Cara Mudah Belajar Vokal

KelasMusik.Com – Pengen punya suara merdu tapi belum tahu cara melatihnya? Kini Anda bisa belajar vokal dengan mempraktikkan tips melatih vokal ala Kelas Musik di bawah ini.

Memiliki suara yang bagus merupakan impian semua orang. Namun tidak semua orang memiliki suara yang unik, sehingga tidak semua suara yang dimiliki terdengar bagus untuk bernyanyi.

Agar bisa memperbaiki suara yang belum terdengar merdu, Anda bisa melatihnya melalui cara belajar vokal untuk pemula berikut ini.

  1. Memulai dari artikulasi

Yang pertama cara mudah belajar vokal yang bisa dilakukan adalah artikulasi dalam artian suara vokal adalah proses melatih pengucapan.

Ini berguna untuk memastikan bahwa suara Anda tidak cacat, sekaligus menjadi dasar dari tahap pembelajaran suara vokal.

Seperti yang kita ketahui, tidak semua kata atau kalimat bisa kita ucapkan dengan mudah dan jelas, terlebih ketika harus menggunakan intonasi tertentu di saat melafalkannya.

  1. Meningkatkan kekuatan suara

Tingkat kekuatan suara sangat membantu proses belajar vokal. Sebagai contoh, jika seseorang mengucapkan sebuah kalimat dengan tegas, maka akan terdengar seolah-olah berteriak ketika tidak memiliki kekuatan suara. Begitupun sebaliknya.

Suara yang kuat bisa memberikan kenyamanan serta alunan yang jernih bahkan ketika bernyanyi dengan nada tinggi dan dalam tempo yang cukup lama sekalipun.

Untuk itu, meningkatkan kekuatan suara sangat penting untuk memperbaiki kualitas vokal Anda.

Caranya dengan mendorong kecepatan hembusan angin keluar dari dalam perut melalui mulut. Lakukan tahap ini secara berulang-ulang.

  1. Melatih kemampuan bernapas

Cara mudah belajar vokal yang satu ini sangat disarankan bagi Anda yang ingin bernyanyi agar menggunakan metode pernapasan diafragma.

Jenis pernapasan yang satu ini memungkinkan Anda bisa menghasilkan kualitas suara vokal yang jernih, murni, dan lebih panjang.

 

Untuk melatihnya dengan cara melakukan pernapasan menggunakan otot diafragma. Tarik napas sebanyak-banyaknya sampai rongga perut Anda terasa penuh.

Berikutnya, hembuskan napas secara perlahan-lahan dari paru-paru ke mulut. Lakukan tahapan ini tanpa melibatkan otot-otot lainnya, sehingga ketika melatih diri untuk bernapas secara diafragma Anda tidak sampai menggerakkan organ tubuh lainnya, seperti wajah, pundak, dan dada.

  1. Melatih keterampilan vibrasi

Vibrasi yang dimaksud adalah mengenai kualitas bunyi suara yang Anda hasilkan ketika bernyanyi. Untuk membuat vokal Anda terdengar bagus, tentu vibrasi ini perlu Anda latih supaya nada yang keluar tidak cenderung datar.

Tidak sedikit orang yang belum memiliki kemampuan vibrasi sering menggerakkan tenggorokan dengan paksa. Alhasil, variasi nada yang dihasilkan tidak bertahan lama dan terdengar kurang stabil.

Untuk melatihnya cukup dengan melantunkan nada tinggi sampai Anda merasakan aliran udara yang melewati pita suara. Di saat yang bersamaan Anda akan merasakan getaran alami yang mampu dikembangkan dengan cara rutin belajar melantunkan nada tinggi.

  1. Belajar nada tinggi

Tahap cara mudah belajar vokal selanjutnya adalah proses belajar vokal setelah  poin-poin di atas sudah Anda pahami dan rutin diterapkan, maka dalam memperlajari nada tinggi ini akan relatif lebih mudah.

Namun, tetap saja ada teknik khusus untuk belajar cara melatih suara tinggi yang bisa Anda coba.

Anda perlu memulai menyanyi dari suara yang paling rendah yang anda bisa. Kemudian bisa dilanjutkan dengan menaikkan nada tinggi mencapai nada tinggi yang Anda bisa.

Tapi jangan sekali-kali memaksakan suara tinggi karena akan membuat tenggorokan sakit.

Lakukan pemanasan vokal setiap pagi setelah bangun tidur. Mengapa demikian, karena biasanya suara disaat bangun tidur akan lebih berat. Jika terbiasa melakukannya tentu range vokal Anda akan lebih ringan mencapai nada tinggi.

Demikianlah cara belajar vokal yang dapat Anda coba ketika berlatih. Anda perlu untuk selalu konsisten melatihnya.

BACA JUGA : TIPS SUPAYA TENGGOROKAN TIDAK SAKIT SAAT BERNYANYI

Tips Pemanasan Suara Sebelum Bernyanyi

KelasMusik.Com – Bukan hanya aktivitas fisik atau olahraga saja yang membutuhkan pemanasan, menyanyi juga membutuhkannya agar suara yang dihasilkan terdengar merdu. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk menjaga pita suara saat bernyanyi. Agar suara yang keluar dapat dimaksimalkan, sangat penting bagi Anda untuk melakukan pemanasan jika ingin tampil all-out.

Teknik pemanasan suara sebelum bernyanyi memiliki cara yang berbeda. Berikut langkah-langkah pemanasan suara untuk bernyanyi yang dapat Anda terapkan sebelum tampil.

  1. Minum air hangat secukupnya

Cara melakukan pemanasan suara sebelum bernyanyi dimulai dengan meminum air hangat secukupnya. Air hangat sangat penting untuk memastikan pita suara agar senantiasa terhidrasi.

Dengan kondisi semacam ini, pita suara dapat berfungsi dengan baik ketika Anda bernyanyi sekencang atau selama apapun, sebab terhidrasinya pita suara akan membuatnya jadi basah dan mampu menjaga getaran suara agar tidak mengering di saat bernyanyi.

  1. Latihan bernapas panjang

Latihan napas adalah bagian dari cara pemanasan suara sebelum bernyanyi yang harus dilakukan agar suara Anda mampu membuahkan hasil maksimal.

Cobalah untuk berlatih napas panjang. Agar lebih mudah, Anda dapat melakukannya di dalam air. Dengan catatan, air yang digunakan tidak melebihi dada Anda. Melalui latihan ini, Anda akan mengurangi massa tekanan suara sehingga napasnya dapat dikontrol dengan mudah ketika bernyanyi.

  1. Lakukan teknik hamming

Langkah pertama untuk melakukan pemanasan suara  sebelum bernyanyi adalah hamming, atau lebih tepatnya bergumam. Hamming adalah proses mendengungkan suara dengan keadaan mulut tertutup. Keluarkan suara dengungan mengikuti tangga nada dari rendah ke tinggi.

Ingat, langkah ini bukan latihan melainkan pemanasan. Jadi bila Anda tidak mampu mendengungkan nada tinggi, maka jangan dipaksakan. Lakukan teknik hamming ini dengan santai dan rileks.

  1. Melatih kemampuan suara
  • Belajar melafalkan huruf vokal

Untuk memperlancar ketika bernyanyi, lakukanlah latihan huruf vokal secara intensif. Caranya dengan membuka lebar mulut Anda lalu ucapkan huruf vokal A – I – U – E -O. Lakukan cara ini berulangkali sampai mulut Anda terasa lelah.

Berlatih huruf vokal dapat membuat Anda lebih tampil percaya diri. Sebab latihan vokal ini mampu membuat mulut Anda jadi terasa ringan dan mudah untuk melafalkan nada-nada tertentu.

  • Belajar menggunakan teknik pernapasan diafragma

Teknik pernapasan diafragma bisa membuat suara Anda jauh lebih bagus saat bernyanyi. Sayangnya, teknik ini masih banyak yang balum terbiasa, sehingga untuk melakukannya terkesan sulit.

Pernapasan diafragma memungkinkan Anda dapat menyimpan udara lebih banyak di rongga perut. Dengan begitu, Anda dapat memaksimalkan kualitas suara ketika bernyanyi.

Teknik ini dapat dilakukan dengan cara menarik napas sedalam-dalamnya untuk menekan keluar (membesarkan) rongga perut sebisa mungkin guna mengisi oksigen dalam jumlah banyak.

Berikutnya hembuskan udara secara perlahan dan tarik napas kembali tanpa melibatkan otot-otot lain selain otot diafragma. Suara dikeluarkan bersamaan dengan hembusan udara dari paru-paru secara perlahan namun dengan tenaga yang kuat.

  1. Merelaksasi otot di area kepala

Tahap pemanasan terakhir tepat sebelum bernyanyi adalah dengan mengendurkan atau melemaskan semua otot di sekitar wajah. Ini bertujuan untuk membuat Anda jadi rileks dan membuang tekanan di saat bernyanyi.

Seperti halnya bernapas menggunakan diafragma. Anda hanya diperkenankan untuk menggunakan otot diafragma ketika ingin mengontrol oksigen dan suara tanpa melibatkan otot-otot lain.

Untuk mengendurkan otot-otot di kepala ini coba lakukan tarikan nafas menggunakan satu lubang hindung dan menghembusnya melalui lubang hidung yang satunya. Ulangi teknik ini dengan sebaliknya.

Demikian tips pemanasan suara yang dapat Anda praktikkan sebelum bernyanyi. Cara ini tidak hanya Anda lakukan ketika siap tampil, melainkan juga penting dijadikan sebagai rutinitas ketika latihan bernyanyi.

Makanan dan Minuman yang Baik untuk Menjaga Kualitas Suara Ketika Bernyanyi

KelasMusik.Com – Menjaga kualitas suara agar tetap merdu menjadi keharusan bagi orang yang berkarir melalui keterampilan suara. Sekalipun telah memiliki kualitas suara yang baik, mempertahankannya adalah hal yang wajib untuk dilakukan.

Agar kualitas suara tetap terjaga, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Mulai dari pola hidup yang sehat, hingga jenis makanan atau minuman yang harus dikonsumsi setiap hari. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang tengah mencari cara membuat suara menjadi indah.

Ada berbagai jenis makanan yang baik untuk seorang penyanyi, baik untuk menjaga keindahan suara maupun meningkatkan kualitas suara. Begitupun dengan minuman.

Di bawah ini 7 jenis makanan dan minuman yang baik untuk menjaga suara agar tetap merdu.

1. Buah melon

Salah satu buah yang baik untuk menjaga kualitas suara merdu adalah buah melon. Buah ini mengandung kadar air hingga mencapai 90%, yang berarti dapat menjaga tenggorokan tetap terhidrasi. Belum ditambah kandungan nutrisi lain yang cocok untuk mendukung performa suara ketika bernyanyi.

Jika Anda tidak menyukainya, Anda dapat membuat buah lemon menjadi jus atau mengkonsumsinya dengan tambahan jenis makanan pendamping.

2. Jus apel

Buah apel dikenal bisa menjaga hidrasi tenggorokan untuk jangka waktu yang relatif lama. Dengan membuat jus buah yang satu ini sangat cocok bagi Anda yang akan tampil bernyanyi. Sebab kandungan air yang terdapat di dalamnya akan memberikan kelancaran pada rongga tenggorokan supaya dapat menjaga kualitas suara.

3. Buah lobak ekstrak gula Jawa

Nutrisi yang terdapat di dalam buah lobak dapat membantu proses pembentukan suara. Untuk membuat ramuan ini, cukup dengan memarut lobak hingga halus kemudian mencampurkannya dengan gula jawa serta air hingga merata secara menyeluruh. Setelah selesai Anda bisa langsung meminumnya.

4. Ramuan jeruk nipis

Sebagaimana yang kita tahu, jeruk nipis memiliki kegunaan yang sangat melimpah bagi kesehatan tubuh. Salah satunya dalam hal suara.

Ramuan dengan menggunakan jeruk nipis sangat mudah untuk dibuat. Anda cukup mencampurkan perasan jeruk nipis dengan kapur sirih, madu asli, dan garam secukupnya. Setelah ramuan tersebut jadi, Anda bisa langsung meminumnya.

5. Ramuan jahe

Selain jeruk nipis di atas, Anda juga bisa membuat ramuan dari jahe. Dengan menambahkan madu asli, cabe merah, dan kelapa parut secukupnya saja, Anda sudah dapat membuatnya dengan mudah. Cara meminumnya cukup dengan mengambil air perasan dari ramuan yang telah dibuat.

6. Teh herbal

Teh yang diminum dalam keadaan hangat akan membuat tenggorokan menjadi ikut hangat. Dalam kondisi ini pita suara Anda jadi lebih nyaman, bahkan untuk menyuarakan nada tinggi sekalipun.

Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menambahkan madu asli secukupnya. Karena madu memiliki nutrisi yang baik untuk menjaga kualitas suara agar senantiasa merdu.

7. Air putih

Para ahli kesehatan sepakat bahwa air putih sangat penting untuk menjagai kebugaran tubuh. Tak terkecuali dalam hal untuk menjaga kualitas suara. Agar suara yang Anda miliki senantiasa terjaga dengan baik. Maka setidaknya tubuh Anda harus memperoleh asupan air putih sebanyak 8 gelas per hari.

Selain mengkonsumsi beberapa makanan dan minuman di atas, sebaiknya Anda juga harus mempertimbangkan agar menghindari makanan atau minuman yang berpotensi merusak suara.

Merokok atau alkohol adalah dua contoh jenis asupan yang harus dihindari. Tidak hanya merusak kualitas suara, melainkan juga dapat menurunkan produktivitas tubuh yang bisa berimbas ke melemahnya pita suara.

Demikian beberapa buah-buahan segar yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga suara anda. Semoga bermanfaat dan langsung dipraktekkan yaa.

Kata kunci pencarian:

makanan atau minuman yang bisa membuat suara tinggi, minuman baik untuk suara, 

7 Tips Rajin Berlatih Musik Dijamin Berhasil

KelasMusik.Com – Ahli dalam musik merupakan hal yang didambakan banyak orang. Namun keahlian dalam bermusik bukanlah hal yang instan, harus melalui banyak proses latihan. Dalam proses berlatih sering kali menemui banyak permasalahan.

Masalah dalam berlatih musik tentu banyak hal. Mulai dari alat musik yang kurang memadai , tidak ada mentor, tidak sempat berlatih musik (time managament yang buruk), bahkan malas berlatih. Masalah tersebut perlu ditangani untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain musik.

Terutama dalam mengalahkan kemalasan bermain musik perlu dilawan. Tentu hal ini susah-susah gampang, akan menjadi sulit jika tidak mengetahui caranya. Lebih berbahayanya ketika kita malas berlatih musik, akhirnya kita kehilangan motivasi dalam belajar / bermain musik.

Berikut 7 tips rajin berlatih musik ala kelas musik :

  1. Buka Case Instrument Anda (buka tempat alat musik anda)

Cara yang pertama adalah dengan membuka tempat alat musik kita. Sering kali kita malas , bahkan membukanya case dengan posisi tertutup pun kita malas. Oleh karena itu dengan membuka case alat musik kita akan membantu kita lebih mudah untuk berlatih musik. 

Kita dapat menempatkan alat musik kita tetap dalam case namun dalam keadaan terbuka. Penempatan alat musik juga bisa kita tempatkan pada stand alat musik apabila kita mempunyai standnya. Misalkan gitar kita tempatkan pada stand yang berdiri atau pun biola yang ditempatkan pada dalam case yang terbuka.

Ketika alat musik terlihat , kita akan lebih mudah untuk mengambilnya dan rajin memainkannya. 

2. Tempatkan Alat Musik di Tempat Favoritmu

Penempatan alat musik tentu juga hal yang penting, karena apabila kita menempatkan instrument kita di tempat yang jarang kita gunakan akan menambah rasa malas.

Apabila kita menyukai singgah di ruang tamu, kita bisa menempatkan instrument kita pada ruang tamu dan apabila kita suka diam di kamar tidur, kita bisa tempatkan instrument di kamar tidur dengan posisi yang aman.

3. Tentukan Waktu Terbaikmu

Setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing. Tentu dalam menentukan waktu dalam berlatih sangatlah flexible menyesuaikan dengan keadaan tiap pribadi.

Misalnya kita seorang pekerja yang sibuk di siang hari hingga malam hari. Maka waktu terbaik untuk berlatih adalah pagi hari di saat mood masih baik. Apabila kita seorang pelajar yang sibuk di pagi hingga siang hari. Tentu waktu terbaiknya di sore ataupun malam hari.

Hal ini sangat flexibel mengikuti keadaan kita setiap harinya. Kita hanya perlu melihat jadwal harian dan menentukan kapan kita berlatih. Tentukan waktu terbaikmu dalam berlatih musik.

 

4. Buat Challenge Untuk Diri Sendiri

Tantangan merupakan pemacu diri yang cukup efektif, dengan adanya tantangan kita dapat mengembangkan diri lebih dari sebelumnya. Lalu kita berkata “tidak ada tantangan bagi saya dari luar sana”. Kita tidak selalu hanya melihat tantangan dari luar, namun kita bisa  membuat tantangan / challenge untuk diri kita sendiri.

Misal kita menantang diri kita dengan membuat Challenge for 30 days atau untuk 15 hari jika terlalu lama. Waktunya bisa bebas tergantung kita yang menetapkan.

Untuk pemain instrument tiup seperti saxophone, flute, clarinet, recorder misalnya membuat challenge meniup long note dengan tangga nada selama 15 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut.

Pemain piano bisa melakukan pemanasan latihan tangga nada , arpeggio, bahkan etude misalnya selama 30 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut. 

Kemudian tandai di smartphone kalian atau tuliskan di kertas tentang progress challenge yang dilakukan.

5. Beri Reward Untuk Dirimu

Penghargaan bagi diri sendiri juga penting , untuk dirimu yang sudah berjuang untuk melakukan latihan dan mengikuti challenge yang dibuat. Kita bisa memberi penghargaan untuk diri sendiri ketika kita menyelesaikan tantangan latihan secara sempurna. 

Misalnya  di akhir tantangan hari ke 30, kita memberi diri kita makanan yang super lezat yang jarang kita beli. Dapat juga kita membelikan diri kita baju yang kita taksir, atau membeli senar untuk biola kita agar semakin semangat latihannya.

Lakukan pemberian reward / penghargaan bagi diri sendiri ketika kita mencapai target kita. Hal ini akan menjadi penyemangat kita dalam berlatih musik. 

6. Mengikuti Kursus Musik di Kelas Musik

Tips ke enam adalah mengikuti kursus musik di kelas musik. Mengikuti kursus musik di kelas musik akan membantu kita dalam meningkatkan kerajinan dalam berlatih musik.

Kita akan dibantu oleh guru-guru musik yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing sehingga pembelajaran kita tidak stuck. 

Guru Kelas Musik akan membantu kita dalam proses penambahan ilmu, bahkan menjawab pertanyaan seputar masalah dalam ilmu musik dan berlatih musik.

Dengan mengikuti kursus musik di kelas musik berarti kita akan lebih berkomitmen dalam berlatih musik. Karena dengan mengikuti kursus musik kita akan membayar komitmen dalam bermusik.

sarah chang bermain biola - keuntungan bermain musik

7. Cari Idola di Instrument Kamu

Tips yang terakhir adalah mencari idola di instrument kamu.

Jika kita seorang yang sedang belajar biola , kita bisa mencari pemain biola yang kita sukai permainannya seperti Iskandar Widjaja , Vanessa Mae, TwoSet Violin, dsb. Musisi lainnya jika sedang belajar saxophone seperti saxophonist Dave Koz, Kenny G, Nicky Manuputty, dan musisi besar lainnya.

Idola ini akan menjadi patokan kita ketika kita berlatih musik sehingga ada perbandingan kita sudah sampai mana dalam berlatih. 

Itu dia 7 Tips Rajin Berlatih ala Kelas Musik. Semoga bermanfaat 🙂

 

Samuel Adinugraha

 

Ayo Pelajari Tips Supaya Tenggorokan Tidak Sakit Saat Bernyanyi

KelasMusik.Com – Apakah Anda gemar menyanyi? Bahkan ikut serta dalam les vokal maupun aktif berpartisipasi pada kontes nyanyi. Jika itu semua ada pada diri Anda, maka perlu kiranya untuk memproteksi diri terkait dengan kesehatan tenggorokan. Karena tenggorokan dan pita suara merupakan aset penting seorang penyanyi oleh sebab itu jangan sampai salah satu terganggu.

Dalam hal ini individu tersebut terkena sakit tenggorokan. Maka runyamlah semua aktivitas menyanyi. Pemeriksaan mendalam turut dilakukan untuk mencegah dampak luas dari sakit tersebut. Supaya Anda tak direpotkan dengan aneka pemeriksaan tenggorokan dan pita suara dikemudian hari. Ada tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi. Caranya mudah dan terbukti ampuh. Seperti apakah itu? Ikuti penjelasan berikut ini.

  • Melatih Pita Suara Secara Konsisten

Pita suara perlu dilatih rutin, supaya kondisinya tetap baik setiap hari. Jadi ibarat atlet yang aktif melatih kelenturan tubuh dan otot. Itu dimaksudkan untuk menjaga kebugaran. Jadi penyanyi dapat memaksimalkan keterampilan, latihan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan di awal, dan istirahat cukup. Sehingga pita suara tidak dipaksakan untuk terus bekerja.

Ada cara khusus untuk dilakukan setiap hari, contohnya: peregangan leher serta bahu, pernapasan dilatih, menjaga pola makan sehat, pemanasan suara. Dengan menerapkan beberapa hal tersebut kerusakan pita suara dan tenggorokan sakit tidak terjadi.

  • Pola Makan Sehat dan Bernutrisi Tinggi

Ketika Anda selalu menerapkan makanan sehat tinggi vitamin penting. Maka tenggorokan dan pita suara terjaga kesehatannya. Sebaiknya setiap hari harus ada kandungan serat, kaya vitamin penting seperti A,C dan E. Kalau Anda rutinkan konsumsi makanan dengan kompisisi penting seperti itu maka selaput lendir yang berada di tenggorokan akan senantiasa memberi perlindungan ekstra untuk pita suara juga.

  • Konsumsi Air Putih Diperbanyak

Air putih itu kaya manfaat penting untuk tubuh. Termasuk kesehatan tenggorokan serta pita suara. Minumlah air putih dengan frekuensi sesuai aturan kesehatan. Ketika Anda konsumsi air sesuai takaran yang dianjurkan. Maka tenggorokan akan menjadi terhidrasi. Kalau tenggorokan kering akan menimbulkan penurunan kualitas pita suara. Tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi yang ketiga ini memang mudah  Siapa saja bisa melakukannya.

  • Memiliki Gaya Menyanyi Sendiri

Tak sedikit dari kita bahkan penyanyi sekalipun yang mempunyai tokoh favorit. Dalam hal ini mengagumi penyanyi. Karena ketertarikan tinggi membuat seseorang kadang meniru bakat yang dimilikinya. Sehingga karakter lekukan suara idola sering Anda contoh. Bahkan banyak yang pakai segala cara supaya suaranya mirip sang idola. Upaya itu mampu mengganggu kesehatan tenggorokan dan kualitas suara. Karena dua elemen tubuh itu dipaksa melakukan hal di luar kemampuan. Maka rusaklah jadinya, janganlah anak seperti itu. Jauh lebih baik bernyanyi sesuai kemampuan.

  • Suara Dipakai Secukupnya Saja

Suara itu ternyata harus dipakai seperlunya. Dengan begitu kesehatan tenggorokan serta pita suara tak akan terganggu. Anda bisa lakukan dengan menerapkan sedikit berbicara. Tidak memaksakan diri untuk bernyanyi ketika lelah mendatangi. Serta tak kalah pentingnya jangan sampai berteriak, bicara pakai volume sangat lantang. Tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi yang kelima ini jangan dianggap sepele. Kalau ingin ukuran dan kondisi tenggorokan serta pita suara tetap seperti semula.

  • Rutin Konsumsi Tanaman Herbal

Tips terakhir dengan rutin konsumsi hasil dari tanaman herbal. Khususnya kelompok jamu-jamuan. Dalam hal ini konsumsilah kencur, kunyit untuk menjaga kesehatan tenggorokan. Anda dapat membuatnya menjadi minuman lezat yang hangat. Kandungan penting pada keduanya mampu menjernihkan pita suara. Selain itu sebagai pendingin, anti bakteri, anti radang untuk tenggorokan.

BACA JUGA :

Mengetahui Tips Olah Vokal Untuk Suara Vibra/Vibrato

Tips Mudah Saat Belajar Vokal Bagi Pemula

Cara Latihan vokal Nada Tinggi Mudah Dan Benar

Macam-macam Teknik Pernafasan Vokal Dalam Bernyanyi

10 Fakta Tentang Vokal yang Perlu Anda Ketahui

Ikuti Cara Bernyanyi Dengan Diafragma Paling Mudah

KelasMusik.Com – Diafragma termasuk lapisan yang memisahkan antara rongga dada, jantung dan paru-paru. Peranannya bagi perlindungan organ tubuh sangat penting. Begitu juga dengan aktivitas bernyanyi.

Teknik menyanyi yang baik itu ada dukungan penuh dari pernapasan diafragma. Karena lebih banyak memakai otot untuk memaksa udara beredar dari paru ke arah pita suara. Maka dari itu sebaiknya latih area otot tersebut secara benar. Tak lama kemudian suara emas siap diperdengarkan. Berikut ini tersedia beberapa cara bernyanyi dengan diafragma. Yuk, simak selengkapnya!

  • Latihan Pernapasan Pakai Diafragma

Latihan ini dapat Anda lakukan dengan menarik nafas sangat dalam, lalu dorong perut keluar, usahakan tubuh posisinya stabil. Secara perlahan keluarkan nafas lalu perut ditarik kembali. Posisi pundak sedapat mungkin tetap pada kondisi wajar. Otot bagian dada, pundak dan wajah tetap lemas. Tetapi otot yang dipakai bernapas harus kuat. Saat bernyanyi bayangkan saja sebagai cerobong asap. Nyanyian yang keluar dari cerobong tersebut dari diafragma, melewati paru dan naik.

  • Berlatih Napas Sambil Bernyanyi

Berlatih olah vokal serta pernapasan mempunyai peran penting untuk pemanasan. Anda dapat mengkombinasikan berbagai cara bernyanyi dengan diafragma. Contoh mudahnya sebagai berikut: Pertama ambil nafas dalam lalu tahan selama sekian detik dan lepaskan.

Saat melepaskan usahakan secara perlahan. Ketika napas telah masuk, angkat kedua tangan sampai bersentuhan. Setelah itu letakkan tangan ke arah bawah. Lakukan secara perlahan diikuti dengan  buang nafas. Kegiatan ini dapat dilakukan berulang selama lima kali.

Setelah langkah di atas rutin dilakukan Anda bisa mulai latihan nyanyi. Anda pakai nada paling rendah dahulu. Setelah itu terus latihan sampai nada tertinggi. Pastinya jangan memaksakan diri saat bernyanyi. Jangan sekalipun Anda mencoba untuk terburu-buru. Lakukan cara lambat karena itu lebih baik. Pita suara Anda mengalami treatment pemanasan.

  • Berdiri Dengan Postur Tegak Saat Bernyanyi

Cara bernyanyi dengan diafragma Anda selalu memakai nafas panjang serta volumenya udara yang terhirup banyak. Supaya Anda lancar melakukannya, postur tubuh usahakan mengambil posisi tegak sempurna. Dengan begitu Anda memberikan ruang luas untuk suara yang dihasilkan.

  • Tenggorokan Terbuka Ketika Bernyanyi

Anda rajinlah menghadap cermin saat menguap. Coba rasakan secara seksama bukaan pada area tenggorokan. Hal itu penting untuk melatih tenggorokan supaya terbuka lebar ketika menyanyi. Sehingga udara bebas mengalir sampai masuk diafragma. Dengan begitu Anda akan jauh lebih santai saat bernyanyi.

  • Melatih Dua Jenis Suara

Bernyanyi itu pada dasarnya memakai dua jenis nada. Nada tinggi umumnya memakai suara yang berasal dari kepala. Sedangkan nada rendah biasanya pakai suara dada. Ada baiknya Anda latih kedua nada dalam satu waktu. Hasil akan menakjubkan, suara emas Anda sangat memuaskan.

  • Berlatih Melafalkan Konsonan

Konsonan sering tidak terdengar jelas ketika bernyanyi. Maka latihan mengucap konsonan. Lalu nyanyikan secara berulang. Usahakan semua kata terdengar. Kalau Anda pakai diafragma, kata konsonan dapat terdengar. Akhirnya

  • Didampingi Oleh Instruktur Vokal

Saat Anda melatih olah vokal pakai diafragma. Sebaiknya didampingi oleh instruktur. Mereka tidak segan untuk memperbaiki ketika ada yang salah metode saat latihan. Selain itu kalau ada suatu kendala saat berlatih. Sang instruktur siap membantu.

  • Lakukan Pemanasan

Meskipun hanya berlatih bernyanyi, tetapi butuh pemanasan. Maklum saja metode bernyanyi pakai diafragma. Jadi pemanasan itu perlu supaya suara Anda bisa keluar maksimal. Anda cukup lakukan peregangan sederhana dan praktis. Setelah selesai bernyanyilah sepenuh hati.

5 Kebiasaan Buruk Saat Bernyanyi Yang Dapat Merusak Pita Suara


 

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengurangi beban stress. Ketika kita bernyanyi, maka secara otomatis hormon dopamin yang ada pada tubuh kita akan mengalir dengan cepat dan menghasilkan sensasi relaksasi. Sensasi tersebut akan kita dapatkan setelah bernyanyi dan bahkan detak jantung yang ada pada tubuh pun ikut berdetak kencang karena rasa senang yang ditimbulkan oleh aktivitas ini.

Namun, ada hal penting yang perlu diingat ketika bernyanyi, yakni kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara kita rusak apabila tidak diikuti dengan aturan yang sesuai ketika melakukan aktivitas tersebut. Rusaknya pita suara, menjadi hal yang sangat fatal kedepannya apabila kita tidak mau melihat dampak dari kebiasaan buruk yang kita lakukan saat bernyanyi. Di bawah ini akan diulas beberapa kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara menjadi rusak, antara lain:

  • Berteriak

Suara serak ketika kamu sedang beryanyi dan berteriak dengan sekuat tenaga untuk bisa mencapai suara yang cukup tinggi menjadi hal memungkinkan untuk dapat merusak lapisan dari pita suara. Ketika kita sedang beteriak/ memaksa suara saat bernyayi, secara otomatis otot-otot yang ada di tenggorokan kita akan mulai mengencang sangat kuat dan bahkan pernapasan berubah menjadi sangat dangkal karena adanya sebuah ketegangan berlebihan.

Tentunya berteriak terlalu kencang menjadi salah satu penyumbang masalah fatal untuk kesehatan pita suara. Oleh, karena itu kebiasaan buruk saat beryanyi ini perlu segera diperbaiki secepatnya.

  • Berdehem

Kebanyakan orang melakukan kebiasaan berdeham setelah mereka bernyanyi terlalu lama. Hal ini dilakukan mereka agar tenggorokan mereka tidak kering dan terasa lebih plong untuk bisa melanjutkan aktivitas bernyayi. Namun, perlu diingat bahwa kebiasaan berdeham yang cukup terlalu kuat ketika dilakukan setelah bernyanyi dapat menyebabkan kerusakan pada pita suara.

Untuk itu usahan mengganti kebiasaan berdehem dengan mencoba memberi sedikit waktu untuk mengistirahatkan tenggoran yang mungkin terasa agak kering dan juga gatal dengan meminum air putih yang cukup banyak.

  • Refluks Asam

Refluk asam merupakan sebuah peristiwa yang terjadi karena asam lambung naik menuju ke tenggorojan dan akhirnya akan menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada tenggorokan serta terkadang bisa menyebabkan gangguan pada suara saat kita bernyanyi.

Hal yang perlu kamu lakukan agar bisa mengurangi dari peristiwa seperi asam refluks ini adalah dengan tidak terburu-buru saat makan. Karena ketika makanan yang dimakan sudah sampai perut berlangsung dengan proses yang agak lama, maka akan membantu makanan tersebut tercerna dengan lancar.

 Asam reflux biasanya ditandai dengan suara serak yang berlangsung lama, kembung, dan terkadang perut mulas. Untuk itulah, berhati-hati dalam memakan makanan sebelum bernyanyi menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

  • Nada Bicara Dibuat Menjadi Berat

Beberapa orang ketika bernyayi melakukan kebiasaan buruk seperti terlalu menekan nada biacara mereka agar bisa lebih terdengar lantang dan garang. Menurut mereka hal ini dilakukan agar bisa menimbulkan kesan berwibawa saat bernyanyi. Namun, kebiasaan buruk seperti akan menimbulkan masalah yang serius pada pernpasan dan akhirnya menjadi dangkal ketika berbicara dengan cepat dan berat. Dan akhirnya akan merusak pita suara.

  • Bernyanyi Menggunakan Teknik Neck Voice

Untuk beberapa penyanyi yang menggunakan aliran seperti pop, dangdut, blues, jazz, dan sebagainya bisasanya menggunakan teknik neck voice ketika bernyanyi. Sebaiknya hal ini dihindari dengan menggunakan teknik neck voice saat bernyanyi. Tentunya supaya kesehatan dari pita suara bisa terjaga dan bahkan menghindarkan dari kerusakan yang permanen.

Kebiasaan buruk saat beryanyi di atas menjadi penyumbang terbanyak dari rusaknya pita suara. Dan akan lebih baik jika kamu bisa menghindari kebiasaan di atas dan menggantinya dengan kebiasaan yang baik saat bernyanyi.

 

Mengetahui Tips Olah Vokal Untuk Suara Vibra/Vibrato

KelasMusik.Com – Vibrato merupakan efek vibrasi berupa suara pendek dan cepat dalam nada vokal atau instrumental. Hal ini tentunya sudah tidak asing lagi dalam dunia olah vokal dan penyanyi karena sebelum ditemukannya mikrofon serta pengeras suara, maka olah vokal inilah yang digunakan penyanyi untuk memperoleh suara yang maksimal tanpa mengganggu pita suara. Sehingga, tips olah vokal untuk suara vibra/vibrato sejak dulu sudah banyak dilakukan.

Sedangkan saat ini, vibrato menjadikan suara terdengar menjadi lebih merdu. Oleh sebab itu, agar dapat bernyanyi dengan vibrato, maka perlu diperhatikan cara olah vokal yang tepat agar suara bisa terdengar merdu tanpa memberatkan pita suara. Adapun beberapa tips olah vokal untuk suara vibra/vibrato ialah sebagai berikut:

  • Membuka mulut dengan lebar

Buka mulut lebar-lebar, lalu lebarkan bagian belakang tenggorokan semampunya akan tetapi  lebih baik diusahakan semaksimal mungkin agar tampak seperti orang sedang menguap. Hal ini dilakukan untuk melatih kekuatan organ mulut bagian belakang agar saat menyanyi kelak tidak sakit akibat ketegangan otot. Di samping sebagai latihan awal, posisi tenggorokan tertutup juga tidak bisa menghasilkan suara yang merdu, sehingga alangkah baiknya saat bernyanyi posisi tenggorokan harus terbuka lebar.

  • Bagian-bagian otot tubuh perlu rileks

Tidak hanya otot bagian mulut yang perlu rileks dan direnggangkan, melainkan juga seluruh otot yang ada dalam tubuh. Hal ini dikarenakan vibrato tidak akan muncul ketika tubuh dan otot kita tegang, selain itu laring (saluran pernapasan) juga tidak bisa bergerak ke depan dan belakang ketika tubuh tegang. Oleh sebab itu, sebelum mulai menyanyi dengan vibrato alangkah baiknya melakukan rileksasi tubuh, guna meregangkan otot-otot agar tidak tegang dan Anda bisa bernyanyi dengan rileks.

  •  Posisi bernyanyi yang tepat

Pertahankan posisi bernyanyi yang benar guna mempertahankan vibrato suara yang dihasilkan. Misalnya posisi duduk atau berdiri dengan tegak. Adapun beberapa acuan yang bisa Anda coba ketika Anda bernyanyi dengan berdiri, pastikan kepala, leher dan punggung dalam satu garis lurus. Kemudian majukan minimal satu langkah kaki ke depan dan bisa disertai dengan gerakan tangan.

Sedangkan ketika Anda memilih bernyanyi dengan posisi duduk, maka duduklah dengan tegap dan hadapkan badan ke depan serta jangan sekali-kali menunduk atau melihat ke bawah dalam waktu yang lama.

  • Ambil pernafasan

Cobalah ambil nafas secara tenang dan teratur, jangan sekali Anda mengambil nafas terpotong-potong dan pendek. Sehingga, tariklah nafas sebanyak mungkin dengan keadaan yang tenang, rileks dan jangan terburu-buru agar tercipta nafas yang panjang dan konsisten. Hal inilah yang nantinya akan memunculkan kualitas vibrato yang baik, terlebih jika diimbangi dengan pengaktifan otot perut yang dapat menyangga diafragma.

  • Tarik nafas

Setelah membuka mulut lebar-lebar dan menarik napas panjang, maka berlatihlah menyanyi menggunakan diafragma. Alirkan udara melalui mulut sedikit demi sedikit secara perlahan. Selain itu fokus Anda saat benyanyi terletak pada perut, bukan lagi dada serta jangan lupa untuk menjaga seluruh otot dan tubuh agar tetap rileks.

  • variasi nada

Ketika Anda berlatih olah vokal secara teratur, jangan lupa untuk mencoba variasi-variasi nada cepat karena melalui osilasi cepat ini vibrato akan terbentuk dengan sendirinya. Bahkan, variasi vibrato nantinya juga akan lebih mudah terbentuk melalui osilasi nada cepat ini.

Itulah beberapa contoh tips olah vokal untuk suara vibra/vibrato yang bisa Anda coba. Lakukan secara pelan-pelan, bertahap dan rileks serta teratur untuk medapatkan suara vibra/vibrato yang berkualitas. Walaupun terbilang cukup sulit, namun ketika sudah terbiasa hal ini akan menjadi terbiasa dan akan lebih mudah.

Apakah Setiap Orang Bisa Bernyanyi?

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan aktivitas yang dianggap menyenangkan. Dengan melantunkan nada-nada yang biasanya diisi dengan kata-kata atau lirik tertentu, seseorang dapat merasakan kelegaan, kesenangan, kesedihan, dan berbagai suasana hati yang lain. Maka, banyak orang bernyanyi untuk menyegarkan perasaan mereka di sela-sela aktivitas sehari-hari yang kadang melelahkan atau malah membikin stress.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul di dunia tarik suara atau olah vokal adalah “Apakah setiap orang bisa bernyanyi ?”.

Pertanyaan tersebut mungkin muncul dari latar belakang beberapa orang dapat bernyanyi secara bagus dan sesuai tata aturan dalam dunia musik yang baku terutama soal nada dan sebagainya, tetapi di lain pihak ada beberapa orang yang ketika bernyanyi suaranya terasa kurang enak didengar di telinga kita.

Hal tersebut bahkan menjadi perdebatan yang seakan tidak pernah selesai di antara para pelaku seni musik dan para akademis musik. mereka ada yang berpendapat bahwa semua orang dapat bernyanyi dengan berbagai alasan dan sebagian yang lain berpendapat bahwa bernyanyi merupakan kemampuan khusus yang tidak mesti dimiliki oleh setiap orang atau dalam kata lain tidak setiap orang dapat bernyanyi.

Bagaimanapun juga perbedaan pendapat tentang apa saja di dunia ini dan di anatara manusia adalah hal yang wajar dan sah-sah saja, sehingga kita tidak dapat menyalahkan begitu saja. Begitu pula mengenai perbedaan pendapat terhadap pertanyaan “apakah setiap orang bisa bernyanyi” ini kita juga tidak boleh gegabah dalam menentukan mana yang benar dan mana yang salah.

Ada banyak hal yang bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menjawab persoalan tersebut. Daripada semakin berlarut-larut, mari kita segera menyimak beberapa penjelasan di bawah ini.

  1. Tidak semua orang dapat bernyanyi semua jenis nyanyian

Kita tahu dan menyadari bahwa di dunia ini sangat banyak jenis nyanyian yang ada. Di indonesia sendiri misalnya, setiap komunitas masyarakat memiliki kebudayaan dan kesenian, termasuk nyanyian, tersendiri. sebagai contoh, nyanyian orang jawa berbeda dengan nyanyian orang Papua.

Begitu pula nyanyian orang Aceh akan berbeda dengan orang Sulawesi. Maka dari itu, sepanjang yang diketahui sampai saat ini belum ada satu orang yang dapat menyanyikan segala jenis nyanyian yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Itu artinya, ada kemungkinan yang besar bahwa setiap orang dapat bernyanyi dengan jenis nyanyian tertentu saja, beberapa saja.

  1. Perbedaan dalam memaknai kegiatan bernyanyi

Untuk menjawab persoalan apakah setiap orang bisa bernyanyi, mencoba menelusuri berbagai macam cara orang dalam mengartikan mengartikan bernyanyi menjadi penting. Bagi kalangan seniman terpelajar, yang mendapat pelajaran secara formal di dunia pendidikan seni, mungkin akan mengartikan bernyanyi sebagai kegiatan mengeluarkan suara dari mulut manusia berdasarkan aturan nada, tempo, dan berbagai kriteria lain sesuai dengan teori musik modern yang mereka dapat.

Namun, bagi kita yang bukan lulusan pendidikan formal kesenian tentu akan muncul pendapat yang berbeda-beda soal nyanyian ini. Ketika ditanya apakah setiap orang bisa bernyanyi? mungkin akan keluar jawaban yang tentu tidak selalu sesuai dengan teori musik yang baku. Sebagian dari kita mungkin mengartikan bernyanyi sebagai alat untuk menghilangkan stress atau memunculkan perasaan tertentu dalam diri kita.

namun setiap orang tentu bisaa bernyanyi dengan jenis suara yang berbeda-beda dan tidak sama kualitas suara masing-masing.

Walaupun waktu kita bernyanyi, kita tidak tahu apakah itu sudah sesuai dengan teori musik terkini, atau fals tidaknya suara kita, tidak menjadi persoalan yang penting. Karena yang terpenting adalah perasaan kita menjadi lega dan stress kita mereda.

Tips Mudah Saat Belajar Vokal Bagi Pemula

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan bagian dari seni musik. Bernyanyipun bisa dilakukan dengan alat musik pengiring maupun tanpa alat musik sekalipun.

Pada dasarnya bernyanyi hampir sama saja dengan instumen musik lainnya yang memiliki aturan atau teknik tertentu dan tetap berpatokan pada nada dasar dan turunannya serta mengikuti pola ritme dan tempo tertentu.

Yang membedakan bernyanyi dengan instrumen musik lainnya adalah jika instrumen lain alat utamanya berada di luar tubuh kita, sedangkan bernyanyi alat utamanya ada di dalam tubuh kita, yaitu mulut yang menghasilkan bunyi atau vokal.

Sama halnya dalam mempelajari instrumen musik pada umumnya, bernyanyi memerlukan pemahaman tentang musik dan tentu saja latihan yang cukup. Berikut ini ada beberapa tips mudah saat belajar vokal yang dapat membantu dalam mengolah suara.

  1. Mendengar dan memahami nada

Mendengar dan terutama dapat menghapal dan memahami nada merupakan kunci dalam seni vokal atau bernyanyi. Untuk menguasai nada, dapat dengan cara banyak-banyak mendengar suara vokal maupun instrumen dan menghapalkan nadanya.

Jika hal itu dilakukan terus menerus dan konsisten, lama-lama telinga kita akan lebih peka terhadap nada. Yang mana jika kita sudah menguasai nada, kita bisa bernyanyi dengan harmonis dan tidak fals. Apalagi jika bernyanyi dengan diiringi alat musik, maka suara vokal kita tentu harus sesuai dengan bunyi musik pengiringnya.

  1. Melatih pernapasan

Alat utama untuk kita bernyanyi adalah mulut kita. Untuk mengeluarkan suara, tidak hanya mulut yang bekerja, namun juga sangat erat dengan pernapasan kita beserta alat-alat penunjangnya.

Teknik pernapasan yang digunakan ketika kita berbicara tidak sama dengan teknik pernapasan untuk bernyanyi. Ketika kita berbicara, pernapasan kita adalah pernapasan dada, sedangkan untuk bernyanyi kita lebih dianjurkan menggunakan pernapasan perut atau pernapasan diafragma. Tips mudah saat belajar vokal pada mulanya adalah melatih pernapasan diafragma.

Pernapasan diafragma sendiri adalah pernafasan yang melibatkan diafragma, yaitu otot yang menghubungkan toraks ke perut dan melekat di tulang dada, tulang rusuk, serta lumba. Pernapasan jenis ini dapat menyimpan udara lebih banyak dan tidak terlalu terasa melelahkan pada saat mengeluarkan vokal yang panjang dan terus menerus. Salah satu teknik untuk menguasai pernapasan diafragma adalah dengan melakukan yoga.

  1. Melakukan pemanasan bagian-bagian tubuh sebelum bernyanyi

Untuk mendapatkan suara yang bagus dan konsisten tentu tidak mudah. Bagi yang tidak terbiasa, mungkin akan terasa sangat melelahkan walaupun baru sebentar melakukannya. Untuk itu, salah satu tips mudah saat belajar vokal agar tidak cepat lelah adalah dengan melakukan pemanasan pada tubuh kita.

Kondisi tubuh yang ideal untuk bernyanyi adalah tubuh yang tenang, rileks dan tidak kaku, serta tentunya adalah stamina yang terjaga. Maka dari itu, biasanya penyanyi profesional sekalipun selalu melakukan pemanasan sebelum naik ke panggung.

Misalnya mulai dengan senam mulut, yaitu menggerak-gerakkan mulut hingga batas maksimal secara berulang-ulang. Kemudian meregangkan bagian perut, dada, dan punggung karena bagian-bagian tubuh tersebut sangat berpengaruh terhadap pernapasan. Lalu jangan lupa untuk meregangkan seluruh otot di tubuh untuk mencapai kondisi yang rileks dan tidak kaku.

  1. Melakukan pemanasan suara

Tips mudah saat belajar vokal selanjutnya adalah melakukan pemanasan suara sebelum bernyanyi. Selain tubuh, suara seorang penyanyi juga harus dipersiapkan dengan baik. Caranya adalah dengan mengeluarkan vokal dari nada terendah sampai nada tertinggi dalam sekali nafas.