Cara Berlatih Olah Vokal Pernapasan Diafragma

3 Nafas Dalam Vokal

KelasMusik.ComAda beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melatih olah vokal. Salah satunya yaitu dengan melatih olah vokal menggunakan metode pernafasan diafragma. Sayangnya tidak sedikit yang masih kesulitan serta belum mengetahui bagaimana cara menerapkan metode latihan ini.

Untuk itu di bawah ini akan dijelaskan cara melatih olah vokal diafragma. Namun sebelumnya Anda harus mampu melakukan pernafasan diafragma, jika belum berikut bantuan yang dapat Anda terapkan.

Cara melatih pernafasan diafragma

  1. Cara mudah melatih pernafasan diafragma adalah dengan posisi duduk bersantai. Posisi ini juga diperbolehkan untuk sambil bersandar namun badan harus tetap tegak.
  2. Berikutnya letakkan satu atau dua tangan tepat di area perut. Posisikan tangan secara refleks tanpa menekan permukaan perut.
  3. Kemudian tarik nafas hanya melalui hidung selama kurang lebih 2 detik. Rasakan sensasi pergerakan udara melalui saluran pernafasan hingga perut mengembang.
  4. Setelah itu buanglah nafas hanya melalui hidung selama 2 detik hingga perut kembali mengempis.
  5. Lakukan langkah ketiga dan 4 tersebut sebanyak 10 kali atau lebih. Pastikan ketika bernafas area punggung tetap tegak dan tidak terpengaruh oleh pergerakan udara yang masuk maupun keluar. Jika punggung masih bergerak naik turun itu berarti masih menggunakan metode pernapasan dada.
  6. Ulangi metode pernapasan ini secara terus-menerus hingga tubuh dapat terasa lemas namun tetap tegak. Yang berarti pernapasan diafragma sudah berhasil dilakukan.
  7. Latihan pernapasan diafragma sebaiknya dilakukan ketika menjelang tidur di malam hari dan setelah bangun tidur di pagi hari.

Untuk mengetahui apakah cara melatih pernafasan diafragma ini membuahkan hasil atau belum, cobalah berbicara atau bernyanyi dalam tempo waktu yang cukup lama.

Bila perlu gunakan microphone untuk mengetahui secara jelas suara dari tarikan nafas. Jika masih terdengar spontan maka latihan pernapasan diafragma harus dilakukan kembali.

Jika sudah terbiasa melakukan latihan sampai pernafasan diafragma dapat terbentuk, tentu akan memudahkan Anda ketika menerapkan cara belajar olah vokal melalui pernapasan diafragma. Berikut ini beberapa teknik pola vokal yang bisa Anda terapkan.

Cara melatih olah vokal melalui pernafasan diafragma

  1. Cara melatih olah vokal pertama yaitu dengan mengucapkan kata atau kalimat yang lebih mengarah pada huruf-huruf vokal. Adapun dalam praktiknya Anda harus mengusahakan supaya mulut dapat bekerja secara maksimal. Sebagai contoh praktikkan beberapa huruf-huruf berikut dengan penuh rasa percaya diri

A, I, U, E, O, PAPA, PIPI, PUPU, PEPE, POPO, PAPI, PAPU, PAPE, PAPO, dan kata-kata lain yang mengandung beberapa unsur huruf vokal.

  1. Sembari mematangkan pelatihan huruf-huruf vokal, Anda juga perlu melatih pengucapan huruf konsonan. Ucapkan deretan huruf-huruf vokal yang dipadukan dengan huruf konsonan. Adapun cara membacanya dilakukan secara cepat namun tegas. Hal ini bertujuan agar tidak kaku ketika bernyanyi. Contoh hurufnya seperti K, L, I, Z, M, O, dst.
  2. Langkah berikutnya yaitu berusaha untuk menarik perut serta memberikan tekanan pada paru-paru dengan tujuan mempersempit jalur udara yang keluar. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah membuat variasi suara dan menahan agar udara tidak cepat habis.
  3. Langkah terakhir adalah melakukan olah vokal humming. Langkah ini lebih terfokus pada kelenturan otot-otot di area pita suara. Caranya cukup menarik nafas kemudian menghembuskannya secara perlahan. Setelah itu belajarlah suara naik turunnya nada berdasarkan keteraturan do, re, mi, fa, so, la, si, do. Lakukan secara berulang-ulang dari nada rendah ke tinggi dan sebaliknya sebanyak 5 – 10 kali latihan.

Demikian cara yang dapat Anda praktekan untuk melatih olah vokal melalui pernafasan diafragma.

Hal yang terpenting dalam tahapan ini adalah mematangkan kemampuan Anda dalam bernafas metode diafragma, dengan begitu olah vokal dapat dilatih dengan mudah.

Yang Manakah Jenis Suara Kamu Saat Bernyanyi?

KelasMusik.Com – Untuk setiap penyanyi memiliki kualitas vocal yang berbeda dari tinggi nada suara kekuatan vocal dan pencapaian tinggi nada yang dicapai.

Kualitas suara manusia dapat dilihat dari jangkauan suara, timbre suara, berat suara dan titik transisi vocal saat naik turunnya nada suara tersebut.

Namun ada beberapa penyanyi dengan jangkauan suara yang biasa, namun saat menyanyikan suatu lagu terdengar sangat asyik didengar dan nyaman untuk dinikmati.

Oleh sebab itu bukan hanya yang memiliki kualitas suara yang wah untuk enak dinikmati, tetapi bisa dari keunikan suara atau kualitas suara yang biasa yang dapat menyentuh hati pendengar lagu/ nyanyian tersebut.

Untuk seorang penyanyi dalam suatu paduan suara ada pembedaan beberapa suara dalam kelompok tersebut sehingga ada suatu yang membedakan dari nyanyian tersebut.

Suara dari para penyanyi paduan suara terbentuk dari pembagian jenis suara yang bisa dilihat dari empat pembagian suara yaitu sopran, alto, tenor, bass. Dan walaupun ada jenis suara lainnya yaitu baritone, mezzo sopran.

  • Jenis suara wanita dan pria

Setiap penyanyi wanita dan penyanyi pria walau itu penyanyi solo dan paduan suara mereka memiliki suara yang berbeda.

Jenis suara penyanyi wanita dibedakan menjadi tiga jesis yaitu sopran dimana suara ini adalah suara paling tinggi mencapai tinggi suara diantara C4 dan C6.

Untuk suara mezzo sopran suara wanita diantara suara suara sopran dan contraalto antara A3 sampai A5 dan bisa dapat sampai ke F3 dan C6. Yang terakhir untuk suara wanita adalah alto (contralto)  ini adalah suara wanita paling rendah dan rentang suara alto terletak antara F3 sampai F5.

Kemudian untuk jenis suara pria dibedakan menjadi empat jenis yaitu kontratenor, tenor, baritone dan bass. Kontratenor adalah suara tinggi pria yang disebut juga suara sopran pada pria.

Tenor adalah suara pria diatas suara baritone dan dibawah suara countertenor yang mencapai antara C3 sampai C5. Untuk suara BAriton berada diantara suara tenor dan suara bass dan rentang suara baritone terletak dari A2 sampai A4. Kalau suara bass adalah suara pria yang paling rendah. Suara bas menjadi salah satu jenis suarayang sangat rendah dari semua jenis suara.

  • Teknik vocal saat menyanyi

Pada saat bernyanyi selain dari jenis suara yang dimiliki seorang penyanyi tentu juga ada teknik vocal dimana seorang penyanyi bisa bernyanyi diluar jangkauan nada biasa.

Kualiatas suara manusia ditentukan oleh teknik vocal yaitu intonasi, resonansi, artikulasi, pernapasan, dan pembawaan.

Untuk teknik vocal saat bernyanyi yaitu teknik vocal falsetto yang biasanya digunakan saat menyanyikan lagu pop sehingga memberi efek yang membuat lagu tersebut dinyanyikan lebih emosional.

Biasanya falsetto Lebih mudah saat menyanyi deregister headvoice yang artinya nada-nada tinggi yang membuat suara wanita sangat tinggi.

Teknik falsetto ini sangat susah untuk dikuasai karena ini teknik yang cukup sulit dengan tiknik vocal untuk volume lambat.

Saat menyanyikan sebuah lagu yang memiliki nada yang tinggi dibutuhkan teknik vocal untuk mencapai nada tersebut yang disebut dengan nada falsetto.

Pasa saat bernyanyi teknik vocal dalam pengucapan juga harus jelas karena kalimat vocal memiliki karakter bunyi dan ciri masing-masing dalam pengucapannya.

Didalam berkomunikasi misalnya saat berbicara, membaca, dan bernyanyi vocal sangat berperan penting  karena dapat menghidupkan bunyi bagi setiap konsonan, memberi arti yang jelas dan menjadi dasar pengucapan.

Kata kunci pencarian:

tenor bariton bass tutorial,