Cara Mudah Belajar Vokal

KelasMusik.Com – Pengen punya suara merdu tapi belum tahu cara melatihnya? Kini Anda bisa belajar vokal dengan mempraktikkan tips melatih vokal ala Kelas Musik di bawah ini.

Memiliki suara yang bagus merupakan impian semua orang. Namun tidak semua orang memiliki suara yang unik, sehingga tidak semua suara yang dimiliki terdengar bagus untuk bernyanyi.

Agar bisa memperbaiki suara yang belum terdengar merdu, Anda bisa melatihnya melalui cara belajar vokal untuk pemula berikut ini.

  1. Memulai dari artikulasi

Yang pertama cara mudah belajar vokal yang bisa dilakukan adalah artikulasi dalam artian suara vokal adalah proses melatih pengucapan.

Ini berguna untuk memastikan bahwa suara Anda tidak cacat, sekaligus menjadi dasar dari tahap pembelajaran suara vokal.

Seperti yang kita ketahui, tidak semua kata atau kalimat bisa kita ucapkan dengan mudah dan jelas, terlebih ketika harus menggunakan intonasi tertentu di saat melafalkannya.

  1. Meningkatkan kekuatan suara

Tingkat kekuatan suara sangat membantu proses belajar vokal. Sebagai contoh, jika seseorang mengucapkan sebuah kalimat dengan tegas, maka akan terdengar seolah-olah berteriak ketika tidak memiliki kekuatan suara. Begitupun sebaliknya.

Suara yang kuat bisa memberikan kenyamanan serta alunan yang jernih bahkan ketika bernyanyi dengan nada tinggi dan dalam tempo yang cukup lama sekalipun.

Untuk itu, meningkatkan kekuatan suara sangat penting untuk memperbaiki kualitas vokal Anda.

Caranya dengan mendorong kecepatan hembusan angin keluar dari dalam perut melalui mulut. Lakukan tahap ini secara berulang-ulang.

  1. Melatih kemampuan bernapas

Cara mudah belajar vokal yang satu ini sangat disarankan bagi Anda yang ingin bernyanyi agar menggunakan metode pernapasan diafragma.

Jenis pernapasan yang satu ini memungkinkan Anda bisa menghasilkan kualitas suara vokal yang jernih, murni, dan lebih panjang.

 

Untuk melatihnya dengan cara melakukan pernapasan menggunakan otot diafragma. Tarik napas sebanyak-banyaknya sampai rongga perut Anda terasa penuh.

Berikutnya, hembuskan napas secara perlahan-lahan dari paru-paru ke mulut. Lakukan tahapan ini tanpa melibatkan otot-otot lainnya, sehingga ketika melatih diri untuk bernapas secara diafragma Anda tidak sampai menggerakkan organ tubuh lainnya, seperti wajah, pundak, dan dada.

  1. Melatih keterampilan vibrasi

Vibrasi yang dimaksud adalah mengenai kualitas bunyi suara yang Anda hasilkan ketika bernyanyi. Untuk membuat vokal Anda terdengar bagus, tentu vibrasi ini perlu Anda latih supaya nada yang keluar tidak cenderung datar.

Tidak sedikit orang yang belum memiliki kemampuan vibrasi sering menggerakkan tenggorokan dengan paksa. Alhasil, variasi nada yang dihasilkan tidak bertahan lama dan terdengar kurang stabil.

Untuk melatihnya cukup dengan melantunkan nada tinggi sampai Anda merasakan aliran udara yang melewati pita suara. Di saat yang bersamaan Anda akan merasakan getaran alami yang mampu dikembangkan dengan cara rutin belajar melantunkan nada tinggi.

  1. Belajar nada tinggi

Tahap cara mudah belajar vokal selanjutnya adalah proses belajar vokal setelah  poin-poin di atas sudah Anda pahami dan rutin diterapkan, maka dalam memperlajari nada tinggi ini akan relatif lebih mudah.

Namun, tetap saja ada teknik khusus untuk belajar cara melatih suara tinggi yang bisa Anda coba.

Anda perlu memulai menyanyi dari suara yang paling rendah yang anda bisa. Kemudian bisa dilanjutkan dengan menaikkan nada tinggi mencapai nada tinggi yang Anda bisa.

Tapi jangan sekali-kali memaksakan suara tinggi karena akan membuat tenggorokan sakit.

Lakukan pemanasan vokal setiap pagi setelah bangun tidur. Mengapa demikian, karena biasanya suara disaat bangun tidur akan lebih berat. Jika terbiasa melakukannya tentu range vokal Anda akan lebih ringan mencapai nada tinggi.

Demikianlah cara belajar vokal yang dapat Anda coba ketika berlatih. Anda perlu untuk selalu konsisten melatihnya.

BACA JUGA : TIPS SUPAYA TENGGOROKAN TIDAK SAKIT SAAT BERNYANYI

Tips Pemanasan Suara Sebelum Bernyanyi

KelasMusik.Com – Bukan hanya aktivitas fisik atau olahraga saja yang membutuhkan pemanasan, menyanyi juga membutuhkannya agar suara yang dihasilkan terdengar merdu. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk menjaga pita suara saat bernyanyi. Agar suara yang keluar dapat dimaksimalkan, sangat penting bagi Anda untuk melakukan pemanasan jika ingin tampil all-out.

Teknik pemanasan suara sebelum bernyanyi memiliki cara yang berbeda. Berikut langkah-langkah pemanasan suara untuk bernyanyi yang dapat Anda terapkan sebelum tampil.

  1. Minum air hangat secukupnya

Cara melakukan pemanasan suara sebelum bernyanyi dimulai dengan meminum air hangat secukupnya. Air hangat sangat penting untuk memastikan pita suara agar senantiasa terhidrasi.

Dengan kondisi semacam ini, pita suara dapat berfungsi dengan baik ketika Anda bernyanyi sekencang atau selama apapun, sebab terhidrasinya pita suara akan membuatnya jadi basah dan mampu menjaga getaran suara agar tidak mengering di saat bernyanyi.

  1. Latihan bernapas panjang

Latihan napas adalah bagian dari cara pemanasan suara sebelum bernyanyi yang harus dilakukan agar suara Anda mampu membuahkan hasil maksimal.

Cobalah untuk berlatih napas panjang. Agar lebih mudah, Anda dapat melakukannya di dalam air. Dengan catatan, air yang digunakan tidak melebihi dada Anda. Melalui latihan ini, Anda akan mengurangi massa tekanan suara sehingga napasnya dapat dikontrol dengan mudah ketika bernyanyi.

  1. Lakukan teknik hamming

Langkah pertama untuk melakukan pemanasan suara  sebelum bernyanyi adalah hamming, atau lebih tepatnya bergumam. Hamming adalah proses mendengungkan suara dengan keadaan mulut tertutup. Keluarkan suara dengungan mengikuti tangga nada dari rendah ke tinggi.

Ingat, langkah ini bukan latihan melainkan pemanasan. Jadi bila Anda tidak mampu mendengungkan nada tinggi, maka jangan dipaksakan. Lakukan teknik hamming ini dengan santai dan rileks.

  1. Melatih kemampuan suara
  • Belajar melafalkan huruf vokal

Untuk memperlancar ketika bernyanyi, lakukanlah latihan huruf vokal secara intensif. Caranya dengan membuka lebar mulut Anda lalu ucapkan huruf vokal A – I – U – E -O. Lakukan cara ini berulangkali sampai mulut Anda terasa lelah.

Berlatih huruf vokal dapat membuat Anda lebih tampil percaya diri. Sebab latihan vokal ini mampu membuat mulut Anda jadi terasa ringan dan mudah untuk melafalkan nada-nada tertentu.

  • Belajar menggunakan teknik pernapasan diafragma

Teknik pernapasan diafragma bisa membuat suara Anda jauh lebih bagus saat bernyanyi. Sayangnya, teknik ini masih banyak yang balum terbiasa, sehingga untuk melakukannya terkesan sulit.

Pernapasan diafragma memungkinkan Anda dapat menyimpan udara lebih banyak di rongga perut. Dengan begitu, Anda dapat memaksimalkan kualitas suara ketika bernyanyi.

Teknik ini dapat dilakukan dengan cara menarik napas sedalam-dalamnya untuk menekan keluar (membesarkan) rongga perut sebisa mungkin guna mengisi oksigen dalam jumlah banyak.

Berikutnya hembuskan udara secara perlahan dan tarik napas kembali tanpa melibatkan otot-otot lain selain otot diafragma. Suara dikeluarkan bersamaan dengan hembusan udara dari paru-paru secara perlahan namun dengan tenaga yang kuat.

  1. Merelaksasi otot di area kepala

Tahap pemanasan terakhir tepat sebelum bernyanyi adalah dengan mengendurkan atau melemaskan semua otot di sekitar wajah. Ini bertujuan untuk membuat Anda jadi rileks dan membuang tekanan di saat bernyanyi.

Seperti halnya bernapas menggunakan diafragma. Anda hanya diperkenankan untuk menggunakan otot diafragma ketika ingin mengontrol oksigen dan suara tanpa melibatkan otot-otot lain.

Untuk mengendurkan otot-otot di kepala ini coba lakukan tarikan nafas menggunakan satu lubang hindung dan menghembusnya melalui lubang hidung yang satunya. Ulangi teknik ini dengan sebaliknya.

Demikian tips pemanasan suara yang dapat Anda praktikkan sebelum bernyanyi. Cara ini tidak hanya Anda lakukan ketika siap tampil, melainkan juga penting dijadikan sebagai rutinitas ketika latihan bernyanyi.

Ayo Pelajari Tips Supaya Tenggorokan Tidak Sakit Saat Bernyanyi

KelasMusik.Com – Apakah Anda gemar menyanyi? Bahkan ikut serta dalam les vokal maupun aktif berpartisipasi pada kontes nyanyi. Jika itu semua ada pada diri Anda, maka perlu kiranya untuk memproteksi diri terkait dengan kesehatan tenggorokan. Karena tenggorokan dan pita suara merupakan aset penting seorang penyanyi oleh sebab itu jangan sampai salah satu terganggu.

Dalam hal ini individu tersebut terkena sakit tenggorokan. Maka runyamlah semua aktivitas menyanyi. Pemeriksaan mendalam turut dilakukan untuk mencegah dampak luas dari sakit tersebut. Supaya Anda tak direpotkan dengan aneka pemeriksaan tenggorokan dan pita suara dikemudian hari. Ada tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi. Caranya mudah dan terbukti ampuh. Seperti apakah itu? Ikuti penjelasan berikut ini.

  • Melatih Pita Suara Secara Konsisten

Pita suara perlu dilatih rutin, supaya kondisinya tetap baik setiap hari. Jadi ibarat atlet yang aktif melatih kelenturan tubuh dan otot. Itu dimaksudkan untuk menjaga kebugaran. Jadi penyanyi dapat memaksimalkan keterampilan, latihan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan di awal, dan istirahat cukup. Sehingga pita suara tidak dipaksakan untuk terus bekerja.

Ada cara khusus untuk dilakukan setiap hari, contohnya: peregangan leher serta bahu, pernapasan dilatih, menjaga pola makan sehat, pemanasan suara. Dengan menerapkan beberapa hal tersebut kerusakan pita suara dan tenggorokan sakit tidak terjadi.

  • Pola Makan Sehat dan Bernutrisi Tinggi

Ketika Anda selalu menerapkan makanan sehat tinggi vitamin penting. Maka tenggorokan dan pita suara terjaga kesehatannya. Sebaiknya setiap hari harus ada kandungan serat, kaya vitamin penting seperti A,C dan E. Kalau Anda rutinkan konsumsi makanan dengan kompisisi penting seperti itu maka selaput lendir yang berada di tenggorokan akan senantiasa memberi perlindungan ekstra untuk pita suara juga.

  • Konsumsi Air Putih Diperbanyak

Air putih itu kaya manfaat penting untuk tubuh. Termasuk kesehatan tenggorokan serta pita suara. Minumlah air putih dengan frekuensi sesuai aturan kesehatan. Ketika Anda konsumsi air sesuai takaran yang dianjurkan. Maka tenggorokan akan menjadi terhidrasi. Kalau tenggorokan kering akan menimbulkan penurunan kualitas pita suara. Tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi yang ketiga ini memang mudah  Siapa saja bisa melakukannya.

  • Memiliki Gaya Menyanyi Sendiri

Tak sedikit dari kita bahkan penyanyi sekalipun yang mempunyai tokoh favorit. Dalam hal ini mengagumi penyanyi. Karena ketertarikan tinggi membuat seseorang kadang meniru bakat yang dimilikinya. Sehingga karakter lekukan suara idola sering Anda contoh. Bahkan banyak yang pakai segala cara supaya suaranya mirip sang idola. Upaya itu mampu mengganggu kesehatan tenggorokan dan kualitas suara. Karena dua elemen tubuh itu dipaksa melakukan hal di luar kemampuan. Maka rusaklah jadinya, janganlah anak seperti itu. Jauh lebih baik bernyanyi sesuai kemampuan.

  • Suara Dipakai Secukupnya Saja

Suara itu ternyata harus dipakai seperlunya. Dengan begitu kesehatan tenggorokan serta pita suara tak akan terganggu. Anda bisa lakukan dengan menerapkan sedikit berbicara. Tidak memaksakan diri untuk bernyanyi ketika lelah mendatangi. Serta tak kalah pentingnya jangan sampai berteriak, bicara pakai volume sangat lantang. Tips supaya tenggorokan tidak sakit saat bernyanyi yang kelima ini jangan dianggap sepele. Kalau ingin ukuran dan kondisi tenggorokan serta pita suara tetap seperti semula.

  • Rutin Konsumsi Tanaman Herbal

Tips terakhir dengan rutin konsumsi hasil dari tanaman herbal. Khususnya kelompok jamu-jamuan. Dalam hal ini konsumsilah kencur, kunyit untuk menjaga kesehatan tenggorokan. Anda dapat membuatnya menjadi minuman lezat yang hangat. Kandungan penting pada keduanya mampu menjernihkan pita suara. Selain itu sebagai pendingin, anti bakteri, anti radang untuk tenggorokan.

BACA JUGA :

Mengetahui Tips Olah Vokal Untuk Suara Vibra/Vibrato

Tips Mudah Saat Belajar Vokal Bagi Pemula

Cara Latihan vokal Nada Tinggi Mudah Dan Benar

Macam-macam Teknik Pernafasan Vokal Dalam Bernyanyi

10 Fakta Tentang Vokal yang Perlu Anda Ketahui

5 Kebiasaan Buruk Saat Bernyanyi Yang Dapat Merusak Pita Suara


 

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengurangi beban stress. Ketika kita bernyanyi, maka secara otomatis hormon dopamin yang ada pada tubuh kita akan mengalir dengan cepat dan menghasilkan sensasi relaksasi. Sensasi tersebut akan kita dapatkan setelah bernyanyi dan bahkan detak jantung yang ada pada tubuh pun ikut berdetak kencang karena rasa senang yang ditimbulkan oleh aktivitas ini.

Namun, ada hal penting yang perlu diingat ketika bernyanyi, yakni kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara kita rusak apabila tidak diikuti dengan aturan yang sesuai ketika melakukan aktivitas tersebut. Rusaknya pita suara, menjadi hal yang sangat fatal kedepannya apabila kita tidak mau melihat dampak dari kebiasaan buruk yang kita lakukan saat bernyanyi. Di bawah ini akan diulas beberapa kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara menjadi rusak, antara lain:

  • Berteriak

Suara serak ketika kamu sedang beryanyi dan berteriak dengan sekuat tenaga untuk bisa mencapai suara yang cukup tinggi menjadi hal memungkinkan untuk dapat merusak lapisan dari pita suara. Ketika kita sedang beteriak/ memaksa suara saat bernyayi, secara otomatis otot-otot yang ada di tenggorokan kita akan mulai mengencang sangat kuat dan bahkan pernapasan berubah menjadi sangat dangkal karena adanya sebuah ketegangan berlebihan.

Tentunya berteriak terlalu kencang menjadi salah satu penyumbang masalah fatal untuk kesehatan pita suara. Oleh, karena itu kebiasaan buruk saat beryanyi ini perlu segera diperbaiki secepatnya.

  • Berdehem

Kebanyakan orang melakukan kebiasaan berdeham setelah mereka bernyanyi terlalu lama. Hal ini dilakukan mereka agar tenggorokan mereka tidak kering dan terasa lebih plong untuk bisa melanjutkan aktivitas bernyayi. Namun, perlu diingat bahwa kebiasaan berdeham yang cukup terlalu kuat ketika dilakukan setelah bernyanyi dapat menyebabkan kerusakan pada pita suara.

Untuk itu usahan mengganti kebiasaan berdehem dengan mencoba memberi sedikit waktu untuk mengistirahatkan tenggoran yang mungkin terasa agak kering dan juga gatal dengan meminum air putih yang cukup banyak.

  • Refluks Asam

Refluk asam merupakan sebuah peristiwa yang terjadi karena asam lambung naik menuju ke tenggorojan dan akhirnya akan menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada tenggorokan serta terkadang bisa menyebabkan gangguan pada suara saat kita bernyanyi.

Hal yang perlu kamu lakukan agar bisa mengurangi dari peristiwa seperi asam refluks ini adalah dengan tidak terburu-buru saat makan. Karena ketika makanan yang dimakan sudah sampai perut berlangsung dengan proses yang agak lama, maka akan membantu makanan tersebut tercerna dengan lancar.

 Asam reflux biasanya ditandai dengan suara serak yang berlangsung lama, kembung, dan terkadang perut mulas. Untuk itulah, berhati-hati dalam memakan makanan sebelum bernyanyi menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

  • Nada Bicara Dibuat Menjadi Berat

Beberapa orang ketika bernyayi melakukan kebiasaan buruk seperti terlalu menekan nada biacara mereka agar bisa lebih terdengar lantang dan garang. Menurut mereka hal ini dilakukan agar bisa menimbulkan kesan berwibawa saat bernyanyi. Namun, kebiasaan buruk seperti akan menimbulkan masalah yang serius pada pernpasan dan akhirnya menjadi dangkal ketika berbicara dengan cepat dan berat. Dan akhirnya akan merusak pita suara.

  • Bernyanyi Menggunakan Teknik Neck Voice

Untuk beberapa penyanyi yang menggunakan aliran seperti pop, dangdut, blues, jazz, dan sebagainya bisasanya menggunakan teknik neck voice ketika bernyanyi. Sebaiknya hal ini dihindari dengan menggunakan teknik neck voice saat bernyanyi. Tentunya supaya kesehatan dari pita suara bisa terjaga dan bahkan menghindarkan dari kerusakan yang permanen.

Kebiasaan buruk saat beryanyi di atas menjadi penyumbang terbanyak dari rusaknya pita suara. Dan akan lebih baik jika kamu bisa menghindari kebiasaan di atas dan menggantinya dengan kebiasaan yang baik saat bernyanyi.

 

Tips Mudah Saat Belajar Vokal Bagi Pemula

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan bagian dari seni musik. Bernyanyipun bisa dilakukan dengan alat musik pengiring maupun tanpa alat musik sekalipun.

Pada dasarnya bernyanyi hampir sama saja dengan instumen musik lainnya yang memiliki aturan atau teknik tertentu dan tetap berpatokan pada nada dasar dan turunannya serta mengikuti pola ritme dan tempo tertentu.

Yang membedakan bernyanyi dengan instrumen musik lainnya adalah jika instrumen lain alat utamanya berada di luar tubuh kita, sedangkan bernyanyi alat utamanya ada di dalam tubuh kita, yaitu mulut yang menghasilkan bunyi atau vokal.

Sama halnya dalam mempelajari instrumen musik pada umumnya, bernyanyi memerlukan pemahaman tentang musik dan tentu saja latihan yang cukup. Berikut ini ada beberapa tips mudah saat belajar vokal yang dapat membantu dalam mengolah suara.

  1. Mendengar dan memahami nada

Mendengar dan terutama dapat menghapal dan memahami nada merupakan kunci dalam seni vokal atau bernyanyi. Untuk menguasai nada, dapat dengan cara banyak-banyak mendengar suara vokal maupun instrumen dan menghapalkan nadanya.

Jika hal itu dilakukan terus menerus dan konsisten, lama-lama telinga kita akan lebih peka terhadap nada. Yang mana jika kita sudah menguasai nada, kita bisa bernyanyi dengan harmonis dan tidak fals. Apalagi jika bernyanyi dengan diiringi alat musik, maka suara vokal kita tentu harus sesuai dengan bunyi musik pengiringnya.

  1. Melatih pernapasan

Alat utama untuk kita bernyanyi adalah mulut kita. Untuk mengeluarkan suara, tidak hanya mulut yang bekerja, namun juga sangat erat dengan pernapasan kita beserta alat-alat penunjangnya.

Teknik pernapasan yang digunakan ketika kita berbicara tidak sama dengan teknik pernapasan untuk bernyanyi. Ketika kita berbicara, pernapasan kita adalah pernapasan dada, sedangkan untuk bernyanyi kita lebih dianjurkan menggunakan pernapasan perut atau pernapasan diafragma. Tips mudah saat belajar vokal pada mulanya adalah melatih pernapasan diafragma.

Pernapasan diafragma sendiri adalah pernafasan yang melibatkan diafragma, yaitu otot yang menghubungkan toraks ke perut dan melekat di tulang dada, tulang rusuk, serta lumba. Pernapasan jenis ini dapat menyimpan udara lebih banyak dan tidak terlalu terasa melelahkan pada saat mengeluarkan vokal yang panjang dan terus menerus. Salah satu teknik untuk menguasai pernapasan diafragma adalah dengan melakukan yoga.

  1. Melakukan pemanasan bagian-bagian tubuh sebelum bernyanyi

Untuk mendapatkan suara yang bagus dan konsisten tentu tidak mudah. Bagi yang tidak terbiasa, mungkin akan terasa sangat melelahkan walaupun baru sebentar melakukannya. Untuk itu, salah satu tips mudah saat belajar vokal agar tidak cepat lelah adalah dengan melakukan pemanasan pada tubuh kita.

Kondisi tubuh yang ideal untuk bernyanyi adalah tubuh yang tenang, rileks dan tidak kaku, serta tentunya adalah stamina yang terjaga. Maka dari itu, biasanya penyanyi profesional sekalipun selalu melakukan pemanasan sebelum naik ke panggung.

Misalnya mulai dengan senam mulut, yaitu menggerak-gerakkan mulut hingga batas maksimal secara berulang-ulang. Kemudian meregangkan bagian perut, dada, dan punggung karena bagian-bagian tubuh tersebut sangat berpengaruh terhadap pernapasan. Lalu jangan lupa untuk meregangkan seluruh otot di tubuh untuk mencapai kondisi yang rileks dan tidak kaku.

  1. Melakukan pemanasan suara

Tips mudah saat belajar vokal selanjutnya adalah melakukan pemanasan suara sebelum bernyanyi. Selain tubuh, suara seorang penyanyi juga harus dipersiapkan dengan baik. Caranya adalah dengan mengeluarkan vokal dari nada terendah sampai nada tertinggi dalam sekali nafas.

Yang Manakah Jenis Suara Kamu Saat Bernyanyi?

KelasMusik.Com – Untuk setiap penyanyi memiliki kualitas vocal yang berbeda dari tinggi nada suara kekuatan vocal dan pencapaian tinggi nada yang dicapai.

Kualitas suara manusia dapat dilihat dari jangkauan suara, timbre suara, berat suara dan titik transisi vocal saat naik turunnya nada suara tersebut.

Namun ada beberapa penyanyi dengan jangkauan suara yang biasa, namun saat menyanyikan suatu lagu terdengar sangat asyik didengar dan nyaman untuk dinikmati.

Oleh sebab itu bukan hanya yang memiliki kualitas suara yang wah untuk enak dinikmati, tetapi bisa dari keunikan suara atau kualitas suara yang biasa yang dapat menyentuh hati pendengar lagu/ nyanyian tersebut.

Untuk seorang penyanyi dalam suatu paduan suara ada pembedaan beberapa suara dalam kelompok tersebut sehingga ada suatu yang membedakan dari nyanyian tersebut.

Suara dari para penyanyi paduan suara terbentuk dari pembagian jenis suara yang bisa dilihat dari empat pembagian suara yaitu sopran, alto, tenor, bass. Dan walaupun ada jenis suara lainnya yaitu baritone, mezzo sopran.

  • Jenis suara wanita dan pria

Setiap penyanyi wanita dan penyanyi pria walau itu penyanyi solo dan paduan suara mereka memiliki suara yang berbeda.

Jenis suara penyanyi wanita dibedakan menjadi tiga jesis yaitu sopran dimana suara ini adalah suara paling tinggi mencapai tinggi suara diantara C4 dan C6.

Untuk suara mezzo sopran suara wanita diantara suara suara sopran dan contraalto antara A3 sampai A5 dan bisa dapat sampai ke F3 dan C6. Yang terakhir untuk suara wanita adalah alto (contralto)  ini adalah suara wanita paling rendah dan rentang suara alto terletak antara F3 sampai F5.

Kemudian untuk jenis suara pria dibedakan menjadi empat jenis yaitu kontratenor, tenor, baritone dan bass. Kontratenor adalah suara tinggi pria yang disebut juga suara sopran pada pria.

Tenor adalah suara pria diatas suara baritone dan dibawah suara countertenor yang mencapai antara C3 sampai C5. Untuk suara BAriton berada diantara suara tenor dan suara bass dan rentang suara baritone terletak dari A2 sampai A4. Kalau suara bass adalah suara pria yang paling rendah. Suara bas menjadi salah satu jenis suarayang sangat rendah dari semua jenis suara.

  • Teknik vocal saat menyanyi

Pada saat bernyanyi selain dari jenis suara yang dimiliki seorang penyanyi tentu juga ada teknik vocal dimana seorang penyanyi bisa bernyanyi diluar jangkauan nada biasa.

Kualiatas suara manusia ditentukan oleh teknik vocal yaitu intonasi, resonansi, artikulasi, pernapasan, dan pembawaan.

Untuk teknik vocal saat bernyanyi yaitu teknik vocal falsetto yang biasanya digunakan saat menyanyikan lagu pop sehingga memberi efek yang membuat lagu tersebut dinyanyikan lebih emosional.

Biasanya falsetto Lebih mudah saat menyanyi deregister headvoice yang artinya nada-nada tinggi yang membuat suara wanita sangat tinggi.

Teknik falsetto ini sangat susah untuk dikuasai karena ini teknik yang cukup sulit dengan tiknik vocal untuk volume lambat.

Saat menyanyikan sebuah lagu yang memiliki nada yang tinggi dibutuhkan teknik vocal untuk mencapai nada tersebut yang disebut dengan nada falsetto.

Pasa saat bernyanyi teknik vocal dalam pengucapan juga harus jelas karena kalimat vocal memiliki karakter bunyi dan ciri masing-masing dalam pengucapannya.

Didalam berkomunikasi misalnya saat berbicara, membaca, dan bernyanyi vocal sangat berperan penting  karena dapat menghidupkan bunyi bagi setiap konsonan, memberi arti yang jelas dan menjadi dasar pengucapan.

Manfaat Belajar Nyanyi atau Vocal

KelasMusik.Com –  Bernyanyi merupakan hal yang baik untuk dilakukan. Banyak manfaat yang bisa anda peroleh dengan bernyanyi. Dengan bernyanyi, anda akan merasa lebih tenang, pikiran anda juga bisa lebih rileks, dan bahkan bisa menurunkan stress juga loh. Banyak orang yang meluapkan emosi dengan cara berteriak.

Jika demikian, nyanyikan saja lagu rock untuk meluapkan emosi anda. Tahukah anda jika dengan bernyanyi anda otomatis juga berolah raga? Bernyanyi akan membuat otot-otot seperti otot perut, otot jantung, otot paru-paru dan berbagai otot lainnya yang ada dalam tubuh bekerja. Sistem pernafasan juga akan menjadi lancar dan terlatih jika anda rutin melakukan latihan pernafasan sebelum bernyanyi.

Tak hanya baik untuk fisik saja, tapi bernyanyi baik juga untuk psikologi manusia. Selain itu, bernyanyi juga bisa menjadi ajang untuk mengekspresikan diri anda, terdapat banyak lagu yang bisa anda nyanyikan, mulai dari lagu galau, lagu bahagia, lagu sedih bahkan lagu ceria. Genre musiknya juga beraneka ragam. Mulai dari pop, dangdut, keroncong dan masih banyak lainnya. Belajar bernyanyi bisa anda lakukan dimana saja.

Bisa di sekolah music maupun belajar secara otodidak. Namun, karena terlalu banyak teknik vocal yang cukup sulit dan perlu anda kuasai, lebih baik anda belajar bernyanyi di sekolah music. Banyak manfaat belajar nyanyi atau vocal di sekolah music karena akan ada guru atau pemandu yang bisa membimbing anda hingga menjadi penyanyi yang handal. Lalu apa saja manfaat belajar nyanyi atau vocal?

  1. Melatih Pernafasan

Dengan belajar teknik pernafasan sebelum bernyanyi, nafas anda akan lebih teratur. Banyak otot dalam tubuh yang akan bekerja, seperti otot perut, otot jantung, otot paru-paru, otot dada. Rongga-rongga yang ada dalam tubuh seperti rongga perut, rongga mlut, rongga tenggorokan, rongga dada, dan masih banyak rongga yang lainnya juga akan terlatih untuk berfungsi secara maksimal.

  1. Berbicara Dengan Penuh Percaya Diri

Sadarkah anda jika dengan bernyanyi anda akan lebih percaya diri untuk berbicara di depan umum? Di sekolah music, tentu anda akan diajari untuk mengatasi rasa gugup dan tampil secara percaya diri di depan umum. Dengan menguasai teknik artiulasi, tentu anda akan lebih mudah menyampaikan sesuatu secara jelas. Dan dengan demikian, anda akan lebih percaya diri untuk tampil atau berbicara di depan umum.

  1. Badan Terbiasa Dalam Posisi Tegap

Dalam bernyanyi, posisi sikap dan posisi badan tentu akan mempengaruhi kualitas bernyanyi anda. Anda harus terbiasa memposisikan badan dalam konsisi tegap, dengan meluruskan punggung. Selain itu, posisi leher dan kepala juga harus tegak lurus sehingga pandangan anda akan tertuju lurus ke depan.

  1. Memproduksi Suara yang Nyaring dan Bertenaga

Beberapa latihan teknik vocal akan membantu anda untuk menghasilkan suara yang nyaring, merdu, enak didengar, lantang dan bertenaga. Dengan demikian, bisa dipastikan, anda bisa menjadi penyanyi yang handal.

  1. Mengencangkan Otot Wajah

Dengan bernyanyi menggunakan teknik bernyanyi yang baik dan benar, otot wajah anda akan selalu aktif bekerja. Dengan demikian, wajah anda akan selalu kencang dan anda akan lebih bisa menjaga ekspresi muka anda agar tidak terlihat murung dan selalu nampak tersenyum.

  1. Menjaga Emosi agar Selalu Stabil

Bernyanyi tidak boleh menggunakan emosi yang berlebihan karena sebenarnya bernyanyi tidak membutuhkan emosi melainkan rasa. Semakin anda menjiwai lagu yang anda nyanyikan, semakin tersentuh pula para pendengar.

 

 

Teknik-Teknik Dalam Bernyanyi

KelasMusik.Com – Untuk bisa bernyanyi dengan baik, anda juga perlu mengetahui dan menguasai beberapa teknik-teknik dalam bernyanyi dengan baik pula. Tidak semua orang tau jika sebelum bernyanyi terdapat teknik-teknik dalam bernyanyi yang harus diketahui dan dipelajari terlebih dahulu seperti intonasi, artikulasi, resonansi, dan pernafasan. Sebagian besar orang beranggapan bahwa bernyanyi hanya bermodalkan suara saja.

Padahal jika anda melakukan latihan secara rutin atau berulang. Anda tentu bisa menghasilkan suara yang lebih optimal dan berkualitas. Selain itu, dengan melakukan latihan teknik bernyanyi, anda suara yang anda hasilkan juga akan terdengar dengan jelas, merdu, dan lantang. Berikut 4 teknik-teknik dalam bernyanyi yang perlu anda ketahui dan harus anda kuasai sebelum bernyanyi, yang meliputi intonasi, artikulasi resonansi, dan pernafasan:

  1. Intonasi

Intonasi merupakan ketepatan bunyi dalam tiap nada. Jika anda bernyanyi tanpa menggunakan teknik ini, suara yang anda hasilkan tidak akan merdu. Namun sebaliknya, jika anda bernyanyi dengan mempelajari teknik ini sebelumnya, suara yang anda hasilkan akan enak didengar, merdu, jernih dan nyaring.

Untuk melakukan teknik ini, anda bisa mencoba menyanyikan beberapa nada secara berulang. Nada pertama yaitu menyanyikan nada dengan tempo lambat kemudian dipercepat. Nada kedua yaitu menyanyikan nada dengan tempo bervariasi. Nada ketiga yaitu menyanyikan nada dari bawah ke tinggi.



  1. Artikulasi

Artikulasi adalah bernyanyi dengan mengucapkan kata-kata secara baik dan jelas didengar. Artikulasi terjadi karena adanya pergerakan alat ucap. Bahkan posisi sikap anda juga mempengaruhi latihan artikulasi ini. Posisi berdiri akan lebih memudahkan anda untuk bernyanyi, tulang punggung lurus dan dada agak dibusungkan sehingga rongga dada akan bertambah besar, leher dan kepala harus tegak lurus sehingga pandangan juga akan lurus ke depan.

Selain itu, anda juga harus memperhatikan posisi mulut saat bernyanyi. Bentuk mulut anda akan menentukan suara yang anda hasilkan. Pastikan anda membuka mulut anda selebar 3 jari agar suara anda lantang dan bulat. Alirkan udara ke langit-langit keras supaya kata yang diucapkan terdengar jelas. Tarik anak lidah ke atas untuk menutup lubang menuju rongga hidung. Kemudian buka langit-langit selebar-lebarnya dengan posisi lidah tetap datar.

  1. Resonansi

Dengan resonansi, suara yang dihasilkan akan indah dan lantang. Teknik ini akan memfungsikan rongga-rongga yang dapat bergetar seperti rongga dada, rongga tenggorokan, rongga mulut dan rongga hidung.

  1. Pernafasan

Tahukah anda bahwa nafas merupakan komponen utama dalam bernyanyi? Nafas merupakan penentu keluarnya suara anda, semakin panjang nafas anda, semakin mudah pula anda bernyanyi, namun sebaliknya, semakin pendek nafas anda, semakin lelah dan terengah-engah pula anda dalam bernyanyi. Teknik pernafasan terbagi menjadi 3, yaitu pernafasan dada, pernafasan perut dan pernafasan dada. Pernafasan dada, akan menghasilkan nada-nada rendah, namun jika anda menggunakan teknik ini, anda akan cepat lelah. Oleh karena itu, teknik ini kurang cocok digunakan untuk bernyanyi.

Untuk melakukan pernafasan dada, anda harus mengisi udara di paru-paru dengan cara membusungkan dada saat manarik nafas. Selanjutnya, pernafasan perut. Pernafasan ini mengharuskan anda mengembangkan perut sehingga bisa diisi udara. Dengan menggunakan teknik pernafasan ini, anda bisa menghasilkan suara yang nyaring, namun udara yang tersimpan di perut akan mudah habis sehingga teknik ini dirasa juga kurang cocok digunakan untuk bernyanyi.

Yang terakhir yaitu pernafasan diafragma. teknik pernafasan ini adalah teknik yang cocok digunakan untuk bernyani, karena nafas yang dihasilkan lebih panjang dan lebih ringan daripada teknik pernafasan yang lainnya. Nafas yang dikeluarkan juga mudah diatur oleh otot diafragma.

Baca juga : TEKNIK PERNAFASAN VOKAL

Kata kunci pencarian:

teknik bernyanyi, teknik dalam bernyanyi, jenis jenis teknik menyanyi, 4 jenis perbafasan dalam bernyanyi, prasetya tentang tekhnik bernyanyi, teknik bernyanyi yang benar, teknik perlu dikuasai dalam bernyanyi, 

Macam-macam Teknik Pernafasan Vokal Dalam Bernyanyi

KelasMusik.Com – Teknik pernafasan vokal merupakan hal utama yang perlu anda ketahui dan anda kuasai. Semakin anda menguasai teknik ini, semakin mudah pula anda bernyanyi. Selain itu, denganmelatih pernafasan anda secara rutin atau berulang, anda akan bisa menghasilkan suara yang lebih optimal. Nafas merukapan komponen utama saat bernyanyi, jika anda tak bisa mengatur nafas anda, anda akan kesulitan dalam bernyanyi. Selain dengan berolahraga, anda bisa melatih nafas anda dengan menggunakan teknik pernafasan vokal sebelum mulai bernyanyi.

Pemanasan sangat penting dilakukan sebelum bernyanyi agar pita suara anda tidak kaget saat anda menggunakannya untuk bernyanyi.  Terdapat 3 jenis pernafasan yang digunakan saat bernyanyi, yaitu pernafasan dada, pernafasan perut, dan pernafasan diafragma. Setiap pernafasan akan menghasilkan suara yang berbeda dan tentunya memiliki kelebihan maupun kekurangan masing-masing. Berikut beberapa teknik pernafasan vokal yang bisa anda pelajari dan anda lakukan sebelum bernyanyi:



  1. Pernafasan Dada

Teknik pernafasan dada mengharuskan anda untuk mengisi udara dalam paru-paru bagian atas dengan cara membusungkan dada pada saat anda menarik nafas. Dengan pernafasan dada, anda akan menghasilkan nada-nada rendah. Namun kelemahan menggunakan pernafasan ini adalah, anda akan menjadi cepat lelah dan kehabisan nafas.

Selain itu, jika anda menggunakan pernafasan dada, anda akan kesulitan mengambil nafas lagi jika anda sudah kehabisan nafas. Oleh karena itu, pernafasan ini kurang cocok digunakan saat bernyanyi.

  1. Pernafasan Perut

Teknik pernafasan perut mengharuskan anda untuk membuat perut anda menjadi besar atau mengembungkan perut sehingga dapat diisi udara. Untuk melakukan teknik ini, anda bisa menarik nafas sedalam-dalamnya dan menahannya hingga beberapa detik supaya perut anda bisa mengembung.

Kemudian hembuskan secara perlahan-lahan melalui mulut selama beberapa detik. Lakukan secara berulang dengan menambah durasi waktu disetiap kali pengulangan. Dengan pernafasan pernafasan perut, anda akan menghasilkan suara yang sangat nyaring saat bernyanyi. Namun kelemahan menggunakan pernafasan perut adalah udara yang sudah anda simpan didalam perut akan cepat habis sehingga anda akan cepat letih. Oleh karena itu pernafasan ini kurang efektif untuk anda gunakan saat bernyanyi.

  1. Pernafasan Diafragma

Pernafasan diafragma atau pernafasan rongga perut ini sangat cocok digunakan untuk bernyanyi. Dengan menggunakan pernafasan rongga perut, anda akan menghasilkan suara yang murni. Nafas yang dihasilkan lebih panjang dan ringan dibandingkan dengan menggunakan pernafasan yang lainnya.

Teknik ini mengharuskan anda untuk menekan diafragma sehingga posisinya menjadi datar. Saat posisi diafragma datar, rongga dada dan rongga perut akan menjadi longgar dan membuat volume menjadi bertambah. Dengan demikian, udara dari luar dapat masuk ke paru-paru dan nafas yang keluarpun dapat diatur oleh otot diafragma.

Untuk melakukan teknik pernafasan ini, anda perlu menarik nafas sedalam-dalamnya dan mendorong perut sejauh mungkin agar anda bisa mengisi rongga perut anda dengan udara. Kemudian hembuskan secara perlahan dan tarik nafas lagi tanpa merubah posisi pundak atau tanpa menggerakkan pundak anda. Otot yang digunakan hanya otot diafragma jadi otot yang lain seperti pundak, dada dan wajah harus tetap lemas.

Keluarkan suara dengan mengeluarkan nafas dari paru-paru ke atas. Anda bisa melatih otot diafragma dengan berbagai cara, salah satunya dengan posisi berdiri dan meletakkan kedua tangan di atas perut. Tariklah nafas sedalam-dalamnya tanpa menggerakkan pundak anda dan rasakan posisi perut anda semakin terdorong ke depan. Hembuskan secara perlahan melalui paru-paru dan lakukan seara berulang.

 

 

Kata kunci pencarian:

teknik pernapasan dalam bernyanyi, teknik pernapasan bernyanyi, sebutkan dan jelaskan beberapa jenis pernafasan, teknik pernafasan, macam macam vokal, pernafasan yang mengharuskan kita mengisi udara dalam paru-paru adalah teknik pernafasan…, melatih pernafasan vokal, sebutkan teknik pernapasan yang anda ketahui, pernafasan yang digunakan dalam bernyanyi menggunakan pernafasan, jelaskan pentingnya latihan pernapasan dalam bernyanyi,