7 Tips Rajin Berlatih Musik Dijamin Berhasil

KelasMusik.Com – Ahli dalam musik merupakan hal yang didambakan banyak orang. Namun keahlian dalam bermusik bukanlah hal yang instan, harus melalui banyak proses latihan. Dalam proses berlatih sering kali menemui banyak permasalahan.

Masalah dalam berlatih musik tentu banyak hal. Mulai dari alat musik yang kurang memadai , tidak ada mentor, tidak sempat berlatih musik (time managament yang buruk), bahkan malas berlatih. Masalah tersebut perlu ditangani untuk meningkatkan kemampuan dalam bermain musik.

Terutama dalam mengalahkan kemalasan bermain musik perlu dilawan. Tentu hal ini susah-susah gampang, akan menjadi sulit jika tidak mengetahui caranya. Lebih berbahayanya ketika kita malas berlatih musik, akhirnya kita kehilangan motivasi dalam belajar / bermain musik.

Berikut 7 tips rajin berlatih musik ala kelas musik :

  1. Buka Case Instrument Anda (buka tempat alat musik anda)

Cara yang pertama adalah dengan membuka tempat alat musik kita. Sering kali kita malas , bahkan membukanya case dengan posisi tertutup pun kita malas. Oleh karena itu dengan membuka case alat musik kita akan membantu kita lebih mudah untuk berlatih musik. 

Kita dapat menempatkan alat musik kita tetap dalam case namun dalam keadaan terbuka. Penempatan alat musik juga bisa kita tempatkan pada stand alat musik apabila kita mempunyai standnya. Misalkan gitar kita tempatkan pada stand yang berdiri atau pun biola yang ditempatkan pada dalam case yang terbuka.

Ketika alat musik terlihat , kita akan lebih mudah untuk mengambilnya dan rajin memainkannya. 

2. Tempatkan Alat Musik di Tempat Favoritmu

Penempatan alat musik tentu juga hal yang penting, karena apabila kita menempatkan instrument kita di tempat yang jarang kita gunakan akan menambah rasa malas.

Apabila kita menyukai singgah di ruang tamu, kita bisa menempatkan instrument kita pada ruang tamu dan apabila kita suka diam di kamar tidur, kita bisa tempatkan instrument di kamar tidur dengan posisi yang aman.

3. Tentukan Waktu Terbaikmu

Setiap orang memiliki kesibukannya masing-masing. Tentu dalam menentukan waktu dalam berlatih sangatlah flexible menyesuaikan dengan keadaan tiap pribadi.

Misalnya kita seorang pekerja yang sibuk di siang hari hingga malam hari. Maka waktu terbaik untuk berlatih adalah pagi hari di saat mood masih baik. Apabila kita seorang pelajar yang sibuk di pagi hingga siang hari. Tentu waktu terbaiknya di sore ataupun malam hari.

Hal ini sangat flexibel mengikuti keadaan kita setiap harinya. Kita hanya perlu melihat jadwal harian dan menentukan kapan kita berlatih. Tentukan waktu terbaikmu dalam berlatih musik.

 

4. Buat Challenge Untuk Diri Sendiri

Tantangan merupakan pemacu diri yang cukup efektif, dengan adanya tantangan kita dapat mengembangkan diri lebih dari sebelumnya. Lalu kita berkata “tidak ada tantangan bagi saya dari luar sana”. Kita tidak selalu hanya melihat tantangan dari luar, namun kita bisa  membuat tantangan / challenge untuk diri kita sendiri.

Misal kita menantang diri kita dengan membuat Challenge for 30 days atau untuk 15 hari jika terlalu lama. Waktunya bisa bebas tergantung kita yang menetapkan.

Untuk pemain instrument tiup seperti saxophone, flute, clarinet, recorder misalnya membuat challenge meniup long note dengan tangga nada selama 15 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut.

Pemain piano bisa melakukan pemanasan latihan tangga nada , arpeggio, bahkan etude misalnya selama 30 menit setiap harinya selama 30 hari berturut-turut. 

Kemudian tandai di smartphone kalian atau tuliskan di kertas tentang progress challenge yang dilakukan.

5. Beri Reward Untuk Dirimu

Penghargaan bagi diri sendiri juga penting , untuk dirimu yang sudah berjuang untuk melakukan latihan dan mengikuti challenge yang dibuat. Kita bisa memberi penghargaan untuk diri sendiri ketika kita menyelesaikan tantangan latihan secara sempurna. 

Misalnya  di akhir tantangan hari ke 30, kita memberi diri kita makanan yang super lezat yang jarang kita beli. Dapat juga kita membelikan diri kita baju yang kita taksir, atau membeli senar untuk biola kita agar semakin semangat latihannya.

Lakukan pemberian reward / penghargaan bagi diri sendiri ketika kita mencapai target kita. Hal ini akan menjadi penyemangat kita dalam berlatih musik. 

6. Mengikuti Kursus Musik di Kelas Musik

Tips ke enam adalah mengikuti kursus musik di kelas musik. Mengikuti kursus musik di kelas musik akan membantu kita dalam meningkatkan kerajinan dalam berlatih musik.

Kita akan dibantu oleh guru-guru musik yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing sehingga pembelajaran kita tidak stuck. 

Guru Kelas Musik akan membantu kita dalam proses penambahan ilmu, bahkan menjawab pertanyaan seputar masalah dalam ilmu musik dan berlatih musik.

Dengan mengikuti kursus musik di kelas musik berarti kita akan lebih berkomitmen dalam berlatih musik. Karena dengan mengikuti kursus musik kita akan membayar komitmen dalam bermusik.

sarah chang bermain biola - keuntungan bermain musik

7. Cari Idola di Instrument Kamu

Tips yang terakhir adalah mencari idola di instrument kamu.

Jika kita seorang yang sedang belajar biola , kita bisa mencari pemain biola yang kita sukai permainannya seperti Iskandar Widjaja , Vanessa Mae, TwoSet Violin, dsb. Musisi lainnya jika sedang belajar saxophone seperti saxophonist Dave Koz, Kenny G, Nicky Manuputty, dan musisi besar lainnya.

Idola ini akan menjadi patokan kita ketika kita berlatih musik sehingga ada perbandingan kita sudah sampai mana dalam berlatih. 

Itu dia 7 Tips Rajin Berlatih ala Kelas Musik. Semoga bermanfaat 🙂

 

Samuel Adinugraha

 

5 Kebiasaan Buruk Saat Bernyanyi Yang Dapat Merusak Pita Suara


 

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengurangi beban stress. Ketika kita bernyanyi, maka secara otomatis hormon dopamin yang ada pada tubuh kita akan mengalir dengan cepat dan menghasilkan sensasi relaksasi. Sensasi tersebut akan kita dapatkan setelah bernyanyi dan bahkan detak jantung yang ada pada tubuh pun ikut berdetak kencang karena rasa senang yang ditimbulkan oleh aktivitas ini.

Namun, ada hal penting yang perlu diingat ketika bernyanyi, yakni kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara kita rusak apabila tidak diikuti dengan aturan yang sesuai ketika melakukan aktivitas tersebut. Rusaknya pita suara, menjadi hal yang sangat fatal kedepannya apabila kita tidak mau melihat dampak dari kebiasaan buruk yang kita lakukan saat bernyanyi. Di bawah ini akan diulas beberapa kebiasaan buruk saat bernyanyi yang dapat mengakibatkan pita suara menjadi rusak, antara lain:

  • Berteriak

Suara serak ketika kamu sedang beryanyi dan berteriak dengan sekuat tenaga untuk bisa mencapai suara yang cukup tinggi menjadi hal memungkinkan untuk dapat merusak lapisan dari pita suara. Ketika kita sedang beteriak/ memaksa suara saat bernyayi, secara otomatis otot-otot yang ada di tenggorokan kita akan mulai mengencang sangat kuat dan bahkan pernapasan berubah menjadi sangat dangkal karena adanya sebuah ketegangan berlebihan.

Tentunya berteriak terlalu kencang menjadi salah satu penyumbang masalah fatal untuk kesehatan pita suara. Oleh, karena itu kebiasaan buruk saat beryanyi ini perlu segera diperbaiki secepatnya.

  • Berdehem

Kebanyakan orang melakukan kebiasaan berdeham setelah mereka bernyanyi terlalu lama. Hal ini dilakukan mereka agar tenggorokan mereka tidak kering dan terasa lebih plong untuk bisa melanjutkan aktivitas bernyayi. Namun, perlu diingat bahwa kebiasaan berdeham yang cukup terlalu kuat ketika dilakukan setelah bernyanyi dapat menyebabkan kerusakan pada pita suara.

Untuk itu usahan mengganti kebiasaan berdehem dengan mencoba memberi sedikit waktu untuk mengistirahatkan tenggoran yang mungkin terasa agak kering dan juga gatal dengan meminum air putih yang cukup banyak.

  • Refluks Asam

Refluk asam merupakan sebuah peristiwa yang terjadi karena asam lambung naik menuju ke tenggorojan dan akhirnya akan menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada tenggorokan serta terkadang bisa menyebabkan gangguan pada suara saat kita bernyanyi.

Hal yang perlu kamu lakukan agar bisa mengurangi dari peristiwa seperi asam refluks ini adalah dengan tidak terburu-buru saat makan. Karena ketika makanan yang dimakan sudah sampai perut berlangsung dengan proses yang agak lama, maka akan membantu makanan tersebut tercerna dengan lancar.

 Asam reflux biasanya ditandai dengan suara serak yang berlangsung lama, kembung, dan terkadang perut mulas. Untuk itulah, berhati-hati dalam memakan makanan sebelum bernyanyi menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

  • Nada Bicara Dibuat Menjadi Berat

Beberapa orang ketika bernyayi melakukan kebiasaan buruk seperti terlalu menekan nada biacara mereka agar bisa lebih terdengar lantang dan garang. Menurut mereka hal ini dilakukan agar bisa menimbulkan kesan berwibawa saat bernyanyi. Namun, kebiasaan buruk seperti akan menimbulkan masalah yang serius pada pernpasan dan akhirnya menjadi dangkal ketika berbicara dengan cepat dan berat. Dan akhirnya akan merusak pita suara.

  • Bernyanyi Menggunakan Teknik Neck Voice

Untuk beberapa penyanyi yang menggunakan aliran seperti pop, dangdut, blues, jazz, dan sebagainya bisasanya menggunakan teknik neck voice ketika bernyanyi. Sebaiknya hal ini dihindari dengan menggunakan teknik neck voice saat bernyanyi. Tentunya supaya kesehatan dari pita suara bisa terjaga dan bahkan menghindarkan dari kerusakan yang permanen.

Kebiasaan buruk saat beryanyi di atas menjadi penyumbang terbanyak dari rusaknya pita suara. Dan akan lebih baik jika kamu bisa menghindari kebiasaan di atas dan menggantinya dengan kebiasaan yang baik saat bernyanyi.

 

Tips Mudah Saat Belajar Vokal Bagi Pemula

KelasMusik.Com – Bernyanyi merupakan bagian dari seni musik. Bernyanyipun bisa dilakukan dengan alat musik pengiring maupun tanpa alat musik sekalipun.

Pada dasarnya bernyanyi hampir sama saja dengan instumen musik lainnya yang memiliki aturan atau teknik tertentu dan tetap berpatokan pada nada dasar dan turunannya serta mengikuti pola ritme dan tempo tertentu.

Yang membedakan bernyanyi dengan instrumen musik lainnya adalah jika instrumen lain alat utamanya berada di luar tubuh kita, sedangkan bernyanyi alat utamanya ada di dalam tubuh kita, yaitu mulut yang menghasilkan bunyi atau vokal.

Sama halnya dalam mempelajari instrumen musik pada umumnya, bernyanyi memerlukan pemahaman tentang musik dan tentu saja latihan yang cukup. Berikut ini ada beberapa tips mudah saat belajar vokal yang dapat membantu dalam mengolah suara.

  1. Mendengar dan memahami nada

Mendengar dan terutama dapat menghapal dan memahami nada merupakan kunci dalam seni vokal atau bernyanyi. Untuk menguasai nada, dapat dengan cara banyak-banyak mendengar suara vokal maupun instrumen dan menghapalkan nadanya.

Jika hal itu dilakukan terus menerus dan konsisten, lama-lama telinga kita akan lebih peka terhadap nada. Yang mana jika kita sudah menguasai nada, kita bisa bernyanyi dengan harmonis dan tidak fals. Apalagi jika bernyanyi dengan diiringi alat musik, maka suara vokal kita tentu harus sesuai dengan bunyi musik pengiringnya.

  1. Melatih pernapasan

Alat utama untuk kita bernyanyi adalah mulut kita. Untuk mengeluarkan suara, tidak hanya mulut yang bekerja, namun juga sangat erat dengan pernapasan kita beserta alat-alat penunjangnya.

Teknik pernapasan yang digunakan ketika kita berbicara tidak sama dengan teknik pernapasan untuk bernyanyi. Ketika kita berbicara, pernapasan kita adalah pernapasan dada, sedangkan untuk bernyanyi kita lebih dianjurkan menggunakan pernapasan perut atau pernapasan diafragma. Tips mudah saat belajar vokal pada mulanya adalah melatih pernapasan diafragma.

Pernapasan diafragma sendiri adalah pernafasan yang melibatkan diafragma, yaitu otot yang menghubungkan toraks ke perut dan melekat di tulang dada, tulang rusuk, serta lumba. Pernapasan jenis ini dapat menyimpan udara lebih banyak dan tidak terlalu terasa melelahkan pada saat mengeluarkan vokal yang panjang dan terus menerus. Salah satu teknik untuk menguasai pernapasan diafragma adalah dengan melakukan yoga.

  1. Melakukan pemanasan bagian-bagian tubuh sebelum bernyanyi

Untuk mendapatkan suara yang bagus dan konsisten tentu tidak mudah. Bagi yang tidak terbiasa, mungkin akan terasa sangat melelahkan walaupun baru sebentar melakukannya. Untuk itu, salah satu tips mudah saat belajar vokal agar tidak cepat lelah adalah dengan melakukan pemanasan pada tubuh kita.

Kondisi tubuh yang ideal untuk bernyanyi adalah tubuh yang tenang, rileks dan tidak kaku, serta tentunya adalah stamina yang terjaga. Maka dari itu, biasanya penyanyi profesional sekalipun selalu melakukan pemanasan sebelum naik ke panggung.

Misalnya mulai dengan senam mulut, yaitu menggerak-gerakkan mulut hingga batas maksimal secara berulang-ulang. Kemudian meregangkan bagian perut, dada, dan punggung karena bagian-bagian tubuh tersebut sangat berpengaruh terhadap pernapasan. Lalu jangan lupa untuk meregangkan seluruh otot di tubuh untuk mencapai kondisi yang rileks dan tidak kaku.

  1. Melakukan pemanasan suara

Tips mudah saat belajar vokal selanjutnya adalah melakukan pemanasan suara sebelum bernyanyi. Selain tubuh, suara seorang penyanyi juga harus dipersiapkan dengan baik. Caranya adalah dengan mengeluarkan vokal dari nada terendah sampai nada tertinggi dalam sekali nafas.