow.

  • Harmoni Dirubah

Harmoni mempunyai dasar berupa trinada dan akor. Saat Anda ingin mengubah harmoni bukanlah secara serentak tetapi bertahap. Yang mana proses perubahan tersebut digabungkan dengan melodi serta irama. Dua hal tersebut memang saling terkait tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Harmoni lebih baik dibuat dengan lagu kanon. Karena lagu ini sifatnya saling menyusul satu sama lain. Sehingga saat dibunyikan muncul keselarasan suara merdu, indah dan syahdu.

  • Mengubah dan Mengembangkan Melodi

Buatlah melodi yang berbeda dari sebelumnya. Itu akan membuat nilai lebih untuk Anda sebagai pemain saxophone. Meskipun ada perubahan melodi, lagu tetap saja enak didendangkan. Tips improvisasi alat musik saxophone keenam bisa dilakukan berbagai cara. Cara tersebut yakni: melakukan pemecahan not besar jadi lebih pendek, ketukan yang kosong segera diisi not, birama lagu diubah. Itulah beberapa cara merubah melodi yang siap diperdengarkan ke khalayak.

Lebih Mudah Meniup Saxophone Posisi Berdiri Atau Posisi Duduk?

KelasMusik.Com – Bermain musik dengan menggunakan sebuah instrumen adalah hal yang wajib untuk dilakukan ketika bermusik. Karena tanpa adanya sebuah instrumen musik yang bisa dimainkan ketika ingin bermain musik akan menimbulkan rasa hambar ditelinga. Apalagi kalau kita hanya bisa mendengar sebuah lagu tanpa adanya iringan instrumen musik.

Tentunya lagu tersebut akan sangat biasa saja dan tidak memiliki sensasi apapun ketika didengarkan oleh banyak orang. Salah satu alat musik yang sering banyak digunakan dalam musik klasik adalah Saxophone. Biasanya Saxophone sering digunakan pada kegiatan orkestra ataupun sebagai pengiring dalam lagu klasik. Saxophone tergolong menjadi salah satu alat musik yang cukup tua umurnya.

Banyak orang mempertanyakan sebuah pertanyaan lebih mudah meniup saxophone posisi berdiri atau posisi duduk?. Dan hal seperti ini banyak dipertanyakan oleh para pemula yang akan bermain Saxophone. Dalam bermain saxophone ada dua jenis posisi yang bisa digunakan ketika bermain, yakni posisi duduk dan posisi berdiri. Di bawah ini akan diulas bagaimana memposisikan tubuh yang benar dengan menggunakan dua posisi tersebut.

  • Posisi Berdiri

Posisi berdiri yang harus dihindari adalah ketika posisi leher saat bermain tidak sesuai posisi. Posisi leher yang terlalu miring akan tidak enak untuk dipandang dan bahkan dapat mengganggu pernapasan dan kemungkinan terburuknya adalah akan berpengaruh pada intonasi pada nada-nada yang akan dihasilkan. Tentunya hal ini dikarenakan oleh cara pemasangan yang tidak sesuai antara mouthpiece dan leher dari Saxophone.

Sedangkan posisi berdiri yang sangat dianjurkan ketika bermain saxophone adalah memposisikan posisi leher dengan baik dan sesuai dengan aturan mainnya. Untuk bisa memposisikan posisi leher dengan baik maka perlu sekali untuk pemain menjaga posisi leher mereka tidak terlalu miring, dan memposisikan mouthpiece pada leher saxophone sebisa mungkin harus digeser atau bisa dengan diputar sedikit ke arah kanan dan disesuaikan dengan kemiringan dari saxophone.

Hal yang perlu dilakukan agar posisi leher bisa tegak bisa dengan melakukan sikap posisi berdiri, kemudian tangan kiri memegang mouthpiece yang posisinya kurang tepat lalu memutarnya ke arah kanan sampai posisi leher dari pemain tidak miring.

  • Posisi Duduk

Posisi duduk sebenarnya tidak terlalu banyak berbeda dengan posisi bermain saat berdiri. Perbedaannya hanya terletak pada posisi tubuh dari pemain saja, dan untuk posisi instrumen masihlah sama seperti ketika menggunakan posisi berdiri. Ketika menggunakan posisi duduk akan lebih baik jika pemain menggunakan kursi yang tidak memiliki sandaran tangan. Hal ini dilakukan agar sandaran yang ada pada kursi tidak akan mengganggu tangan dari pemain saxophone tersebut.

Dan apabila terpaksa untuk menggunakan kursi yang memiliki sandaran tagan, dapat diatasi dengan memposisikan cara duduk miring ke arah kiri dengan arah dari kursi sekitar 450 dan kemudian bertumpu pada pantat serta paha sebelah kiri.

Dari informasi di atas dapat memberi jawaban yang jelas dari pertanyaan lebih mudah meniup saxophone posisi berdiri atau posisi duduk. Dan bisa disimpulkan bahwa posisi dalam bermain Saxophone tidak ada sebuah kewajiban untuk menentukan posisi yang seperti apa yang bagus untuk kamu lakukan. Yang terpenting dalam bermain Saxophone adalah posisi tubuh kamu dalam memainkannya apakah dalam posisi yang tenang dan tidak merasa tegang.

Biasanya posisi dalam bermain Saxophone bisa dilakukan dengan dua cara yakni, berdiri dan duduk di sebuah kursi dan dengan posisi badan yang duduk tegak dan ambil posisi duduk yang nyaman untuk memainkan alat musik tiup saxophone. Jadi bagi kalian yang sering bermain Saxophone manakah lebih mudah meniup saxophone posisi berdiri atau posisi duduk.

Cara Mudah Untuk Belajar Meniup Alat Musik Saxophone Untuk Pemula

KelasMusik.ComBagi pemula yang baru saja akan belajar bermain alat musik saxophone, tentu ingin tahu bagaimana cara mudah untuk belajar meniup alat musik saxophone.

Alat musik yang satu ini memang akhir-akhir ini mulai banyak diminati oleh sebagian orang. Alat musik saxophone termasuk ke dalam jenis alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup.

Saxophone terbuat dari logam dan bentuknya memiliki kemiripan dengan alat musik teropet maupun clarinet. Instrumen tersebut ditemukan oleh pemain musik pada tahun 1840 bernama Adolphe Sax di Belgia.

Saxophone pada umumnya digunakan untuk bermain musik dengan genre jazz. Namun juga tidak menutup kemungkinan untuk dimainkan dalam genre yang lain.

Nah alat musik ini termasuk ke dalam alat musik yang cukup susah untuk dimainkan. Saxophone memiliki single reeds atau satu lubang untuk masuknya udara dari mulut kita.

Cara meniupnya pun tidak sembarangan saja, ada teknik tertentu. Nah bagian paling susah bagi pemula adalah meniupnya untuk menghasilkan nada yang bulat.

Di dalam artikel kali ini akan coba diulas cara belajar meniup alat musik saxophone.

Sebelum itu, siapkan dulu saxophonenya untuk menemani latihan anda. setelah itu kumpulkan niat dan tekad yang bulat untuk bermain saxophone. Langsung saja kita simak penjelasan berikut ini mengenai cara mudahnya.

  1. Belajar memegang saxophone

Cara mudah untuk belajar meniup alat musik saxophone sebelum mulai meniup, kita harus memastikan tangan kita telah memegang saxophone secara baik dan benar. Hal ini dimaksudkan supaya jari-jari anda lebih leluasa dalam menjangkau kunci-kunci nada yang ada di badan saxophon dalam bentuk semacam tombol-tombol atau katup nada.

karisma pemain saxophone Kelas Musik - kursus musik bandung

Usahakan posisi jari-jari tangan kiri maupun kanan tepat berada di atas katup-katup nada ini.

  1. Membiasakan posisi tubuh yang rileks

Walaupun tidak ada patokan khusus, Posisi tubuh bagi pemain saxophone juga harus diperhatikan. Karena hal ini menyangkut dengan pernapasan. Jadi usahakan jangan terlalu tegang dan kaku. Posisikan tubuh anda serileks mungkin dan senyaman mungkin.

  1. Melatih pernapasan yang benar

Seperti layaknya saat bernyanyi, pernapasan yang dianjurkan dalam bermain saxophone adalah pernapasan diafragma. Pernapasan diafragma memiliki kapasitas penampung udara yang lebih besar daripada pernapasan dada atau pernapasan biasa.

Jadi volume udara yang dihasilkan pun lebih besar dan lebih kuat. Soal pernapasan ini adalah kunci dari cara mudah untuk belajar meniup alat musik saxophone, namun seringkali diabaikan oleh para pemula.

  1. Melatih teknik embosur saxophone

Teknik embosur merupakan teknik memposisikan bibir dan gigi pada mouthpiece. Posisi yang benar untuk melakukan teknik embosur adalah dengan meletakkan gigi atas pad abagian atas dari mouthpiece.

Teknik ini biasanya membutuhkan latihan yang lebih lama, karena para pemula pada umumnya belum terbiasa. Jadi mereka lebih gampang merasakan lelah pada mulutnya.

Setelah sedikit menguasai teknik embosur, anda dapat meningkatkan kualitas bermain saxophone anda dengan melatih utnuk meproduksi udara yang panas dalam meniup saxophone anda.

Dengan teknik udara panas ini, suara yang dihasilkan dari saxophone akan terasa lebih bertenaga dan enak didengar.

Setelah mengetahui cara mudah untuk belajar meniup alat musik saxophone, yang perlu anda lakukan adalah terus berlatih secara konsisten. Kemudian banyak-banyaklah mendengarkan permainan saxophone dari para musisi saxophone handal.

Karena dari situ kita bisa mendapat inspirasi dan motivasi untuk menambah semangat dalam meningkatkan kualitas permainan anda sendiri.

BACA JUGA :

Mau Belajar teknik vibra alat musik saxophone Paling Mudah? Intip Disini!

Lebih Mudah Meniup Saxophone Posisi Berdiri Atau Posisi Duduk?

Jenis-Jenis Reed Saxophone

Cara Memegang Saxophone Dengan Baik dan Benar

5 Pemain Saxophone Legenda Dunia

Jenis-Jenis Reed Saxophone

KelasMusik.Com – Alat musik saxophone yang memiliki bentuk seperti corong sebuah bel ini mungkin bisa dikatakan sebagai salah satu alat musik yang sedang naik daun di Indonesia. Namun jika dilihat dari perspektif nada, alat musik yang satu ini memiliki bagian kecil yang penting selain halnya bagian mouthpiece.

Jenis-jenis reed saxophone menjadi hal utama saat bermain musik saxophone. Reed yang tepat sesuai jenis saxophone dan kemampuan bermain menjadi langkah awal untuk mendapatkan suara yang terbaik.

  • Mengenal Jenis Reed yang Digunakan pada Saxophone

Seorang pemain saxophone bisa saja mencoba berbagai reed dari merek terkenal seperti Rico, Vandoren, Legere ataupun D’Addario. Selain ditawarkan oleh berbagai brand, reed juga tersedia dalam berbagai varian yang juga tak ada salahnya untuk dicoba.

Biasanya, seorang pemain bisa menentukan jenis-jenis reed saxophone yang bisa digunakannya berdasarkan pada jenis saxophone yang dimainkan. Dengan kata lain, jenis reed pun bisa dikelompokkan ke dalam 3 jenis, yaitu;

  1. Alto saxophone reed
  2. Soprano saxophone reed
  3. Tenor saxophone reed

Masing-masing reed ini memiliki perbedaan meskipun selisih diantara setiap jenis tersebut tidak terlalu signifikan. Namun pengaruh yang diperdengarkan oleh setiap jenis reed ini bisa sangat berbeda. Dimana dengan memilih reed yang tepat sesuai jenis saxophone akan membawa suara dan penjiwaan yang sebenarnya dari instrumen musik tersebut.

  • Tips Memilih Reed untuk Saxophone

Meskipun sudah jelas peruntukannya, nyatanya varian yang ada tetap bisa membuat seorang pemula kebingungan mana saja reed yang layak dicoba ke mouthpiece. Untuk memudahkan memilih reed, Anda bisa menggunakan bentuk dan bahan reed yang ingin dicoba.

  1. Bentuk Reed

Bagian yang paling penting untuk reed disebut dengan vamp yang memanjang mulai dari bagian shoulder di tengah reed lalu menyempit ke bagian tip. Panjang bagian vamp ini mempengaruhi karakter suara reed dimana makin panjang vamp maka fleksibilitas dan respon.

Selain itu, ketebalan heart dan tip pada vamp juga dapat mempengaruhi karakter suara dan cara bermain. Tentu saja hal ini perlu diperhatikan saat akan memilih reed yang paling sesuai dengan cara bermain dan karakter suara yang diinginkan.

a. Reed dari Bahan Alami

Reed tradisional biasanya dibuat menggunakan sejenis rumput yang bernama Arundo Donax yang kemudian disebut sebagai Cane Reed. Reed jenis ini memiliki karakter suara yang lebih hangat dan dalam. Sayangnya, karena ia dibuat menggunakan bahan alami, tak menutup kemungkinan reed jenis ini memberikan hasil suara yang berbeda-beda meskipun memiliki ukuran dan kekuatan yang sama saat dipasang pada saxophone yang setara.

b. Reed dari Bahan Sintetis

Seiring perkembangannya, manusia menciptakan bahan alternatif untuk menggantikan penggunaan rumput tersebut. Reed sintetis dibuat dari bahan dengan komposisi yang bisa beragam sesuai pabrikan pembuatnya. Reed sintetis ini memiliki kelebihan suara yang lebih konsisten karena tidak ada perbedaan alamiah seperti pada penggunaan rumput pada cane reed. Reed sintetis tidak memerlukan penanganan yang rumit meliputi pengaturan kelembaban dan mengatur kelunakannya. Dan yang paling penting, reed sintetis tidak terpengaruh oleh kelembaban, tidak akan retak ataupun melengkung seiring waktu.

Pemilihan reed, baik itu berdasar material dan bahannya, tetap harus didasarkan pada jenis saxophone dan bagaimana cara bermain yang diinginkan. Namun demikian, tak jarang para pemain saxophone yang terlebih dahulu mencoba jenis-jenis reed saxophone yang potensial sebelum akhirnya bisa menentukan mana yang paling tepat.

Pernapasan yang Benar Memainkan Alat Musik Tiup

KelasMusik.Com – Musik merupakan salah satu komponen yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Hampir setiap hari, orang akan selalu melibatkan musik. Entah itu dalam rumah, kantor, atau dalam perjalanan sekalipun. Berbagai jenis alat musik juga tersedia untuk memberikan harmoni yang sesuai dengan keinginan Anda.

Tersedia mulai dari alat musik gesek seperti biola, viola hingga alat musik tipu seperti seruling dan saxophone. Dalam memainkannya tentu juga memiliki tata cara yang berbeda. Seperti halnya dalam saxophone, selain mengatur teknis ketukan yang benar juga perlu pernapasan yang benar dalam memainkan alat musik tiup tersebut.

Tata Cara Mengatur Pernapasan dalam Bermain Alat Musik Tiup

  1. Menggunakan pernapasan diafragmatis

Seperti yang Anda tahu bahwa pernapasan terdiri dari tiga jenis yakni pernapasan dada, pernapasan perut dan pernapasan diafragma. Namun yang paling cocok untuk  pernapasan yang benar memainkan alat musik tiup adalah pernapasan diafragma. Seperti halnya bernyanyi, untuk memainkan alat musik tiup sebaiknya menggunakan pernapasan diafragma. Pernapasan diafragma dianjurkan karena adanya volume udara yang kuat dan lebih besar dibandingkan pernapasan menggunakan paru-paru

Selain itu, dengan menggunakan pernapasan diafragma juga akan menentukan hasil produksi suara. Dan yang terpenting, kemampuan yang dikeluarkan juga akan lebih sempurna tentunya juga harus menggunakan teknik serta atude yang benar dalam memainkan alat musik tiup.

  1. Teknik menghirup udara

Anda juga perlu memperhatikan cara menghirup udara ketika bermain alat musik tiup. Hiruplah udara dengan hidung. Bersamaan dengan menghirup udara, rasakan aliran udara yang ada melalui paru-paru yang mengalir menuju diafragma atau sekat dalam rongga perut. Selain itu, rasakan juga otot yang terasa mengembang di daerah perut (sekat rongga badan; rusuk bawah)

  1. Cara menghembuskan udara

Menghembuskan napas atau udara juga merupakan tata cara pernapasan yang benar memainkan alat musik tiup. Caranya ialah dengan menghembuskan udara meulalu mulut. Rasakan aliran udara serta adanya pengempisan otot di bagian perut yang terjadi secara perlahan. Setelah Anda memahami proses pengembusan napas lanjut dengan kontrol napas.

  1. Kontrol Pernapasan

Pengontrolan pernapsan dapat dilakukan dengan menekan sisi pinggang menggunakan ibu jari yang melingkar di bagian depan perut. Sedangkan empat jari lainnya Anda letakkan di bagian belakang pinggang. Sambil pinggang ditekan, bungkukkan badan Anda hingga membentuk sudut siku-siku atau 90 derajat.

Setelah itu, tarik kembali pernapasan dengan cara diafragmatis serta dengan menggunakan teknis menghirup udara serta menghembuskan udara yang tepat. Rasakan pula pengembangan otot di bagian perut Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah dalam melakukan pengontrol pernapasan.

Pengembangan perut dan napas akan lebih terlatih ketika sedang memainkan alat musik tiup seperti saxophone atau seruling. Latihan kontrol pernapasan ini juga bisa digunakan untuk bernyanyi menggunakan pernapasan diafragmatis. Dengan demikian, Anda tidak kehabisan napas atau susah mengatur napas ketika sedang bermain alat musik atau bernyanyi.

  1. Lakukan dengan cermat

Proses kontrol pernapasan dengan cara membungkuk perlu dilakukan dengan berulang-ulang hingga Anda ahli dan terbiasa. Setelahnya Anda bisa melanjutkan latihan pernapasan menggunakan posisi biasa atau badan tegak. Lakukan latihan dengan tekun, kalau bisa sebelum Anda memainkan alat musik tiup.

Teknik pernapasan yang benar memainkan alat musik tiup ini perlu dilakukan dengan cermat. Proses pengontrolan pernapasan harus dilakukan dengan detail dan hati-hati. Karena apabila salah dalam pengambilan langkah tentu bisa mengakibatkan hal yang fatal bagi pengguna alat musik tiup. Tentu Anda tidak ingin hal it terjadi bukan?

Kata kunci pencarian:

pernafasaan yang baik saat bermain alat musik tiup adalah, 

Sudahkah Kamu Belajar Musik Kelas Online Di Kelas Musik Bandung?

KelasMusik.ComSudahkah Kamu Belajar Musik Kelas Online Di Kelas Musik Bandung?

Rutinitas yang padat bukan menjadi penghalang untuk mempelajari beberapa instrument musik. Keinginan untuk belajar musik dapat kamu wujudkan dengan belajar musik kelas online di Kelas Musik Bandung. Kelas ini tersedia bagi siapa saja yang berminat dan tertarik untuk untuk belajar lebih banyak tentang alat musik. Selain dengan waktu yang fleksibel dan terjangkau tentu juga dengan bimbingan guru yang professional yang memberikan pengajaran sesuai dengan kurikulum yang sesuai.

Setiap waktu yang dimiliki dapat digunakan untuk belajar berbagai macam instrument musik tentu saja hanya di Kelas Musik Bandung. Dengan perkembangan teknologi masa ini menjadi suatu sarana untuk memudahkan mempelajari musik.

  • Kelas online di Kelas Musik

Belajar musik kelas online di Kelas Musik menjadi suatu sarana bagi kamu pecinta musik yang ingin memperbanyak dan meningkatkan kemampuan bermusikmu. Pembelajaran dilakukan dengan video call antara murid dan guru dan dengan waktu yang lebih fleksibel dan terorganisasi. Untuk setiap kelas online yang mau diikuti tentu ada pilihan sesuai dengan keinginan kamu.

Kelas Musik Online Course menjadi kursus musik online pertama di indonesia dengan alat musik yang cukup banyak.

  1. Kelas online vokal

Vokal yang bagus dalam bernyanyi sangat berpengaruh untuk mengeluarkan suara merdu menyanyikan lagu. Oleh sebab itu vokal merupakan salah satu hal penting untuk menjadi seorang penyanyi berbakat. Perlu dilatih pengolahan vokal dengan memahami teknik pernapasan supaya mampu menyanyi dengan tepat dan meningkatkan kualitas suara. Nah sebelum memulai latihan vokal dengan guru les terlebih dahulu persiapan diri dan minum air putih secukupnya supaya tenggorokan tidak kering. Dan lakukan beberapa latihan pernapasan misalkan dengan bernapas pendek-pendek dan panjang selama 30 detik. Dengan begitu saat memulai kelas online vokal anda sudah lebih siap dan relax.

  1. Kelas online gitar

Belajar musik kelas online di Kelas Musik tentu juga berlaku untuk belajar alat musik gitar asalkan anda sudah benar-benar melakukan persiapan mulai dari alat musik gitar dan kondisi ruangan yang tidak bising dan tentu juga dengan alat elektronik yang kamu gunakan pada saat belajar dengan guru les melalui video call. Sediakan beberapa catatan bilamana ada hal penting yang perlu ditulis untuk bahan belajar/latihan selanjutnya.

Untuk posisi lebih nyaman saat belajar gitar ada baiknya dengan posisi duduk dan meletakkan gitar diatas pangkuan anda. Dan pastikan senar gitar anda sudah distem. Setiap materi yang disampaikan guru les perlu dicatat untuk bahan latihan selanjutnya karena perlu banyak berlatih bilamana ingin lebih cepat memainkan suatu alat musik salah satunya gitar.

  1. Kelas online saxophone

Untuk belajar pemula alat musik saxophone perlu untuk diketahui teknik dasar untuk mempelajari alat musik ini. Teknik pernapasan menjadi salah satu yang perlu untuk dipahami yaitu pernapasan menggunakan diafragma. Hal ini tujuannya supaya volume udara yang dihasilkan dapat lebih besar dan kuat. Jadi perlu dikakukan pemanasan pernapasan sebelum meniup alat musik saxophone.

Kemudian dilanjutkan dengan teknik memegang saxophone yaitu harus dengan posisi yang tepat supaya lebih mudah menjangkau kunci nada saat dimainkan. Posisi jari tangan tengah, telunjuk dan jari manis harus berada tepat dibagian permukaan katub nada. Untuk teknik selanjutnya boleh anda pelajari lebih banyak lagi dengan belajar dengan guru les dan tentunya bukan hanya belajar tatap muka dengan guru saja tetapi dengan belajar musik kelas online di kelas musik. Kelas online dapat dilakukan dengan waktumu yang santai dan tentunya waktu les yang fleksibel dan terarah.

Untuk informasi tarif dan program kelas musik online course hubungi admin.

Tunggu apalagi? Ayo daftarkan dirimu sekarang di kelas musik online course. (kursus musik online pertama di indonesia secara realtime)